Analisis Persebaran kantor Pos Regional IV Semarang Sejateng & DIY Menggunakan Web QGIS
Keywords:
Web GIS, Kantor Pos, Jawa Tengah dan DIY, Metode Waterfall, LaravelAbstract
PT Pos Indonesia (Persero) Regional 4 Semarang membawahi berbagai aset cagar budaya kantor pos bersejarah di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Namun, dokumentasi sejarah aset-aset tersebut sering kali terpisah-pisah dan belum terintegrasi ke dalam sistem informasi spasial yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan inventarisasi narasi sejarah sekaligus memvisualisasikan data persebaran kantor pos bersejarah menggunakan teknologi Geographic Information System (GIS) melalui perangkat lunak open-source QGIS dan Framework Laravel. Metode pengembangan sistem
yang digunakan adalah metode Waterfall, yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, pengembangan akhir, hingga pemeliharaan. Hasil dari penelitian ini berupa aplikasi Web GIS interaktif yang dapat diakses oleh masyarakat secara terbuka (read-only) tanpa proses autentikasi. Sistem ini berhasil memetakan batas administrasi makro yang mencakup 2 provinsi serta lebih dari 35 kabupaten/kota, serta dilengkapi fungsi interaktif seperti visualisasi poligon radius jangkauan (buffering), jendela informasi (pop-up), dan katalog jejak sejarah bangunan cagar budaya pos. Kesimpulannya,
penelitian ini berhasil merealisasikan portal informasi publik yang stabil dan valid dalam menyatukan data spasial serta arsip historiografi untuk pelestarian aset bersejarah nasional. Untuk pengembangan lebih lanjut, disarankan adanya sinkronisasi basis data otomatis serta integrasi analisis spasial rute terdekat (network analysis)