Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg
<p>Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru berisi artikel-artikel yang telah diseminarkan di Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru yang dilaksanakan setiap tahun mulai tahun 2023, dan telah melalui proses <em>review</em> dan <em>editing</em> dari tim <em>reviewer</em> dan dewan editor. Sengaja kami memilih format terbitan <em>online</em>, dengan menggunakan <em>Open Journal System</em> (OJS) sebagai <em>platform</em> terbitan, dengan harapan artikel yang diseminarkan di Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru akan mudah diakses oleh siapapun yang membutuhkan versi penuh (<em>full version</em>) dari artikel yang diterbitkan. Selain itu, penggunaan OJS juga memungkinkan mesin pengindeks dasar seperti Google Scholar mengakses metadata dari masing-masing artikel, sehingga kemungkinan artikel untuk terindeks lebih besar. Prosiding ini menerbitkan artikel asli tentang isu dan tren terkini tentang pendidikan khususnya pendidikan profesi guru. </p>Program Studi PPG Prajabatan Universitas PGRI Semarangen-USProsiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru3032-4939Peningkatkan Pembelajaran Passing pada Materi Sepak Bola Melalui Metode Learning Together
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7132
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan passing sepak bola siswa kelas X TITL II SMK Negeri 03 Semarang melalui penerapan metode pembelajaran kooperatif tipe <em>Learning Together</em>. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan passing siswa dari nilai rata-rata 62,20 pada prasiklus, menjadi 67,62 pada siklus I, dan meningkat signifikan menjadi 77,24 pada siklus II. Penerapan metode <em>Learning Together</em> yang dikombinasikan dengan pendekatan <em>Drill and Practice</em> terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan teknik dasar passing serta partisipasi aktif siswa selama proses pembelajaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran berbasis kolaborasi mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, mendukung penguasaan keterampilan motorik, dan sejalan dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menerapkan metode ini pada keterampilan PJOK lainnya seperti dribbling, shooting, atau pada jenjang pendidikan yang berbeda guna menguji konsistensi efektivitasnya secara lebih luas.</p>syahrul fitriyantoDani PratamaAshar JunaidiMuh Isna Nurdin Wibisana
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203152503020315Implementasi Pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) Terhadap Materi Senam Lantai Guling Belakang (Back Roll) Kelas XI 8 di SMAN 2 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7251
<p>Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya kemampuan hasil belajar yang merupakan permasalahan dalam pengembangan Pendidikan jasmani, khususnya di SMAN 2 Semarang. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif (PTKK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pendekatan <em>Teaching at the Right Level (TaRL) </em>terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI 8 pada materi senam lantai guling belakang (back roll) di SMAN 2 Semarang. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI 8 sebanyak 36 peserta didik, diantaranya 25 perempuan dan 11 laki-laki. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dokumentasi, dan tes tertulis. Teknik analisis yang digunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan TaRL dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi senam lantai guling belakang (back roll) kelas XI 8 SMAN 2 Semarang. Dapat dibuktikan dari pra-siklus hasil belajar peserta didik hanya mencapai persentase 33,33%, siklus 1 72,22%, dan siklus 2 86,11% Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan TaRL efektif dalam meningkatkan pemahaman senam lantai pada peserta didik.</p>Tisna Ery Ribowo TisnaOsa MalikiIbnu Fatkhu RoyanaNarfangurohim
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203632503020363Penggunaan Permainan Tradisional Engklek Dalam Peningkatan Hasil Pembelajaran Keterampilan Lari Jarak Pendek Pada Peserta Didik Kelas X-5 SMA N 11 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7332
<p>Peningkatan hasil belajar keterampilan lari jarak pendek pada siswa kelas X-5 SMA Negeri 11 Semarang melalui penggunaan permainan tradisional engklek sebagai pembelajaran merupakan tujuan dari penelitian ini. penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksaakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas X-5 SMA Negeri 11 Semarang yang berjumlah 35 siswa. Penelitian tindakan kelas ini menghasilkan penelitian digambarkan dengan pelaksanaan pembelajaran penggunaan permainan tradisional engklek sebagai pembelajaran dalam meningkatan hasil belajar lari jarak pendek pada siswa kelas X-5 SMA Negeri 11 Semarang. Berdasarkan hasil observasi dan tes di siklus 1, Persentase ketuntasan hasil belajar keterampilan lari jarak pendek pada siswa kelas X-5 SMA Negeri 11 Semarang setelah pembelajaran dengan permainan tradisional engklek untuk kategori tuntas sebesar 54% pada siklus I, pada siklus II meningkat menjadi 97% untuk lari jarak pendek pada materi atletik. Persentase ketuntasan hasil belajar keterampilan lari jarak pendek pada siswa kelas X-5 SMA Negeri 11 Semarang setelah mengaplikasikan pembelajaran permainan tradisional engklek untuk kategori tidak tuntas pada siklus I sebesar 46%, pada siklus II mengalami penurunan sebanyak 3%. Simpulan pada penelitian ini penggunaan permainan tradisional engklek meningkatkan hasil belajar lari jarak pendek.</p>Risky Imam PrasetyaAryan Eka Prastya NugrahaPurno Darmanto
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202482503020248Peningkatan Keterampilan Tolak Peluru Gaya Menyamping Dengan Metode Cooperative Learning Melalui Permainan Modifikasi Dan Alat Modifikasi Pada Siswa Kelas VIII F SMP Negeri 37 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7174
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan tolak peluru gaya menyamping pada siswa kelas VIII F SMP Negeri 37 Semarang tahun pelajaran 2024/2025 dengan metode cooperative learning yang dipadukan dengan permainan dan alat modifikasi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 33 siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keterampilan tolak peluru siswa dari pra siklus ke siklus I dan II. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 53,35 pada pra siklus menjadi 75 pada siklus I dan 86,25 pada siklus II. Jumlah siswa yang mencapai ketuntasan juga meningkat dari 48,48% menjadi 100% pada siklus II. Metode ini efektif dalam meningkatkan keterampilan tolak peluru.</p>Dwi Saputro DwiSupraptiFajar Ari WidiyatmokoSri Suneki
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202532503020253PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PBL (Problem Based Learning) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN PASSING BAWAH BOLA VOLI
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7276
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan <em>passing</em> bawah dalam permainan bola voli pada siswa kelas X-7 di SMAN 4 Semarang melalui penerapan model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> (PBL). Permasalahan yang dihadapi adalah rendahnya kemampuan siswa dalam menguasai teknik dasar <em>passing</em> bawah yang menghambat efektivitas pembelajaran permainan bola voli, khususnya dalam pembelajaran PJOK. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus, yang melibatkan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Setiap siklus melibatkan evaluasi dengan menggunakan tes keterampilan dan observasi terhadap aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan <em>passing</em> bawah yang signifikan. Pada pra-siklus, hanya 25% siswa yang tuntas, namun pada siklus pertama meningkat menjadi 56%, dan pada siklus kedua mencapai 89%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran PBL efektif dalam meningkatkan keterampilan <em>passing</em> bawah siswa. Selain itu, penggunaan model PBL juga meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran serta mendorong mereka untuk berfikir kritis dan menyelesaikan masalah secara mandiri. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar model PBL dapat diterapkan lebih luas dalam pembelajaran pendidikan jasmani, khususnya untuk meningkatkan keterampilan teknik dasar olahraga.</p>Riko Aji NugrohoAgus WiyantoSetiyawanBudi Sulistiyanto
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202102503020210PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PBL (Problem Based Learning) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN PASSING ATAS BOLA VOLI
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7343
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dasar passing atas bola voli pada siswa kelas XI-1 SMAN 4 Semarang melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari dua siklus, masing-masing meliputi tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes (pre-test dan post-test). Subjek penelitian adalah 36 siswa, dengan instrumen berupa modul ajar, rubrik penilaian sikap dan keterampilan, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dari pra-siklus hingga siklus II. Pada pra-siklus, hanya 25% siswa yang tuntas, meningkat menjadi 56% pada siklus I, dan mencapai 89% pada siklus II. Penerapan PBL mendorong keterlibatan aktif, kerja sama kelompok, serta peningkatan pemahaman dan keterampilan teknik passing atas. Kendala seperti kurang percaya diri dan teknik gerakan yang belum sempurna dapat diminimalkan melalui perbaikan pembelajaran pada siklus II. Dengan demikian, model PBL terbukti efektif sebagai solusi inovatif dalam pembelajaran pendidikan jasmani, khususnya dalam mengembangkan keterampilan motorik dan partisipasi siswa dalam pembelajaran bola voli.</p>Muhammad Hafidz Akbar Nugroho Agung NugrohoSetiyawanMaria Yosephin Widarti LestariYatman
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202172503020217Implementasi Pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) untuk Meningkatkan Keterampilan Chest Pass Bola Basket pada Siswa Kelas X Kuliner B SMK Negeri 1 Bawen Tahun Pelajaran 2024/2025
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7082
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya keterampilan <em>chest pass</em> bola basket siswa kelas X Kuliner B SMK Negeri 1 Bawen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan keterampilan <em>chest pass</em> bola basket setelah diterapkannya pendekatan TaRL pada siswa kelas X Kuliner B SMK Negeri 1 Bawen. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X Kuliner B yang berjumlah 34 siswa. Instrumen yang digunakan yaitu rubrik penilaian keterampilan <em>chest pass</em>, lembar observasi aktivitas guru, dan lembar observasi aktivitas siswa. Hasil evaluasi pada Siklus I Dari total 34 siswa, terdapat 10 siswa (29,41%) yang memperoleh nilai di bawah 75 (belum tuntas), sementara 24 siswa (70,59%) mencapai nilai di atas 75 (tuntas). Pada siklus II, 30 siswa atau sekitar 88,24% berhasil mencapai kriteria ketuntasan belajar dengan nilai antara 75 hingga 100, yang menunjukkan bahwa mereka telah menguasai teknik <em>chest pass</em> dengan baik. Sementara itu, 4 siswa atau sekitar 11,76% masih belum mencapai ketuntasan belajar dengan nilai di bawah 75. Simpulan dari penelitian ini yaitu penerapan pendekatan <em>Teaching at the Right Level</em> (TaRL) terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan <em>chest pass</em> bola basket pada siswa kelas X Kuliner B SMK Negeri 1 Bawen.</p>Bagas Mulia DharmikaYulia RatimiasihNovi PrasetyoSri Suneki
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202522503020252Upaya Meningkatkan Keterampilan Passing Bawah Menggunakan Pendekatan TaRL Pada Siswa SMK Negeri 1 Bawen
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7184
<p>Passing bawah merupakan teknik penting dalam bola voli karena menentukan pola serangan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas pendekatan <em data-start="169" data-end="198">Teaching at the Right Level</em> dalam meningkatkan keterampilan passing bawah siswa kelas X APHP D SMK Negeri 1 Bawen yang berjumlah 36 siswa. Menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart, penelitian dilaksanakan dalam dua siklus setelah tahap pra-siklus. Pada pra-siklus, hanya 13,89% siswa yang mencapai KKM. Pada siklus 1 meningkat menjadi 41,67%, dan pada siklus 2 mencapai 72,22%. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan <em data-start="587" data-end="616">Teaching at the Right Level</em> efektif dalam meningkatkan keterampilan passing bawah siswa.</p>Ahmad FauziSetiawanBertika Kusuma PrastiwiGogot Ardyas Moko
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203452503020345Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Melalui Penerapan Modifikasi Permainan Bola Voli di SMKN H. Moenadi Ungaran
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7098
<p>Pembelajaran bola voli yang monoton membuat motivasi belajar yang rendah dan berdampak pada kurangnya partisipasi aktif, semangat belajar, dan pencapaian hasil belajar. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran PJOK melalui permainan modifikasi bola voli di SMKN H. Moenadi Ungaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK). Tahapan penelitian ini dibagi menjadi dua siklus, Dari data yang diperoleh pada siklus 1, yitu rata-rata motivasi belajar peserta didik sebesar 42,3%, dan data yang diperoleh pada siklus 2 yaitu sebesar 79,64%, dengan ini terjadi peningkatan rata-rata sebesar 37,34%. Dengan demikian, terdapat adanya peningkatan yang cukup besar pada motivasi belajar peserta didik. Perolehan data tersebut juga merupakan bukti berhasilnya pemberian permainan modifikasi bola kasti dengan bolavoli untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran PJOK.</p>Tyas GhosalyMaftukhin HudaSetiyawanTeguh Santoso
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202302503020230PENERAPAN LATIHAN VARIASI PASSING BAWAH BOLA VOLI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X TKL 2 SMK N 4 SEMARANG
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/2025-06-30
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknik dasar passing bawah bola voli melalui metode latihan variasi pada siswa kelas X TKL 2 SMK Negeri 4 Semarang. Berdasarkan observasi awal, diketahui bahwa keterampilan passing bawah siswa masih rendah ditandai dengan banyaknya kesalahan arah bola, posisi tubuh yang kurang tepat, dan lemahnya koordinasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi dan penilaian keterampilan praktik passing bawah. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan persentase siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), dari 41,67% pada kondisi awal menjadi 66,67% pada siklus I, dan mencapai 86,11% pada siklus II. Metode latihan variasi terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan passing bawah serta motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran PJOK. Dengan demikian, metode ini layak dijadikan alternatif strategi pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan dasar bola voli.</p>Surya MuhammadDanang Aji SetyawanDavid Firna SetiawanSugeng
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-07-042025-07-043225030202012503020201Variasi Pembelajaran Dengan Modifikasi Permainan Dalam Peningkatan Keterampilan Passing Sepak Bola Siswa Kelas XI SMAN 2 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7392
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan passing dalam permainan sepak bola pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Semarang melalui pembelajaran dengan variasi permainan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 36 siswa kelas XI. Data yang dikumpulkan berupa keterampilan psikomotor passing sepak bola. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keterampilan passing setelah penerapan pembelajaran dengan variasi permainan. Pada siklus I, persentase ketuntasan mencapai 75%, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 97%. Sebaliknya, persentase siswa yang belum tuntas menurun dari 25% pada siklus I menjadi 3% pada siklus II. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan pembelajaran dengan modifikasi permainan terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan passing sepak bola siswa. Strategi ini dapat menjadi alternatif metode pembelajaran pendidikan jasmani yang menyenangkan dan sekaligus meningkatkan aspek psikomotor peserta didik.</p>Fendy Eko PrastiyoAryan Eka SaputraUtvi Hinda ZhannisaTutur Lukas Waskitho
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202442503020244UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SHOOTING BOLA BASKET MELALUI METODE PEMBELAJARAN TEACHING AT THE RIGHT LEVEL (TARL) PADA SISWA KELAS XI TME 1 SMK N 7 SEMARANG TAHUN PELAJARAN 2024-2025
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7113
<p>Tujuan dari penelitian ini adalah” Meningkatkan Kemampuan <em>Shooting </em>Bola Basket Melalui Metode Pembelajaran <em>Teaching at the Right Level </em>(TaRL) pada Siswa Kelas XI TME 1 SMK N 7 Semarang Tahun Pelajaran 2024-2025”. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI TME 1 SMK N 7 Semarang tahun pelajaran 2024/2025 dengan jumlah siswa 34 orang terdiri dari 16 anak laki-laki dan 18 anak perempuan. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilakukan di SMK N 7 Semarang pada bulan Februari-Mei 2025 mulai siklus 1 hingga akhir yaitu siklus 2. Pada penelitian ini menggunan tes sebagai alat mengumpulkan data. Terdapat 2 test yang digunakan yaitu: tes teknik dasar <em>shooting </em>dan tes <em>shooting </em>menurut Lethen dan STO. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dalam penelitian ini, Pada pra siklus terdapat 18 siswa tuntas dengan presentase ketuntasan 52,94% dan 16 siswa belum tuntas dengan presentase ketuntasan 47,06%. Sedangkan pada siklus 1 terdapat 24 siswa tuntas dengan presentase ketuntasan 70,58% dan 10 siswa belum tuntas dengan presentase ketuntasan 29,42%. Pada siklus 2 terdapat 30 siswa tuntas dengan presentase 88,24% dan 4 siswa belum tuntas dengan presentase ketuntasan 11,76%. </p>Lintang Alit SuminarSri SunekiHusnul HadiGiono
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202552503020255Penggunaan Media Audiovisual Untuk Meningkatkan Keterampilan Peserta Didik Kelas XI Pada Materi Senam Lantai Roll Depan Di SMK Negeri 1 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7224
<p>Penelitian ini bertolak dari permasalahan rendahnya keterampilan motorik peserta didik dalam melakukan gerakan senam lantai roll depan dan roll belakang. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan tersebut melalui pemanfaatan media audiovisual dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus di kelas XI TO 2 SMK Negeri 1 Semarang dengan jumlah peserta didik sebanyak 33 orang. Teknik pengumpulan data melalui tes keterampilan yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audiovisual secara signifikan dapat meningkatkan keterampilan peserta didik dalam melakukan gerakan senam lantai. Peningkatan keterampilan motorik terlihat dari hasil belajar peserta didik yang mengalami kenaikan dari siklus ke siklus. Pada pra-siklus, ketuntasan belajar hanya mencapai 48,48%, meningkat menjadi 72,72% pada siklus I, dan mencapai 84,84% pada siklus II. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa media audiovisual efektif digunakan dalam meningkatkan keterampilan gerak dasar senam lantai roll depan.</p>Khoirul Muzaqyrina dwisetyawatiAsep ArdiyantoAminoto
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203592503020359EFEKTIFITAS PERMAINAN BOWLING TERHADAP PENINGKATAN HASIL KETERAMPILAN LEMPAR CAKRAM KELAS XI ULP 1 SMK NEGERI 2 SEMARANG
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7313
<p>Berdasarkan hasil observasi yang dilaksanakan pada SMK N 2 Semarang rata-rata keterampilan lempar cakram pada peserta didik kelas XI ULP 1 SMK N 2 Semarang masih berada dibawah KKM. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui tingkat efektifitas permainan bowling terhadap peningkatkan hasil keterampilan lempar cakram pada siswa kelas XI ULP 1 SMK N 2 Semarang yang berjumlah 35 siswa. Metodi penelitian ini, menggunakan penelitian tindakan kelas dikarenakan penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan tes. Hasiil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata (mean) nilai N-Gain sebesar 0,1814 dengan standar deviasi sebesar 0,44005. Berdasarkan rata-rata nilai N-Gain tersebut, peningkatan hasil belajar siswa berada dalam kategori rendah, karena nilai rata-rata N-Gain berada di bawah 0,3, maka kesimpulan dari penelitian ini yaitu permainan bowling kurang efektif untuk meningkatkan hasil belajar lempar cakram.</p>moh alfin hutomoAsep ArdiyantoDavid Firna SetiawanHendri Puryantono
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030201982503020198Implementasi Metode Teaching at the Right Level (TaRL) dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Sekolah Menengah Kejuruan
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7034
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas melalui penerapan metode Teaching at the Right Level (TaRL) dalam meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran PJOK di SMK Negeri 3 Semarang. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya prestasi belajar akibat heterogenitas kemampuan siswa yang tidak terakomodasi dalam pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) selama empat siklus, dengan partisipasi 32 siswa kelas X. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan refleksi pada tiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada nilai rata-rata kelas dari 68,25 (pra-siklus) menjadi 83,94 (siklus IV), serta persentase ketuntasan belajar dari 34,38% menjadi 90,63%. Implementasi TaRL yang mengedepankan diferensiasi instruksional dan kolaborasi antar siswa, termasuk sistem tutor sebaya dan pendekatan integratif teori-praktik, terbukti efektif meningkatkan partisipasi aktif, pemahaman konseptual, serta keterampilan sosial siswa. Temuan ini menegaskan bahwa metode TaRL mampu menciptakan pembelajaran yang inklusif dan adaptif, serta berdampak positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa secara berkelanjutan.</p>Ardian Yoga PangestuIntan IndiatiDani Slamet Pratama
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203182503020318PENERAPAN PENDEKATAN TEACHING AT THE RIGHT LEVEL (TaRL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL KETERAMPILAN BELAJAR LARI ESTAFET PESERTA DIDIK KELAS XI-6 SMAN 2 SEMARANG TAHUN 2024/2025
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7126
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil keterampilan belajar lari estafet melalui penerapan pendekatan <em>Teaching at the Right Level</em> (TaRL) pada peserta didik kelas XI-6 SMAN 2 Semarang tahun ajaran 2024/2025. Berdasarkan pengamatan awal saat PPL II, diketahui bahwa pembelajaran belum menggunakan pendekatan yang menyesuaikan dengan kemampuan belajar peserta didik yang beragam, khususnya dalam materi atletik nomor lari estafet. Penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilakukan dalam dua siklus, masing-masing melibatkan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan pertimbangan. TaRL diterapkan melalui asesmen diagnostik, pengelompokan fleksibel, serta penyediaan materi dan tugas berdiferensiasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dari kondisi awal dengan kategori mahir sebanyak 17% menjadi 47% pada siklus II. Penerapan TaRL terbukti meningkatkan keterampilan gerak lari estafet seperti teknik memegang dan menyerahkan tongkat serta koordinasi gerakan. Selain itu, pendekatan ini juga meningkatkan motivasi dan partisipasi aktif peserta didik dalam pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa TaRL dapat menjadi pendekatan alternatif yang efektif dalam pembelajaran PJOK, khususnya untuk mengakomodasi perbedaan kemampuan dan mendorong tercapainya tujuan pembelajaran sesuai prinsip Kurikulum Merdeka.<br><br></p>Burhan HendrawanTheresia Cicik Sophia BudimanUtvi Hinda ZhannisaTutur Lukas Waskitho
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202332503020233Implementasi Pendekatan TaRL untuk Meningkatkan Keterampilan Passing Bawah dalam Permainan Bola Voli pada Siswa Kelas X-TITL 1 SMK Negeri 3 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7240
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan passing bawah dalam permainan bola voli melalui penerapan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) pada siswa kelas X-TITL 1 SMK Negeri 3 Semarang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 34 siswa. Berdasarkan hasil diskusi dan temuan penelitian, diketahui bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam keterampilan passing siswa. Pada tahap prasiklus, hanya 38% siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP), namun angka tersebut meningkat menjadi 56% pada siklus I dan mencapai 88% pada siklus II. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas pendekatan TaRL yang memungkinkan siswa belajar sesuai dengan tingkat kemampuannya masing-masing. Pendekatan ini terbukti meningkatkan motivasi, rasa percaya diri, serta memperkecil kesenjangan capaian akademik antara siswa berkemampuan tinggi dan rendah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pendekatan TaRL dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan passing bawah dalam permainan bola voli. Disarankan agar pendekatan ini diterapkan secara lebih luas pada pembelajaran olahraga lainnya yang berfokus pada pengembangan keterampilan</p>Syaiful AminDani Slamet PratamaSetiyawanAshar Junaidi
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203532503020353Upaya Meningkatkan Keterampilan Shooting Permainan Bola Basket Dengan Pendekatan Teams Games Tournament (TGT) Pada Peserta Didik X-11 di SMA Negeri 2 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7322
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan <em>shooting </em>dalam permainan bola basket dengan menggunakan pendekatan <em>Team Games Tournament </em><em>(TGT</em><em>)</em> pada peserta didik kelas X-11 di SMA Negeri 2 Semarang. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 36 peserta didik. pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen berupa lembar penilaian keterampilan <em>shooting</em>, lembar observasi aktivitas peserta didik, dan lembar observasi guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan pendekatan TGT mampu meningkatkan keterampilan <em>shooting</em> peserta didik. Pada kondisi awal, terdapat 11 peserta didik yang mampu melakukan <em>shooting</em> dengan benar. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I, jumlah peserta didik yang mencapai kriteria meningkat menjadi 19 orang. Pada siklus II, jumlah tersebut kembali meningkat menjadi 27 peserta didik. Artinya, lebih dari 84,37% peserta didik telah mencapai ketuntasan belajar. Dengan demikian, pendekatan TGT terbukti efektif dalam membantu meningkatkan keterampilan <em>shooting</em> bola basket peserta didik.</p>Gilang Apradisa SaputraMaftukin HydahUtvi HindaTutur Lukas Waskitho
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-07-052025-07-0532Upaya Meningkatkan Keterampilan Passing Bawah Permainan Bola Voli Melalui Pembelajaran Berdiferensiasi Kelas XI 4 SMA N 2 SEMARANG
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7417
<p>Penelitian tindakan kelas ini bertujuan meningkatkan keterampilan passing bawah permainan bola voli melalui strategi pembelajaran berdiferensiasi pada siswa kelas XI 4 SMA Negeri 2 Semarang. Rendahnya hasil belajar serta kurangnya minat dan sarana pembelajaran menjadi latar belakang penelitian ini. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yang berguna untuk mengungkapkan kesulitan belajar siswa dalam proses pembelajaran penjas serta cara mengatasi kesulitan kesulitan tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan ketrampilan siswa pada materi bola voli.Adapun setiap tindakan untuk pencapaian tujuan tersebut dirancang menggunakan dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu : perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi untuk perencanaan siklus berikutnya. Data dikumpulkan dari tes keterampilan, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan dua siklus yaitu siklus I dan siklus II namun sebelumnya telah dilakukan pengamatan pada pra siklus. Setiap pertemuan dilakukan dengan durasi waktu 2 x 45 menit. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan ketuntasan belajar siswa signifikan: dari 47% (pra-siklus) menjadi 62% (siklus I), dan mencapai 85% (siklus II). Rata-rata kelas juga naik dari 76,8 menjadi 79,4 dan 84,6. Disimpulkan bahwa strategi pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan keterampilan passing bawah. Direkomendasikan agar guru lebih kreatif dalam menyusun metode pembelajaran sesuai kebutuhan dan kemampuan siswa.</p>Nabila Khusnul khotimahIntan IndiatiMuh.Isna Nurdin WibawaTomy Rully Winarto
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203132503020313Implementasi Pendekatan TaRL Dalam Pembelajaran Olahraga Untuk Meningkatkan Capaian Belajar Melalui Permainan Bola Voli Siswa SMK Negeri 3 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7156
<p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya capaian belajar siswa dalam pembelajaran olahraga di SMK Negeri 3 Semarang. Hal ini ditunjukkan oleh minimnya tingkat ketuntasan belajar siswa sebelum diterapkannya metode pembelajaran yang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan capaian belajar siswa melalui penerapan pendekatan <em>Teaching at the Right Level</em> (TaRL) dalam pembelajaran olahraga. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kuantitatif, menggunakan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI TKL 1 SMK Negeri 3 Semarang sebanyak 30 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan TaRL efektif dalam meningkatkan capaian belajar siswa. Rata-rata ketuntasan belajar siswa meningkat secara signifikan, yaitu dari 20% pada pra-siklus menjadi 53% pada siklus I, dan mencapai 83% pada siklus II. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan TaRL dapat meningkatkan capaian belajar siswa dalam pembelajaran olahraga di SMK Negeri 3 Semarang.</p>Yuwono Putu Wijaya SarwonoMuh Isna Nurdin WibisanaDani Slamet Pratama
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203162503020316Penerapan Pendekatan Culturally Responsive Teaching menggunakan Permainan Tradisional “Gobak Sodor” untuk Meningkatkan Hasil Belajar PJOK Kelas XI SMAN 4 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7248
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar PJOK pada siswa kelas XI SMAN 4 Semarang melalui penerapan pendekatan <em>Culturally Responsive Teaching</em> (CRT) dengan media permainan tradisional “Gobak Sodor”. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya ketuntasan hasil belajar siswa, di mana hanya 47% peserta didik yang mencapai KKTP. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa setelah penerapan CRT berbasis permainan Gobak Sodor. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 70,4 pada pra siklus menjadi 78,4 pada siklus I dan 84,6 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga naik dari 47% pada pra siklus menjadi 69% pada siklus I dan mencapai 94% pada siklus II. Peningkatan ini menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai budaya lokal melalui permainan tradisional dalam pembelajaran PJOK mampu menciptakan suasana belajar yang lebih kontekstual, inklusif, serta meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Dengan demikian, pendekatan CRT menggunakan permainan tradisional “Gobak Sodor” efektif untuk meningkatkan hasil belajar PJOK di SMAN 4 Semarang.</p>Alvido BriliantMaria YosephinDavid FirnaSetiyawan
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202122503020212Upaya Meningkatkan Keterampilan Passing Atas Bola Voli dengan Menggunakan Pendekatan TaRL Pada Siswa Kelas XI Kuliner A di SMK Negeri 1 Bawen
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7171
<p><em>This study aims to improve volleyball upper passing learning using the teaching at the right level approach for students of class XI Culinary A of SMK Negeri 1 Bawen. This study is a classroom action research consisting of two cycles. The subjects of this study were 36 students of class XI Culinary A. The instruments used for data collection were upper passing assessment sheets, observation sheets for students and observation sheets for teachers. Based on the results of observations, discussions and research results, it can be concluded that upper passing learning through the Teaching at The Right Level approach for students of class XI Culinary A of SMK Negeri 1 Bawen for 2 cycles can improve students' learning skills. This can be proven by the learning outcomes of students from 36 students in the initial conditions, the number of students who were able to carry out the upper passing assessment aspect was only 6 students, and in cycle I increased to 13 students, then in cycle II, increased to 23 students who were able to carry out the upper passing assessment aspect correctly. So that the completion in the class is more than 64% of students who have completed learning.</em></p>Jon MaulanaAryan Eka Prastya NugrahaBertika Kusuma PrastiwiKingkin Lutfiyani
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202452503020245Hasil Belajar Keterampilan Dasar passing Bola Voli Menggunakan Modifikasi Permainan Bola Voli Di SMK Negeri 2 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7269
<p>Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hasil belajar keterampilan dasar <em>passing </em>bola voli menggunakan modifikasi permainan bola voli di kelas X MPLB 2 SMK N 2 Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian dengan jenis penelitian tindakan kelas. Dalam penelitian tindakan kelas terdapat model-model yang dapat dijadikan sebagai panduan dalam melaksanakan penelitian. Salah satu model yang akan diterapkan dalam penelitian ini adalah model dari Kurt Lewin, Dimana dalam model tersebut terdiri dari Perencanaan (<em>Planning</em>), Aksi atau Tindakan (<em>Acting</em>), Observasi (<em>Observing</em>), Refleksi (<em>Reflecting</em>). Penelitian Tindakan kelas ini akan dilaksanakan di kelas X MPLB 2 SMK N 2 Semarang yang mana subjek penelitian ini terdapat di kelas X MPLB 2 sejumlah 35 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan instrument tes keterampilan <em>passing</em> pada permainan bola voli, yang melingkupi <em>passing</em> atas dan <em>passing</em> bawah. Adapun analisis data menggunakan kauntitatif deskripsi. Berdasarkan hasil dan pembahasan yang ada. Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar keterampilan dasar <em>passing</em> bola voli menggunakan modifikasi permainan bola voli pada siklus 1 menghasilkan 51% dengan 18 Peserta didik yang masih memperoleh nilai dibawah batas ketuntasan dan 49% dengan 17 peserta didik yang telah tuntas serta pada siklus 2 menghasilkan 80% dengan 28 peserta didik telah tuntas dan 20% dengan 7 peserta didik belum tuntas.</p>Oktavian Dannies Komarudin KomarudinMaria Yosephin Widarti Lestari
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202182503020218OPTIMALISASI PEMBELAJARAN GERAK DASAR ROLL DEPAN MELALUI MODIFIKASI SARANA DAN PRASARANA PEMBELAJARAN PADA SISWA KELAS VII C SMP NEGERI 30 SEMARANG
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7179
<p><em>This study aims to improve the learning outcomes of the Forward Roll material by modifying the learning facilities and infrastructure for Class VIIC Students of SMP Negeri 30 Semarang in the 2024/2025 academic year.</em></p> <p><em>This research is in the form of Classroom Action Research carried out in one cycle. In one cycle consists of two face-to-face meetings consisting of planning, implementation of actions, observation, and reflection. The research method used is a qualitative descriptive method. The subjects in this study were Class VIIC students of SMP Negeri 30 Semarang in the 2024/2025 academic year totaling 32 students consisting of 16 male students and 16 female students. Data on the results of the front roll learning were obtained through performance tests, observation sheets were used to collect data on student activities in participating in the front roll learning process through the application of modifications to learning facilities and infrastructure.</em></p>Achmad Ndaru AjiSri Suneki Buyung Kusumawardhana Bowo Dwi Riyanto
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202502503020250Upaya Peningkatan Keterampilan Passing Atas Bola Voli Dengan Pendekatan TaRL Kelas XI Perhotelan C SMK Negeri 1 Bawen
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7280
<p>Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan passing atas bola voli melalui pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) pada siswa kelas XI Perhotelan C SMK Negeri 1 Bawen. Observasi awal menunjukkan banyak siswa belum menguasai teknik passing atas karena perbedaan kemampuan dan kurangnya metode pembelajaran yang sesuai. Pendekatan TaRL menyesuaikan materi dengan tingkat kemampuan aktual siswa, sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif dan terarah. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif dalam dua siklus, dengan subjek 35 siswa. Setiap siklus mencakup tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data diperoleh dari hasil observasi dan penilaian keterampilan, dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan keterampilan passing atas: dari 25,7% siswa tuntas pada pra-siklus, menjadi 40% pada siklus I, dan 68,6% pada siklus II. Pembelajaran juga menjadi lebih menyenangkan dan meningkatkan motivasi siswa. Dengan demikian, pendekatan TaRL efektif dalam meningkatkan keterampilan passing atas bola voli pada siswa XI Perhotelan C SMK Negeri I Bawen.</p>Agil Al FariqTheresia Cicik Shopia BudimanAryan Eka Prastya Nugraha
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202312503020231Permainan Bola Beracun pada Awal Pembelajaran PJOK Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SMP Negeri 30 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7086
<p><strong> </strong></p> <p>Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa kelas VII-A SMP Negeri 30 Semarang. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar melalui penerapan permainan kecil bola beracun dalam pembelajaran PJOK. Penelitian menggunakan pendekatan tindakan kelas (PTK) dengan empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas VII-A. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dengan strategi pembelajaran berupa permainan bola beracun untuk meningkatkan motivasi belajar. Pengumpulan data dilakukan melalui angket motivasi dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan pendekatan persentase untuk melihat perubahan motivasi belajar di setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar setelah penerapan permainan kecil bola beracun. Hal ini terlihat dari peningkatan skor angket motivasi yang diisi siswa pada akhir setiap siklus, terutama saat refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa permainan kecil bola beracun memberikan dampak positif terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini terbatas pada pengukuran tingkat motivasi, sehingga diharapkan penelitian lanjutan dapat mengkaji secara lebih mendalam dan menyeluruh.</p>Ricky Saputra RosidiBuyung KusumawardhanaMuh. Isna Nurdin WibisanaBowo Dwi Riyanto
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203142503020314Upaya Peningkatan Hasil Belajar Senam Lantai Roll Depan Dengan Pendekatan Teaching At The Right Level (TaRL) di Kelas XI-K SMA Negeri 6 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7187
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model pembelajaran <em data-start="83" data-end="112">Teaching at The Right Level</em> (TaRL) dalam meningkatkan hasil belajar dan keterampilan peserta didik kelas XI-K SMA Negeri 6 Semarang pada materi senam lantai roll depan. Penelitian dilaksanakan selama satu bulan dan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan subjek penelitian sebanyak 36 siswa yang terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 21 siswa perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan TaRL memberikan peningkatan signifikan terhadap keterampilan roll depan siswa. Uji statistik menunjukkan bahwa dari pra-siklus ke Siklus I terdapat peningkatan rata-rata sebesar 9,59 poin (t = 6,45; p = 1,99 × 10⁻⁷), sedangkan dari Siklus I ke Siklus II terjadi peningkatan sebesar 5,94 poin (t = 4,90; p = 2,16 × 10⁻⁵). Secara keseluruhan, peningkatan dari pra-siklus ke Siklus II mencapai 17,95 poin (t = 14,95; p = 9,17 × 10⁻¹⁷), yang menunjukkan adanya perbedaan yang sangat signifikan. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran TaRL terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan keterampilan senam lantai roll depan secara bertahap dan berkelanjutan dalam pembelajaran PJOK di SMA Negeri 6 Semarang.</p>NADHIVA ULFIRA RAHMADEAAgus WiyantoSetiyawanSubagyo Sri Yahman
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203512503020351UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN PASSING SEPAK BOLA MELALUI METODE LATIHAN PASSING DIAMOND SISWA KELAS X TE 2 SMK N 4 SEMARANG
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7297
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan <em>passing</em> sepak bola siswa melalui penerapan latihan <em>passing</em> diamond dalam pembelajaran PJOK. Masalah yang diidentifikasi adalah rendahnya kemampuan teknik dasar passing pada permainan sepak bola. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan dan observasi. Teknik analisis data menggunakan teknik statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data uji normalitas siklus 1 signifikansi 0.567 > o,o5 dan siklus 2 signifikansi 0.157 > 0,05 yang berarti terdistribusi secara normal. Uji homogenitas varians menggunakan Levene's Test diperoleh nilai signifikansi yang lebih besar dari 0,05 dapat disimpulkan bahwa data memenuhi asumsi homogenitas varians. Uji <em>Paired Samples Test </em>nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0.000 < 0.05, menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara hasil siklus 1 dan hasil siklus 2<em>.</em></p>Yoga PranataDavid Firna SetiawanDanang Aji SetyawanBiyarini Kushendarti
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202022503020202Upaya Meningkatkan Hasil Keterampilan Batting Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning Di Sman 8 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/6998
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan batting dalam permainan softball pada siswa kelas XI 9 SMA Negeri 8 Semarang. Dari 36 peserta didik (16 laki-laki dan 20 perempuan), hanya 50% yang mencapai ketuntasan minimal, dengan nilai rata-rata 68,2 pada pra siklus. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Kriteria ketuntasan klasikal ditetapkan sebesar 80% dengan nilai rata-rata minimal 70. Pada siklus I, persentase ketuntasan meningkat menjadi 67% dengan nilai rata-rata 72,8, namun belum memenuhi kriteria. Pada siklus II, terjadi peningkatan signifikan dengan persentase ketuntasan mencapai 83% dan nilai rata-rata 78,2, yang berarti sudah memenuhi ketuntasan klasikal. Hasil ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan media paddle efektif dalam meningkatkan keterampilan batting softball. Penelitian ini merekomendasikan agar model PBL dikembangkan lebih lanjut dengan menambahkan pendekatan inovatif guna meningkatkan hasil belajar dalam pembelajaran olahraga, khususnya softball.</p>Handryca taufik taufikMuh Isna Nurdin WibisanaDonny Anhar FahmiSumantri
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203112503020311PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR SENAM GERAK IRAMA KELAS X.8 SMA NEGERI 11 SEMARANG
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7105
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar senam gerak irama siswa kelas X SMA Negeri 11 Semarang melalui penerapan model pembelajaran Culturally Responsive Teaching (CRT). Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart dengan dua siklus. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas X. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes praktik, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model CRT mampu meningkatkan partisipasi dan keterampilan gerak siswa secara signifikan. Kesimpulannya, model CRT efektif dalam meningkatkan hasil belajar senam gerak irama dengan memperhatikan latar belakang budaya siswa.</p>thania kusumaningtyasAryan Eka Prastya Nugraha Galih Dwi PradiptaHeri Siswanto
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202492503020249EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN TERHADAP PERMAIAN SOFTBALL SISWA KELAS XI-4 SMA NEGERI 4 SEMARANG
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7213
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Model Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Meningkatkan Pengetahuan Terhadap Permaian Softball Siswa Kelas Xi-4, dengan pembelajaran berfokus pada peserta didik dan memperhatikan karakteristik serta kebutuhan peserta didik. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 4 Semarang dengan jumlah 36 Responden. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dimana penelitin ini berfokus pada hasil akhir. Dalam penelitian dapat diketahui bahwasanya pada siklus I dan Siklus II masih dalam kategori kurang efektif dan dalam Siklus III sudah dikategorikan <strong>Cukup Efektif</strong> untuk di gunakan dalam pembelajaran. Dan dapat disimpulkan pembelajaran berdiferensiasi yang diintegrasikan dengan metode bola kasti dalam meningkatkan pengetahuan siswa kelas XI-4 SMA Negeri 4 Semarang terhadap permainan softball.berpengaruh dalam proses pembelajaran dalam menentukan hasil nilai akhir.</p>BudiyonoAsep ArdiyantoDavid Firma Setiawanimam fadholi
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030201952503020195Upaya Meningkatkan Minat Dan Hasil Belajar Lompat Jauh Menggunakan Media Kardus Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 11 Semarang Tahun Ajaran 2024/2025
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7398
<p>Pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran lompat jauh pada siswa kelas X 6 SMA Negeri 11 Semarang melalui media kardus. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Subjek yang diteliti dalam Penelitian Tindakan Kelas ini adalah siswa kelas X 6 SMA Negeri 11 Semarang jumlah peserta didik 34 orang. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan selama 1 bulan melalui dua siklus, pelaksanaan tindakan kelas dilakukan 2 siklus, setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan masing-masing 3 x 45 menit (3 JP). Setiap pertemuan siswa diberikan materi lompat jauh. Materi pembelajaran tersebut sudah dimodifikasi dalam bentuk permainan. Penelitian tindakan kelas ini menghasilkan pembelajaran lompat jauh dengan media kardus memiliki dampak positif dalam meningkatkan hasil belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, yaitu siklus I (73,53 %) dan siklus II (91,18 %). Pembelajaran lompat jauh dengan media kardus mempunyai pengaruh positif, yaitu dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar siwa yang ditunjukan dengan rata-rata jawaban siswa yang menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat dangn metode pembelajaran tersebut sehingga mereka menjadi suka dan termotivasi untuk belajar. Ini ditunjukan dengan 43,14 % pada angket minat menjawab setuju dengan pembelajaran menggunakan media.</p>Ridho Septian Ridho Nur CahyaHudha MaftukinPradipta Galih DwiDarmanto Purno
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202292503020229Peningkatan Kemampuan Passing Bawah dalam Permainan Bola Voli melalui Penerapan Metode Drill pada Siswa Kelas XI-11 SMA N 2 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7124
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan <em>passing</em> bawah dalam permainan bola voli melalui penerapan metode drill pada siswa kelas XI-11 SMA Negeri 2 Semarang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes keterampilan passing bawah, kemudian dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode drill mampu memberikan peningkatan yang signifikan terhadap keterampilan siswa. Pada tahap prasiklus, mayoritas siswa (75%) berada dalam kategori “kurang”. Setelah pelaksanaan siklus I, terjadi sedikit peningkatan, namun siswa yang tergolong “kurang” masih mendominasi (72,22%). Perbaikan dilakukan pada siklus II dengan meningkatkan intensitas latihan dan memberikan umpan balik langsung. Hasilnya, siswa dalam kategori “sangat baik” meningkat menjadi 13 orang (36,11%) dan siswa kategori “kurang” menurun menjadi 8 orang (22,22%). Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode drill efektif dalam meningkatkan keterampilan passing bawah bola voli. Disarankan agar guru PJOK menggunakan metode drill secara rutin dalam pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan teknik dasar, motivasi belajar, dan partisipasi aktif siswa dalam kegiatan pembelajaran PJOK.</p>Amar Ma'rufMaftukin HudahTheresia Cicik Sophia BudimanOsa MalikiTomy Rully Winarto
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202222503020222UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LARI ESTAFET MELALUI PENDEKATAN PERMAINAN DAN MEDIA PEMBELAJARAN DI KELAS XI SMA N 11 SEMARANG
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7237
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada materi lari estafet di kelas XI-1 SMA Negeri 11 Semarang. Permasalahan ini disebabkan oleh metode pembelajaran yang monoton dan minimnya minat siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan pendekatan permainan dan penggunaan media pembelajaran. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 36 siswa. Instrumen penilaian mencakup aspek afektif, kognitif, dan psikomotor. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 71,85 pada siklus I menjadi 82,96 pada siklus II. Ketuntasan belajar meningkat dari 25% menjadi 94%. Kesimpulannya, pendekatan permainan dan media pembelajaran efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada materi lari estafet.</p>Anggoro SulistionoDavid Firna SetiawanMujoGalih Dwi Pradipta
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030201942503020194Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Lari Jarak Pendek dengan Pendekatan Bermain Peserta Didik Kelas XI 3 SMA Negeri 11 Semarang Tahun Ajaran 2024/2025
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7141
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan siswa melalui penerapan penggunaan seragam sekolah secara konsisten di kelas XI-3 SMAN 11 Semarang. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kepatuhan siswa terhadap aturan berpakaian sekolah akibat kebijakan sekolah yang tidak lagi menyediakan seragam olahraga. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari empat tahap: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa menunjukkan peningkatan kedisiplinan yang signifikan setelah tindakan dilakukan. Sebanyak 88,6% siswa berada dalam kategori tinggi kedisiplinannya, 8,6% dalam kategori sangat tinggi, dan hanya 2,8% dalam kategori cukup. Tidak ada siswa yang berada dalam kategori rendah maupun sangat rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan aturan penggunaan seragam secara tertib dan konsisten berpengaruh positif terhadap pembentukan sikap disiplin siswa dalam konteks pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani. Penelitian ini memberikan rekomendasi agar sekolah terus menegakkan kebijakan penggunaan seragam sebagai bagian dari pembinaan karakter peserta didik.</p>Muhammad Hafidz InsaniMaftukin HudahGalih Dwi PradiptaMujo
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202272503020227Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Dengan Penerapan Permainan Bola Beracun Pada Awal Pembelajaran Bola Voli Di Kelas XI-4 SMA Negeri 2 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7243
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di kelas XI-4 SMA Negeri 2 Semarang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik melalui penerapan permainan kecil "bola beracun". Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus selama bulan Februari hingga Mei 2025 dengan menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket motivasi belajar dan observasi langsung terhadap aktivitas peserta didik selama proses pembelajaran. Pada siklus I, motivasi belajar peserta didik masih tergolong rendah dengan rata-rata persentase sebesar 25%. Hal ini terlihat dari kurangnya semangat, partisipasi pasif, dan minimnya respon terhadap stimulus pembelajaran yang diberikan guru. Setelah dilakukan tindakan pada siklus II berupa penerapan permainan bola beracun sebagai bagian dari aktivitas pemanasan, motivasi belajar menunjukkan peningkatan yang signifikan dengan rata-rata persentase mencapai 45,6%. Permainan ini terbukti mampu membuat peserta didik lebih aktif, antusias, dan terlibat dalam proses pembelajaran PJOK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan bola beracun dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan motivasi belajar dalam pembelajaran PJOK. Dengan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan menantang, permainan ini mampu memotivasi peserta didik untuk lebih aktif mengikuti kegiatan pembelajaran secara optimal.</p>Zulita Dwi ApriliaSetiyawanOsa MalikiNarfangurohim
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203542503020354Upaya Meningkatkan Keterampilan Teknik Dasar Shooting Bola Basket melalui Pendekatan Permainan Target Pada Siswa Kelas X-4 SMA N 2 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7327
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan, keaktifan, dan sikap siswa dalam pembelajaran bola basket, khususnya teknik shooting, di kelas X-4 SMA N 2 Semarang tahun ajaran 2024/2025. Tujuannya adalah meningkatkan kemampuan shooting siswa melalui metode kombinasi permainan target. Penelitian dilakukan dalam bentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, penilaian kinerja, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan persentase ketuntasan klasikal. Hasil menunjukkan peningkatan ketuntasan dari 74,19% (siklus 1) menjadi 87,10% (siklus 2), melebihi indikator keberhasilan 85%. Aktivitas siswa juga meningkat dari 56,99% (kategori cukup) menjadi 82,68% (kategori baik/aktif). Disimpulkan bahwa metode kombinasi permainan target efektif meningkatkan keterampilan shooting bola basket siswa.</p>Novita OktavianaOsa MalikiNarfa NgurohimRina Dwi Setyawati
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203612503020361PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATERI PERGAULAN BEBAS PESERTA DIDIK KELAS VIII D MELALUI MODEL PBL MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR SMP NEGERI 37 SEMARANG.
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7052
<p>Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII D SMP Negeri 37 Semarang pada materi pergaulan bebas melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan diskusi berbantuan media gambar. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi tes, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model PBL melalui diskusi kelompok dan media gambar mampu meningkatkan pemahaman siswa tentang dampak negatif pergaulan bebas serta mendorong partisipasi aktif dalam pembelajaran. Pada siklus I, ketuntasan belajar mencapai 54,54%, dan meningkat signifikan menjadi 87,87% pada siklus II. Nilai rata-rata kelas juga mengalami peningkatan dari 69,57 (siklus I) menjadi 81,21 (siklus II). Selain itu, siswa terlihat lebih mampu menghubungkan materi dengan kehidupan sehari-hari dan mengembangkan keterampilan berpikir kritis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model PBL yang dipadukan dengan pendekatan diskusi dan media gambar efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pergaulan bebas. Implikasinya, model ini dapat dijadikan alternatif pembelajaran inovatif untuk materi serupa di tingkat SMP.</p>Hafara Syntia HafaraFajar Ari WidiyatmokoSri SunekiSuprapti
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202542503020254Upaya Meningkatkan Minat Belajar Siswa Dalam Pembelajaran PJOK Melalui Permainan Tradisional
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7255
<p>Pembelajaran jasmani tidak hanya berorientasi pada peningkatan kebugaran dan kesehatan siswa tetapi juga merupakan cara yang efektif untuk meningkatkan kemampuan softskill seperti kepemimpinan, kemampuan berpikir kritis,pengelolaan emosional, interaksi sosial dan pengembangan nilai-nilai moral. Namun, pada kenyataanya untuk mencapai tujuan pembelajaran tersebut belum dapat terealisasi dengan baik karena pokok permasalahan ada pada kurangnya minat belajar siswa pada pembelajaran PJOK. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar PJOK pada siswa kelas XI di SMK Negeri 1 Semarang melalui penerapan permainan tradisional. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan Penelitian Tindakan Kelas dengan subyek penelitian adalah siswa kelas XI TM 2 yang berjumlah 35 orang dan objek penelitian upaya meningkatan motivasi belajar PJOK melalui permainan tradisional. Teknik pengumpulan data menggunakan metode non tes seperti observasi, angket dan dokumentasi. Penelitian tindakan kelas yang di laksanakan selama 2 siklus menunjukkan terjadi peningkatan minat siswa. Hal tersebut ditunjukkan dengan siklus I minat siswa sebesar 41,14% menjadi 74,25% saat siklus II. Sehingga ada peningkatan sebesar 33,11%. Kesimpulannya adalah penerapan permainan tradisional dalam pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan rekreasi secara signifikan dapat meningkatkan minat belajar siswa.</p>Monita Mawar SaputriAsep ArdiyantoSetiyawanSuharso
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203502503020350Upaya Meningkatkan Pemahaman Tentang Permainan Bola Voli Melalui Cuplikan Video Proliga Pada Siswa Kelas XI Di SMA N 2 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7333
<p>Media Pembelajaran merupakan segala hal yang dapat memaparkan informasi dari sebuah sumber informasi kepada penerima informasi, dan merupakan bagian dari sumber belajar yang merupakan gabungan antara perangkat lunak (bahan belajar) dan perangkat keras. Penerapan media pembelajaran dalam upaya meningkatkan tingkat pemahaman belajar dan hasil belajar tentang permainan bola voli pada peserta didik siswa kelas XI SMA Negeri 2 Semarang merupakan tujuan dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan penelitian dibawah, maka dapat disimpulkan bahwa Penerapan media pembelajaran berbasis android “Video Pembelajaran Cuplikan Proliga” dapat meningkatkan hasil belajar PJOK materi mengevaluasi gerak dasar permainan bola voli pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Semarang semester II tahun pelajaran 2024/2025. Ketuntasan hasil belajar pra siklus sebesar 42,22%, siklus I sebesar 86,11%, dan siklus II sebesar 100%. Rata-rata nilai pada pra siklus adalah 70,11, siklus I sebesar 74,11 dan siklus II sebesar 82,00. Dari pembahasan ini menunjukkan bahwa tingkat pemahaman peserta didik tentang pemahaman permainan bola voli meningkat. Selain itu pembelajaran berbasis “Video Pembelajaran Cuplikan Proliga” dapat meningkatkan pemahaman peserta didik pada mata pelajaran PJOK materi gerak dasar permainan bola voli kelas XI SMA Negeri 2 Semarang Semester II tahun pelajaran 2024/2025, telah terbukti benar dan dapat diterima.</p>Imam MahfudzTheresia Cicik S.BUtvi Hinda ZTutur Lukas Waskito
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202352503020235Upaya Meningkatkan Kemampuan Servis Bawah Bola Voli Melalui Latihan Kekuatan Otot Lengan Dengan Pendekatan TaRL Pada Peserta Didik Kelas X ATN 6
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7072
<p>Servis bawah merupakan teknik dasar dalam permainan bola voli yang sangat penting dan mudah untuk dikuasai karena servis bawah bukan hanya sekadar tanda untuk memulai pertandingan, tetapi juga juga berfungsi sebagai serangan awal untuk meraih poin. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan servis bawah bola voli melalui latihan kekuatan otot lengan dengan pendekatan <em>Teaching at the Right Level</em> (TaRL) pada peserta didik kelas X ATN 6 SMK Negeri H Moenadi Ungaran. Masalah yang dihadapi adalah rendahnya kemampuan servis bawah peserta didik dalam permainan bola voli, yang diidentifikasi melalui observasi awal. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, tes keterampilan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan servis bawah pada setiap siklus. Pada siklus I, ketuntasan belajar mencapai 53%, dan meningkat menjadi 78% pada siklus II. Peningkatan ini menunjukkan bahwa latihan kekuatan otot lengan dengan pendekatan TaRL efektif dalam meningkatkan kemampuan servis bawah bola voli peserta didik. Dengan demikian, pendekatan ini dapat dijadikan alternatif metode pembelajaran PJOK yang bersifat adaptif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.</p>Layly MuthoharohMaftukhin HudahSetiyawanTeguh Santoso
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202262503020226 Upaya Meningkatkan Keterampilan Passing Bawah Bola Voli Dengan Menggunakan Pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) Pada Siswa Kelas X APHP A SMK Negeri 1 Bawen
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7278
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran <em>passing </em>bawah bola voli menggunakan Pendekatan TaRL Pada Siswa Kelas X APHP A SMK Negeri 1 Bawen Semarang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 35 siswa kelas X APHP A. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data adalah lembar penilaian passing bawah, lembar observasi untuk siswa dan lembar observasi untuk guru. Berdasarkan hasil observasi, pembahasan dan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran passing bawah melalui pendekatan <em>Teaching at The Right Level</em> (TaRL) pada siswa kelas X APHP A SMK Negeri 1 Bawen selama 2 siklus dapat meningkatkan keterampilan belajar siswa. Hal ini dapat dibuktikan hasil belajar siswa dari 35 siswa pada kondisi awal jumlah siswa yang mampu melakukan aspek penilain passing bawah hanya 7 siswa<strong>, </strong>dan pada siklus I meningkat menjadi 13 siswa, kemudian pada siklus II, meningkat menjadi 26 siswa yang mampu melakukan aspek penilain passing bawah dengan benar. Sehingga ketuntasan dalam kelas tersebut sudah lebih dari 74% siswa yang tuntas belajar.</p>Irfan KhurniawanSetiawanBertika Kusuma PrastiwiGogot Ardyas
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203492503020349Upaya Peningkatan Keterampilan Lari Jarak Pendek Melalui Permainan Tradisional Gobak Sodor Pada Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 2 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7348
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan lari jarak pendek melalui permainan tradisional gobak sodor pada peserta didik kelas X-12 SMA Negeri 2 Semarang. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 36 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen berupa lembar penilaian psikomotor lari jarak pendek dan instrumen penilaian lari sprint 60 meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan permaiann gobak sodor dalam pembelajaran mampu meningkatkan keterampilan lari jarak pendek peserta didik. Pada kondisi awal aspek psikomotor terdapat hanya terdapat 7 peserta didik dari 36 (19%), meningkat pada siklus I yaitu 13 peserta didik dari 36 (36%), kemudian meningkat kembali pada siklus II sebanyak 24 peserta didik dari 36 (67%). Hasil lari sprint 60 meter juga mengalami peningkatan, pada kondisi awal hanya terdapat 9 peserta didik dari 36 (25%), meningkat pada siklus I sebanyak 16 peserta didik dari 36 (44%), kemudian meningkat kembali pada siklus II yaitu sebanyak 26 peserta didik dari 36 (72%). Dengan demikian, penerapan permainan tradisional gobak sodor terbukti efektif dalam membantu meningkatkan keterampilan lari jarak pendek peserta didik</p>Devi AndriyaniAryan Eka Pratya NugrahaUtvi Hinda ZhannisaTutur Lukas Waskitho
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202432503020243Penerapan Teaching at the Right Level untuk Meningkatkan Keterampilan Servis Bawah Bola Voli Siswa XI ATPH 2 SMKN H. Moenadi
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/6962
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan servis bawah dalam permainan bola voli melalui penerapan pendekatan pembelajaran yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan peserta didik. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya keterampilan servis bawah siswa kelas XI ATPH 2 SMK Negeri H. Moenadi Ungaran, di mana sebagian besar siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari dua pertemuan. Strategi pembelajaran yang digunakan adalah latihan servis bawah dengan jarak tetap dan bertahap, dimulai dari jarak 2 meter hingga 6 meter, sesuai dengan kemampuan awal siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui tes praktik dan observasi untuk melihat perkembangan keterampilan siswa dalam setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan. Pada pra siklus, hanya 13 siswa (36%) yang tuntas. Setelah siklus I, jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 25 siswa (69%), dan pada siklus II mencapai 30 siswa (83%), melebihi indikator keberhasilan yang ditetapkan sebesar 80%. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan <em>Teaching at the Right Level </em>(TaRL) efektif dalam membantu siswa menguasai keterampilan secara bertahap dan sistematis. Kesimpulannya, pendekatan pembelajaran yang tepat dan adaptif dapat mengatasi permasalahan keterampilan dasar siswa serta menciptakan proses pembelajaran yang lebih bermakna.</p>Nasrulloh Akhsanul MananiAryan Eka Prastya NugrahaSetiyawan SetiyawanMaftukin HudahTeguh SantosoBudi Prasojo
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202472503020247UPAYA PENINGKATAN PEMANASAN BERBASIS PERMAINAN KECIL SEBAGAI PENGANTAR PEMBELAJARAN PJOK KELAS VIII-H SMPN 30 SEMARANG
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7185
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pemanasan berbasis permainan kecil sebagai pengantar pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) yang menarik dan efektif bagi siswa kelas VIII-H SMPN 30 Semarang. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya minat dan partisipasi siswa saat mengikuti kegiatan pemanasan yang bersifat monoton dan tidak variatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, masing-masing terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 33 siswa kelas VIII-H. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan permainan kecil dalam kegiatan pemanasan mampu meningkatkan motivasi, partisipasi, serta kesiapan fisik siswa dalam mengikuti pembelajaran PJOK. Aktivitas siswa dalam pemanasan meningkat dari 15% pada siklus I menjadi 88% pada siklus II. Model ini juga mendapat respon positif dari guru dan siswa karena lebih menyenangkan dan mendorong kerja sama antar siswa. Dengan demikian, model pemanasan berbasis permainan kecil layak digunakan sebagai alternatif pengantar pembelajaran PJOK di sekolah menengah pertama. Diharapkan model ini dapat dikembangkan lebih lanjut dan diadaptasi pada jenjang atau kondisi pembelajaran yang berbeda.</p>Gilang Adi Bimantara bimantaraBuyung KusumawardhanaMaria Yosephin Widarti LestariHartini
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202152503020215Analisis Prosentase Pemahaman Siswa Kelas Viii A Smp Negeri 30 Semarang Pada Materi Kebugaran Jasmani Melalui Media Ular Tangga
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7292
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan pemahaman siswa kelas VIII pada materi kebugaran jasmani melalui media permainan ular tangga. Latar belakang penelitian didasari oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap materi tersebut, sehingga diperlukan pendekatan pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen penelitian terdiri dari lembar observasi, kuesioner, tes tertulis, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa, dengan persentase ketuntasan belajar meningkat dari 13,3% (pra-siklus) menjadi 47,8% (siklus 1) dan 97% (siklus 2). Simpulan penelitian ini membuktikan bahwa media ular tangga efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa pada materi kebugaran jasmani.</p>Ilman Ilman Zuda SeptiawanBuyung Kusumawardhana2David Firna SetiawanHartini
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030201972503020197Upaya Peningkatan Psikomotorik Siswa Pada Lari 100 Meter Dengan Permainan Estafet Bola Di Kelas XI.4 SMA Negeri 11 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7368
<p><em>The purpose of this study is to improve students' psychomotor skills through education with ball relay games on the 100-meter running material in class XI.4 of SMA Negeri 11 Semarang. This research is a classroom action research conducted in two cycles. This research was conducted in semester 2, academic year 2024/2025 in March to May with a total of 36 students. Data collection techniques through observation, interviews and practical tests. Data analysis techniques in the form of descriptive analysis through observation of students in participating in 100-meter running learning on the psychomotor aspect. The results of this study indicate that students' psychomotor scores in the pre-cycle had a completion rate of 57.7% with an average score of 60.69. In cycle I, the completion rate was 72.2% with an average score of 73,33. In cycle II, there was an increase in completion rate of 80.5% with an average score of 79,33. In this study, the results showed that using the ball relay game approach can improve psychomotor skills for students.</em></p>Arif Budi Ananta ArifAgus Wiyanto AgusMujo
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030302042503030204 Upaya Meningkatkan Keterampilan Chest Pass pada Pembelajaran PJOK Materi Bola Basket menggunakan Pendekatan TaRL di kelas X SMK
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7210
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran <em>chest pass </em>bola basket menggunakan Pendekatan TaRL Pada Siswa Kelas X ATU B SMK Negeri 1 Bawen Semarang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 34 siswa kelas X ATU B. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data adalah lembar penilaian <em>chest pass,</em> lembar observasi untuk siswa dan lembar observasi untuk guru. Berdasarkan hasil observasi, pembahasan dan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran <em>chest pass</em> melalui pendekatan <em>Teaching at The Right Level </em>(TaRL) pada siswa kelas X ATU B SMK Negeri 1 Bawen selama 2 siklus dapat meningkatkan keterampilan belajar siswa. Hal ini dapat dibuktikan hasil belajar siswa dari 34 siswa pada kondisi awal jumlah siswa yang mampu melakukan aspek penilain <em>chest pass</em> hanya 5 siswa<strong>, </strong>dan pada siklus I meningkat menjadi 12 siswa, kemudian pada siklus II, meningkat menjadi 27 siswa yang mampu melakukan aspek penilain <em>chest pass</em> dengan benar.</p> <p> </p>Sigih Ibad PramonoIbnu FatkhuroyanaYulia Ratimiasih
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203432503020343Penerapan Strategi Pembelajaran Kooperatif Untuk Meningkatkan Keterampilan Servis Bawah Peserta Didik Kelas XI-6 SMA N 11 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7394
<p>Peningkatan hasil belajar keterampilan servis bawah bola voli pada siswa kelas XI-6 SMA Negeri 11 Semarang melalui penerapan pembelajaran kooperatif merupakan tujuan dari penelitian ini. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksaakan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XI-6 SMA Negeri 11 Semarang yang Penelitian tindakan kelas ini menghasilkan penelitian digambarkan dengan pelaksanaan pembelajaran dengan penerapan kooperatif belajar sebagai pembelajaran dalam meningkatan hasil belajar keterampilan servis bawah bola voli pada siswa kelas XI-6 SMA Negeri 11 Semarang. Berdasarkan hasil observasi dan tes di siklus 1, penerapan model pembelajaran kooperatif sebagai pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar keterampilan servis bawah pada permainan voli siswa kelas XI-6 SMA Negeri 11 Semarang. Persentase ketuntasan hasil belajar keterampilan servis bawah bola voli pada siswa kelas XI-6 SMA Negeri 11 Semarang setelah mengaplikasikan pembelajaran dengan pembelajaran kooperatif untuk kategori tuntas sebesar 86% pada siklus I, kemudian pada siklus II meningkat menjadi 97% untuk hasil belajar keterampilan servis bawah bola voli pendek pada siswa kelas XI-6 SMA Negeri 11 Semarang. Adapun saran bagi guru hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan refrensi guna dapat diterapkan sebagai contoh guna mahasiswa berikutnya yang mengadakan penelitian</p>Yudha Bela PersadaTheresia Cicik ShopiaDanang Aji SetyawanHeri Siswanto
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202402503020240Peningkatan Motivasi Belajar Peserta Didik Melalui Pendekatan Permainan TGFU Pada Pembelajaran PJOK Materi Bola Basket
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7118
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) materi bola basket melalui pendekatan Teaching Games for Understanding (TGfU). Penelitian dilaksanakan di SMKN 8 Semarang. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas empat tahap dan dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X berjumlah 30 peserta didik. Instrumen yang digunakan berupa angket motivasi belajar yang mencakup lima indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan TGfU mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik secara positif. Pada siklus I, rata-rata motivasi belajar berada pada kategori sedang (63,3%), dan meningkat menjadi kategori tinggi (77,4%) pada siklus II. Pendekatan TGfU memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik, interaktif, dan menyenangkan sehingga peserta didik lebih aktif dan antusias dalam mengikuti pembelajaran. Temuan ini merekomendasikan penggunaan pendekatan TGfU sebagai strategi inovatif dalam pembelajaran PJOK untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik.</p>Erlan Firmansyah
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203382503020338Peningkatan Hasil Belajar Shooting Permainan Bola Basket Melalui Pendekatan Teaching At The Right Level (TARL) Siswa Kelas XI TITL 2 SMK Negeri 3 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7231
<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) dalam meningkatkan hasil belajar shooting dalam permainan bola basket pada siswa kelas XI Titl 2 di SMK Negeri 3 Semarang. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek penelitian sebanyak 36 siswa. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, yang mencakup data kualitatif dan kuantitatif.</em> <em>Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar pada setiap siklus. Persentase siswa yang mencapai ketuntasan belajar meningkat dari 31% pada pra-siklus, menjadi 58% pada siklus I, dan mencapai 86% pada siklus II. Rata-rata nilai siswa juga meningkat dari 74,3 menjadi 80. Pendekatan TaRL terbukti efektif karena mengelompokkan siswa berdasarkan tingkat kemampuan dan kebutuhan mereka, sehingga menciptakan pembelajaran yang lebih terarah dan partisipatif.</em> <em>Hasil penelitian ini mendukung efektivitas pendekatan TaRL dalam meningkatkan hasil belajar pendidikan jasmani, khususnya pada teknik dasar passing permainan bola basket. Penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan TaRL memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi siswa. </em></p> <p> </p>Rahardian DamarjatiDani Slamet PratamaIbnu Fatkhu RoyanaAshar Junaedi
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203422503020342Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) untuk Meningkatkan Motivasi Siswa dalam Memahami Materi Perilaku Hidup Sehat di Kelas X TM 1 SMKN 1 Semarang.
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7314
<p>Pendidikan jasmani bertujuan mengembangkan individu secara menyeluruh melalui aktivitas fisik yang meningkatkan kebugaran. Penelitian ini bertujuan meningkatkan motivasi belajar siswa pada materi <em data-start="196" data-end="218">Perilaku Hidup Sehat</em> dengan menerapkan model <em data-start="243" data-end="267">Problem Based Learning</em> (PBL). Penelitian dilakukan dalam bentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif selama dua siklus di SMK Negeri 1 Semarang pada Maret–April 2025, melibatkan 36 siswa kelas X TM 1. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi dan angket motivasi belajar. Hasil menunjukkan keterlaksanaan pembelajaran meningkat dari 86% (siklus I) menjadi 100% (siklus II), sedangkan motivasi belajar meningkat dari 71,75% menjadi 80,04%. Kesimpulannya, model PBL efektif meningkatkan motivasi belajar siswa pada materi tersebut.</p>Asep WinandarRina Dwi StyawatiAsep ArdiyantoSuharso
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203562503020356Upaya UPAYA MENINGKATKAN TEKNIK PASSING ATAS BOLA VOLI PADA SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 9 SEMARANG MELALUI PERMAINAN BOLA BERACUN DALAM PEMBELAJARAN PJOK
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7410
<p><em>This study aims to improve the overhead passing technique in volleyball among eleventh-grade students at a public senior high school in Semarang through the application of a modified poison ball game. The main problem addressed in this research is the low level of students' basic passing skills, indicated by their low average scores and achievement rates. The study was conducted through two cycles of classroom action research, consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. Data were collected using observation and practical performance tests. The results showed an improvement in the average score from 58.06 in the initial stage to 70.08 in the first cycle, and further to 78.19 in the second cycle. The percentage of mastery learning also increased from 27.78% in the pre-cycle to 38.89% in the first cycle, and reached 83.33% in the second cycle. It is concluded that learning through the poison ball game creates a more active and enjoyable environment and effectively enhances students’ basic overhead passing skills in physical education learning.</em></p>Aditya Dika PradanaAgus WiyantoIbnu Fatkhu Royana
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202032503020203Meningkatkan Kemampuan Senam Lantai Guling Belakang Kelas X Te 2 Smk N 7 Semarang Melalui Latihan Berpasangan
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7130
<p>Pembelajaran pendidikan jasmani, khususnya senam lantai, memerlukan pendekatan yang tepat untuk mengembangkan keterampilan psikomotorik siswa. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa dalam keterampilan melakukan guling belakang pada kelas X TE 2 SMK Negeri 7 Semarang melalui metode latihan berpasangan. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus dan melibatkan 36 siswa. Data diperoleh dari observasi, dokumentasi, serta instrumen penilaian keterampilan guling belakang, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui tahap analisis, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan. Sebelum tindakan (pra-siklus), tingkat ketuntasan siswa hanya 27,87% dengan nilai rata-rata 67. Setelah diterapkan metode latihan berpasangan, ketuntasan meningkat menjadi 61,1% pada siklus I dan 86,1% pada siklus II, dengan nilai rata-rata mencapai 85. Temuan ini membuktikan bahwa metode latihan berpasangan efektif dalam meningkatkan keterampilan guling belakang siswa. Oleh karena itu, metode ini direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran senam lantai untuk meningkatkan hasil belajar psikomotorik, khususnya dalam materi guling belakang.</p>faturohman Ahmad FaturohmanIntan Indiati Intan IndiatiHusnul Hadi Husnul HadiBambang Ratno Bambang Ratno
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203172503020317Upaya Meningkatkan Keterampilan Passing Bawah Permainan Bola Voli Dengan Pendekatan TaRL Pada Peserta Didik XI Perhotelan A di SMK Negeri 1 Bawen
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7241
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan <em>passing</em> bawah dalam permainan bola voli dengan menggunakan pendekatan <em>Teaching at the Right Level</em> (TaRL) pada peserta didik kelas XI Perhotelan A di SMK Negeri 1 Bawen. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 36 peserta didik. pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen berupa lembar penilaian keterampilan <em>passing</em> bawah, lembar observasi aktivitas peserta didik, dan lembar observasi guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan pendekatan TaRL mampu meningkatkan keterampilan <em>passing</em> bawah peserta didik. pada kondisi awal, terdapat 6 peserta didik yang mampu melakukan <em>passing</em> bawah dengan benar. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I, jumlah peserta didik yang mencapai kriteria meningkat menjadi 13 orang. Pada siklus II, jumlah tersebut kembali meningkat menjadi 23 peserta didik. Artinya, lebih dari 64% peserta didik telah mencapai ketuntasan belajar. Dengan demikian, pendekatan TaRL terbukti efektif dalam membantu meningkatkan keterampilan <em>passing</em> bawah bola voli peserta didik.</p>Anita Septiana FirdausTheresia Cicik Sophia BudimanYulia RatimiasihKingkin Lutfiyani
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202322503020232UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PSIKOMOTOR MATERI KEBUGARAN JASMANI KECEPATAN DAN KELINCAHAN MENGGUNAKAN PERMAINAN TRADISIONAL GOBAK SODOR PADA KELAS XI 2 SMA NEGERI 11 SEMARANG
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7048
<p>Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar psikomotor materi kebugaran jasmani khususnya aspek kecepatan dan kelincahan melalui penerapan permainan tradisional gobak sodor pada siswa kelas XI 2 SMA Negeri 11 Semarang. Penelitian dilaksanakan dengan satu siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 36 siswa kelas XI 2 SMA Negeri 11 Semarang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kecepatan (lari 40 meter) dan kelincahan (shuttle run 4x10 meter). Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan membandingkan hasil pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan signifikan pada hasil belajar psikomotor siswa. Pada aspek kecepatan, nilai rata-rata meningkat dari 6,37 detik menjadi 5,92 detik, dan pada aspek kelincahan dari 10,91 detik menjadi 10,25 detik. Persentase siswa yang mencapai kriteria nilai ≥75 pada pretest sebesar 66,67% dan meningkat pada posttest menjadi 97,22%. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa penerapan permainan tradisional gobak sodor efektif untuk meningkatkan hasil belajar psikomotor kecepatan dan kelincahan pada pembelajaran pendidikan jasmani.</p> <p><strong>Kata kunci: </strong>Gobak Sodor, Hasil Belajar Psikomotor, Kecepatan, Kelincahan, Permainan Tradisional</p>muhamadagilfatkhurohman RiyantiAryan Eka Prastya NugrahaGalih Dwi Pradipta
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202462503020246UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN PASSING BAWAH PADA PERMAINAN BOLA VOLI MENGGUNAKAN PENDEKATAN TARL PADA SISWA KELAS XI ATR A SMK NEGERI 1 BAWEN
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7250
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan passing bawah dalam permainan bola voli melalui penerapan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) pada siswa kelas XI ATR A SMK Negeri 1 Bawen. Masalah yang diidentifikasi dalam proses pembelajaran sebelumnya adalah rendahnya penguasaan teknik dasar passing bawah serta kurangnya motivasi siswa dalam mengikuti pelajaran pendidikan jasmani. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus.</p> <p>Pada kondisi awal (pra siklus), hanya 6 dari 29 siswa (20,69%) yang mencapai ketuntasan belajar. Setelah pelaksanaan Siklus I dengan pendekatan TaRL, jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 10 siswa (34,48%). Selanjutnya, pada Siklus II seluruh siswa (100%) berhasil mencapai nilai di atas KKM. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan penilaian keterampilan teknik passing bawah menggunakan instrumen observasi psikomotorik.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan TaRL efektif dalam meningkatkan motivasi, pemahaman teknik, dan keterampilan passing bawah siswa. Pendekatan ini memungkinkan pembelajaran yang adaptif dan sesuai dengan kemampuan aktual siswa, sehingga menciptakan suasana belajar yang lebih optimal dan menyenangkan. Dengan demikian, pendekatan TaRL layak untuk diterapkan dalam pembelajaran pendidikan jasmani, khususnya dalam pengembangan keterampilan dasar olahraga beregu seperti bola voli.</p>Ardiyan SetivanySetiyawanBertika Kusuma PrastiwiGogot ardyasmoko
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203462503020346UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN TENDANGAN DEPAN PENCAK SILAT DENGAN ALAT BANTU HURDLE JUMP PADA SISWA KELAS X TE 1 SMK N 4 SEMARANG
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7273
<p>Berdasarkan hasil observasi yang dilaksanakan pada SMK N 4 SEMARANG rata-rata kemampuan tendangan depan pada peserta didik kelas X TE 1 masih di bawah KKM. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tendangan depan dalam olahraga pencak silat dengan menggunakan alat bantu berupa Hurdle Jump pada peserta didik kelas X TE 1 SMK N 4 SEMARANG yang berjumlah 36 siswa. Metode penelitian ini, menggunakan penelitian tindakan kelas dikareanakan penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Penelitian ini juga termasuk penelitian Deskriptif, dengan model Kurt Lewin. Prosedur penelitian berbentuk siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap meliputi: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpalan data melalui observasi dan tes. Pengumpulan data ini menggunakan instrumen berupa lembar pengamatan observasi peserta didik berupa rubrik. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan alat bantu dapat meningkatkan kemampuan tendangan depan peserta didik. Hasil analisis uji-t pada tabel diatas diperoleh taraf signifikansi dari selisih siklus 1 dan siklus 2 sebesar 0,000. Angka tersebut lebih kecil dari 0,05 (sig.(2-tailed)0,000<0,05) maka hasilnya dapat disimpulkan bahwa H<sub>0</sub> ditolak dan H<sub>1</sub> diterima. Astinya ada perbedaan yang signifikan pada kemampuan tendangan depan siswa kelas X TE 1 dengan tambahan alat bantu huedle jump.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> Pencak Silat, Tendangan Depan, Alat Bantu</p>Asikin Achmad Khoerul AsikinDanang Aji SetyawanDavid Firna SetiawanBiyarini Kushendarti
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030201932503020193Penggunaan Permainan Tradisional Terhadap Hasil Belajar Lari Jarak Pendek Dalam Materi Atletik Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 11 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7342
<div class="flex basis-auto flex-col -mb-(--composer-overlap-px) [--composer-overlap-px:24px] grow overflow-hidden"> <div class="relative h-full"> <div class="flex h-full flex-col overflow-y-auto [scrollbar-gutter:stable_both-edges] @[84rem]/thread:pt-(--header-height)"> <div class="@thread-xl/thread:pt-header-height mt-1.5 flex flex-col text-sm keyboard-open:pb-[calc(var(--composer-height,100px)+var(--screen-keyboard-height,0))] pb-25"> <article class="text-token-text-primary w-full" dir="auto" data-testid="conversation-turn-4" data-scroll-anchor="true"> <div class="text-base my-auto mx-auto py-5 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @[37rem]:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @[72rem]:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)"> <div class="[--thread-content-max-width:32rem] @[34rem]:[--thread-content-max-width:40rem] @[64rem]:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto flex max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 text-base gap-4 md:gap-5 lg:gap-6 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden" tabindex="-1"> <div class="group/conversation-turn relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn"> <div class="relative flex-col gap-1 md:gap-3"> <div class="flex max-w-full flex-col grow"> <div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&]:mt-5" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="a997eabd-2a32-4da2-b406-f69a27610e47" data-message-model-slug="gpt-4o"> <div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[3px]"> <div class="markdown prose dark:prose-invert w-full break-words dark"> <p data-start="48" data-end="679" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar lari jarak pendek melalui permainan tradisional pada siswa kelas X.1 SMA Negeri 11 Semarang. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 36 siswa. Hasil menunjukkan peningkatan ketuntasan belajar dari 44% pada siklus I menjadi 94% pada siklus II. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan permainan tradisional sebagai metode pembelajaran alternatif yang sesuai dengan kondisi lokal sekolah.</p> </div> </div> </div> </div> </div> </div> </div> </div> </article> </div> </div> </div> </div>One YulvantoMaftukhin HudaGalih Dwi PradiftaPurno Darmanto
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202282503020228Peningkatan Keterampilan Dasar Lari Estafet: Model Team Games Tournament (TGT) Siswa XI-5 SMANegeri 11 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7183
<p>Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan meningkatkan keterampilan dasar menerima dan memberikan tongkat lari estafet pada siswa kelas XI-5 SMA Negeri 11 Semarang melalui penerapan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT). Dilaksanakan dalam dua siklus, penelitian ini mengumpulkan data kuantitatif dari tes keterampilan pra-siklus dan pasca-siklus, serta data kualitatif dari observasi dan catatan lapangan. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada rata-rata skor keterampilan dan persentase ketuntasan belajar siswa. Skor rata-rata keseluruhan naik dari 75,71 di pra-siklus menjadi 77,28 di pasca-siklus I, dan mencapai 88,78 di pasca-siklus II. Ketuntasan belajar siswa juga meningkat drastis dari 60% di pra-siklus menjadi 71% di pasca-siklus I, serta mencapai 100% di pasca-siklus II. Data kualitatif turut menguatkan temuan ini, menunjukkan bahwa model TGT berhasil meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan kerja sama siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model TGT efektif dalam meningkatkan keterampilan lari estafet siswa, dan disarankan bagi guru pendidikan jasmani untuk mempertimbangkan penggunaannya sebagai alternatif pembelajaran inovatif.</p>Aziz Ridlo MukminunMaria Yosephine Widarti LestariGalih Dwi PradiptaMujo
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202132503020213Penerapan Permainan Edukatif Dengan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Partisipasi Siswa Dalam Pembelajaran PJOK SMK N 8 Semarang Tahun Pelajaran 2024/2025
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7095
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan pada materi gaya hidup sehat melalui penerapan permainan edukatif Monopoli berbasis model <em>Problem Based Learning</em> (PBL). Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya partisipasi siswa dalam pembelajaran teori PJOK yang disebabkan oleh metode penyampaian yang monoton dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus di kelas X SMK Negeri 8 Semarang tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus, setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu pada tahap pre-test sebesar 38,75%, menjadi 57,5% pada siklus I, dan meningkat signifikan menjadi 86,25% pada siklus II. Penerapan permainan edukatif Monopoli berbasis PBL terbukti efektif dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, interaktif, dan kontekstual. Dengan demikian, strategi ini direkomendasikan untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran PJOK.</p>RukanahRina dwi SetyawatiTubagus HerlambangDewi Trisnasari
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203622503020362UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN TOLAK PELURU MELALUI MEDIA MODIFIKASI DALAM PEMBELAJARAN PJOK
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7194
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan tolak peluru melalui penggunaan media pembelajaran yang dimodifikasi, yaitu dengan menggunakan bola softball sebagai pengganti peluru standar. Penelitian dilaksanakan di kelas X TE 4 SMK Negeri 4 Semarang dengan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model spiral Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes praktik keterampilan tolak peluru. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa dari pra-siklus hingga siklus II. Pada tahap pra- siklus, hanya 33% siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Persentase ini meningkat menjadi 50% pada siklus I, dan mencapai 83% pada siklus II. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penggunaan peluru modifikasi berdampak positif terhadap keterampilan siswa dalam melakukan teknik dasar tolak peluru. Selain itu, siswa menjadi lebih antusias, percaya diri, dan aktif selama proses pembelajaran karena alat bantu yang digunakan lebih ringan dan tersedia dalam jumlah cukup, sehingga memungkinkan latihan yang berulang. Dengan demikian, penggunaan media modifikasi dalam pembelajaran PJOK dapat menjadi solusi efektif untuk mengatasi hambatan teknis dan meningkatkan hasil belajar siswa dalam materi tolak peluru.</p>Sely Tyananta Aji PratamaMaria Yosephin Widarti LestariSugeng
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202192503020219Peningkatan Keaktifan Belajar Dan Hasil Belajar Lari Jarak Pendek Melalui Permainan Tradisional Berbasis Culturally Responsive Teaching Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 11 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7390
<p>Penerapan permainan tradisional berbasis culturally responsive teaching dalam upaya peningkatan keaktifan belajar dan hasil belajar lari jarak pendek pada peserta didik siswa kelas X SMA Negeri Semarang merupakan tujuan penelitian ini. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas X SMA Negeri 11 Semarang yang berjumlah 36 siswa yang terdiri dari siswa laki-laki sejumlah 19 dan perempuan sejumlah 17. Data penelitian ini adalah keaktifan belajar dan hasil belajar lari jarak pendek pada materi atletik. Berdasarkan observasi dan hasil penelitian diperoleh informasi bahwa heaktifan belajar peserta didik pada Siklus I didapat nilai sebesar 58 yang termasuk dalam kategori sedang atau cukup. Pada Siklus II mengalami peningkatan rerata keaktifan belajar peserta didik pada siklus II didapat nilai sebesar 78 yang termasuk dalam kategori tinggi. Artinya setelah pemberian pembelajaran dengan permainan tradisional, keaktifan belajar peserta kelas X SMA Negeri 11 Semarang mengalami peningkatan yang signifikan. Ketuntasan hasil belajar lari jarak pendek materi atletik pada siswa kelas X SMA Negeri 11 Semarang mengalami peningkatan yang signifikan dengan ketuntasan mencapai 33 siswa dari jumlah keseluruhan 36 siswa. Sedangkan siswa kelas X SMA Negeri 11 Semarang yang tidak tuntas sebesar 8,33% ketuntasan hasil belajar lari jarak pendek materi atletik.</p>Panjilaksana Susan Dicky DewaTheresia Cicik ShopiaGalih Dwi PradiptaPurno Darmanto
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-032025-06-033225030202392503020239UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR KETRAMPILAN LAY UP PADA BOLA BASKET MENGGUNAKAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK PADA SMA N 4 SEMARANG
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7107
<p><em>thus researchers will apply the Culturally Responsive Teaching (CRT) learning approach with the hopscotch game which is expected to improve the learning outcomes of lay-up skills in students at SMA N 4 Semarang. The purpose of this classroom action research is to improve the Learning Outcomes of Lay-Up Skills in Basketball Using the Traditional Hopscotch Game Learning Approach at SMA N 4 Semarang. Data collected in each activity from the implementation of the classroom action research cycle were analyzed descriptively using the N Gain test. the action using the culture responsive teaching learning approach with the traditional hopscotch game resulted in an increase with data of 0.4342 with the N gain criteria being in the middle so that further improvements are needed in the study. That by implementing the demonstration method using the culture responsive teaching approach using the traditional game of hopscotch, the activities and learning outcomes of students in physical education, sports and health learning in the material on basic lay up techniques in basketball in class XI 10 of SMA N 4 Semarang increased.</em></p>Muhamad Afiful UmamAgus WiyantoSetiyawanBudi Sulistiyanto
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202082503020208Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Senam Lantai Guling Depan Melalui Permainan dan Media Audio Visual Pada Peserta Didik Kelas XI SMA N 2 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7214
<p>Penelitian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan hasil belajar senam lantai guling depan pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Semarang melalui penggunaan permainan dan media audio visual sebagai pembelajaran. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksaakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XI SMA Negeri 2 Semarang yang berjumlah 35 siswa. Data penelitian ini adalah hasil belajar senam lantai guling depan sebagai data psikomotor, afektif dan kognitif. Penelitian tindakan kelas ini menghasilkan penelitian digambarkan dengan pelaksanaan pembelajaran dengan penggunaan permainan dan media audio visual sebagai pembelajaran dalam meningkatan hasil belajar senam lantai guling depan pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Semarang. Berdasarkan hasil observasi dan tes di siklus 1, Persentase ketuntasan hasil belajar senam lantai guling depan pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Semarang setelah mengaplikasikan pembelajaran dengan variasi permainan untuk kategori tuntas sebesar 34% pada siklus I, kemudian pada siklus II meningkat menjadi 86% untuk materi belajar guling depan senam lantai. Persentase ketuntasan hasil belajar senam lantai guling depan pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Semarang setelah mengaplikasikan pembelajaran dengan variasi permainan dan media audio visual.</p>Arina ManasikanaAryan Eka Prastya NugrahaOsa MalikiTommy Ruly Winarto
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202422503020242PENINGKATAN HASIL BELAJAR PASSING ATAS PADA PERMAINAN BOLA VOLI MELALUI VARIASI PEMBELAJARAN SISWA SMP NEGERI 30 SEMARANG
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7401
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil keterampilan siswa dalam passing atas bola voli melalui penerapan model variasi pembelajaran menggunakan metode penelitian yang terdiri dari siklus I dan siklus II. Metodologi penelitian yang digunakan adalah teknik penelitian tindakan kelas (PTK). Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 32 siswa kelas VIII SMP N 30 Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah PTK, yang terdiri dari siklus I dan siklus II. Setelah data terkumpul, dilakukan analisis pembelajaran melalui variasi pembelajaran. (1) Dari tes hasil belajar melalui variasi Pembelajaran di siklus I diperoleh 15 siswa yang tuntas (47%) sedangkan 17 siswa (53%) belum tuntas. Belum tercapai ketuntasan klasikal maka dilakukan kembali pembelajaran melalui variasi pembelajaran (2) dari tes hasil belajar II disiklus II diperoleh 28 siswa yang tuntas (87%) sedangkan 4 siswa (13%) belum tuntas. Maka sudah tercapai lah nilai klasikal 85% tersebut. Dalam hal ini dapat dilihat bahwa terjadi peningkatan (40%) dari siklus I ke siklus II. Berdasarkan hasil analisis data, penelitian ini menyimpulkan bahwa melalui variasi pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar Passing atas Bola Voli Siswa kelas VIII SMP Negeri 30 Semarang. </p>Jawahirul Ainur FarizqiAgus WiyantoMaria a Yosepin Widarti LestariBuyung Kusuma Wardhana
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202072503020207UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN PASSING PADA PEMBELAJARAN PERMAINAN BOLA BASKET MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN BERDEFERENSIASI SISWA SMK NEGERI 4 SEMARANG
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7317
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan passing dalam bola basket melalui penerapan strategi pembelajaran berdiferensiasi pada siswa SMKN 4 Semarang. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya keterampilan passing siswa dalam pembelajaran bola basket, yang disebabkan oleh pendekatan pembelajaran yang belum sepenuhnya memperhatikan perbedaan kemampuan, minat, dan gaya belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI TKL 2. Data dikumpulkan melalui observasi, tes keterampilan passing, dan dokumentasi. Pada penelitian ini terdiri dari dua siklus, pada siklus 1 menghasilkan rata-rata passing siswa kelas XI TKL 2 sebanyak 84%, dan pada siklus 2 menghasilkan rata-rata passing siswa kelas XI TKL 2 sebanyak 99%. Jadi pada penelitian ini memperoleh kenaikan prosentase antar siklus sebanyak 15%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran berdiferensiasi, baik melalui variasi proses belajar maupun pengelompokan berdasarkan tingkat kemampuan siswa, dapat meningkatkan keterampilan passing secara signifikan. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan skor rata-rata keterampilan passing siswa dari siklus I ke siklus II. Dengan demikian, strategi pembelajaran berdiferensiasi terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar keterampilan dasar bola basket, khususnya passing, pada siswa. Penelitian ini merekomendasikan penerapan pembelajaran berdiferensiasi secara berkelanjutan dalam kegiatan pembelajaran pendidikan jasmani.</p>Tegar Bagus HaryadiDina PrasetyowatiDanang Aji SetyawanSugeng
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-3032250302192250302192Upaya Meningkatkan Keaktifan Belajar dan Keterampilan Lempar Tangkap Bola Pada Permainan Softball Peserta Didik Kelas XI
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7246
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penerapan modifikasi bola dalam permainan softball terhadap keaktifan belajar dan keterampilan lempar tangkap bola siswa kelas XI SMA Negeri 11 Semarang. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 36 siswa, terdiri dari 16 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan. Data yang dikumpulkan meliputi keaktifan belajar dan keterampilan psikomotor lempar tangkap bola. Hasil observasi dan tes pada siklus I menunjukkan keaktifan belajar dengan skor rata-rata 59,4 (kategori cukup), dan keterampilan lempar tangkap bola dengan skor rata-rata 78,4 (kategori tinggi). Pada siklus II, terjadi peningkatan keaktifan belajar dengan skor rata-rata 81,1 (kategori tinggi) serta peningkatan keterampilan lempar tangkap bola menjadi 81,7 (kategori tinggi). Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan modifikasi permainan bola softball dapat meningkatkan keaktifan belajar dan keterampilan lempar tangkap bola siswa. Dengan demikian, modifikasi permainan terbukti efektif sebagai strategi pembelajaran pendidikan jasmani dalam meningkatkan aspek psikomotor dan partisipasi aktif siswa.</p>Moh SolikhinTheresia Cicik Shopia BudimanGalih Dwi PradiptaMujo
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202362503020236Upaya Meningkatkan Hasil Kebugaran Jasmani Siswa Kelas IX-F SMP Negeri 30 Semarang Menggunakan Metode Pembelajaran Ular Tangga
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7169
<p><em>This research was motivated by the lack of knowledge about physical fitness activities and the low enthusiasm of Grade IX-F students in Physical Education (PE) classes at SMP Negeri 30 Semarang.</em><em> The aim of this study was to examine the improvement in PE learning outcomes among ninth-grade junior high school students using a snake and ladder game-based learning model. This study employed a Classroom Action Research (CAR) method conducted in two cycles. The subjects of the study were 32 ninth-grade students. In the first cycle, the average class score was 77.2, with 25 students reaching the minimum mastery criteria </em>(KKTP<em>) and 7 students not yet achieving it, resulting in a mastery percentage of 78.1%. In the second cycle, there was an improvement in learning outcomes with an average class score of 87.2; 30 students achieved the </em>KKTP<em> and only 2 did not, resulting in a mastery percentage of 93.8%. These results indicate that the implementation of the snake and ladder game-based learning model can be used to improve students' learning outcomes.</em></p>devan Devan Gusty DarmawanAgus WiyantoBuyung KusumawardhanaHartini
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202052503020205Upaya Meningkatkan Keterampilan Passing Bawah Melalui Variasi Permainan 4 On 4 di SMK N H. Moenadi Ungaran
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7334
<p>Penelitian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan keterampilan passing bawah bola voli pada siswa kelas X DKV SMK N H Moenadi Ungaran melalui variasi permainan sebagai pembelajaran. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas X jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) di SMK N H Moenadi Ungaran yang berjumlah 34 siswa. Berdasarkan hasil observasi dan tes di siklus 1, keterampilan passing bawah bola voli pada siswa kelas X DKV SMK N H Moenadi Ungaran adalah sebanyak 20 siswa atau sebesar 58% mengalami ketuntasan belajar passing bawah bola voli dan sebanyak 14 siswa atau sebesar 42% mengalami ketuntasan belajar passing bawah pada permainan bola voli. Kemudian pada siklus 2 diperoleh informasi bahwa terjadi peningkatan persentase keterampilan bermain passing bawah bola voli dalam kategori tuntas adalah sebanyak 32 siswa atau sebesar 94 % dan sebanyak 2 orang tidak tuntas atau sebesar 6% dalam pembelajaran keterampilan passing bawah bola voli. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan variasi permainan dapat meningkatkan keterampilan passing bawah dalam permainan bola voli pada siswa kelas X jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) di SMK N H Moenadi Ungaran.</p>Achmad Nafah AfifuddinMaftukhin HudahSetiyawanTeguh Santoso
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202212503020221Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Passing Bawah Bolavoli melalui Permainan 3 On 3 Pada Siswa SMKN 2 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7279
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) materi <em>passing </em>bawah bolavoli melalui permainan 3 <em>on </em>3. Studi ini dilaksanakan pada peserta didik kelas X MPLB 1 SMK Negeri 2 Semarang menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus yang memiliki perbedaan perlakuan tiap siklusnya. Setiap siklus melibatkan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data diperoleh melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan 3 <em>on </em>3 secara signifikan meningkatkan hasil belajar peserta didik, dengan rata- rata nilai meningkat dari 76,61 pada siklus 1 menjadi 85,27 pada siklus 2 dengan dibuktikan oleh uji normalitas dan uji <em>paired t test</em>. Kemudian Uji N-Gain digunakan sebagai interpretasi bahwa peningkatan hasil belajar tersebut memiliki tingkat efektivitas kategori cukup. Melalui modifikasi permainan 3 <em>on </em>3 peneliti dapat memberikan alternatif pembelajaran yang lebih relevan, sehingga memberikan dampak positif terhadap hasil belajar dan partisipasi aktif peserta didik dalam pembelajaran PJOK.</p>Muhammad Rizka MubarokDavid Firna SetiawanUtvi Hinda ZhannisaHendri Puryantono
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030201992503020199Implementasi Pendekatan Teaching At The Right Level (Tarl) Terhadap Prestasi Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran Senam Lantai Gerak Roll Depan Kelas XI G Di SMA Negeri 6 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7349
<p>Penelitian bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran dengan pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI-G SMA Negeri 6 Semarang. Penelitian ini berlangsung selama 1 bulan dimulai dari tahap persiapan, pelaksanaan hingga pembuatan laporan hasil. Adapun jenis penelitian yang dilaksanakan merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek penelitian yaitu 36 peserta didik kelas XI-G SMA Negeri 6 Semarang tahun ajaran 2024/2025 pada pembelajaran materi senam lantai roll depan. Data hasil penelitian diperoleh melalui tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian pada tahap proses pembelajaran yaitu pra siklus 28%, siklus 1 mencapai 53% ketuntasan belajar . Lalu pada siklus 2 diperoleh 86% ketuntasan belajar. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar setelah dilakukan penerapan Model Pembelajaran dengan pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) terhadap hasil peningkatan pembelajaran senam lantai roll depan, pada pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) di SMA Negeri 6 Semarang.</p>Mahardika Respati Putra ArmiadiAgus WiyantoSubagiyo Sri YahmanIbnu Fatkhuroyana
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203402503020340PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PASSING ATAS DALAM PERMAINAN BOLA VOLI PADA SISWA KELAS X SMK N H MOENADI
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/6964
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Project Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan passing atas dalam permainan bola voli pada siswa kelas X di SMK N H Moenadi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan desain pre-test dan post-test, melibatkan dua kelompok: kelompok eksperimen yang menerapkan PjBL dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan passing atas sebelum dan setelah penerapan model pembelajaran. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa rata-rata pretest dari 36 anak yaitu 10.39 sedangkan untuk rata-rata post test sebanyak 17.72 hal ini menunjukkan adanya peningkatan ketika pretest dan postest Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam kemampuan Passing Atas siswa yang mengikuti pembelajaran dengan PjBL dibandingkan dengan kelompok kontrol. Penerapan PjBL tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis siswa tetapi juga mendorong kolaborasi dan pemecahan masalah di antara mereka. Dengan demikian, model PjBL terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan passing atas siswa dalam permainan bola voli, serta memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan relevan.</p>Dwi UtamiSetiyawan SetiyawanTeguh SantosoBudi PrasojoCicik Sophia Budiman Theresia
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202242503020224Peningkatan Hasil Belajar Shooting Sepak Bola Melalui Pendekatan TaRL siswa SMK N 3 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7295
<p> </p> <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat ketercapaian belajar siswa kelas X teknik otomotif di SMK N 3 Semarang pada materi <em>shooting</em> sepak bola. Tujuan dari penelitian ini adalah peneliti ingin membantu siswa untuk meningkatkan hasil belajar <em>shooting</em> dalam sepak bola menggunakan pendekatan TaRL. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan selama 1 bulan. Pengambilan sampel menggunakan <em>purposive</em> sampling dengan Jumlah sampel pada penelitian ini berjumlah 33 siswa dari 99 siswa yang terbagi dalam 3 kelas. Hasil penelitian menyatakan sebelum hanya 36,36% atau hanya 12 siswa yang dinyatakan tuntas, Siklus 1 terdapat 21 siswa tuntas atau 63,63% sedangkan untuk hasil Siklus 2 terdapat peningkatan yang cukup signifikan setelah diberi perlakuan menggunakan pendekatan TaRL sebesar 84,85% siswa atau sebanyak 28 siswa dikatakan tuntas. Hasil uji T menunjukkan nilai T-Hitung 7,014 lebih besar dari T-Tabel 2,04. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan pendekatan belajar TaRL (<em>Teaching at the Right</em> Level) dapat membantu siswa kelas X teknik otomotif di SMK N 3 Semarang meningkatkan hasil belajar <em>shooting</em> sepak bola.</p>Darma PambagyoDani Slamet PratamaSetiyawanAshar Junaidi
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203472503020347Peningkatan Hasil Belajar Lompat Kangkang Senam Lantai Melalui Penerapan Media Pembelajaran Audio Visual Pada Peserta Didik Kelas XI SMA N 2 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7386
<p>Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar lompat kangkang materi senam lantai pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Semarang melalui penggunaan media pembelajaran audio visual pada peserta didik kelas XI XI SMA Negeri 2 Semarang. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XI SMA Negeri 2 Semarang yang berjumlah 35 siswa. Data penelitian ini adalah hasil belajar senam lantai lompat kangkang sebagai data psikomotor, afektif dan kognitif. Penelitian tindakan kelas pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Semarang dilaksanakan pada dua siklus yang setiap siklusnya terdiri dari empat tahapan yakni (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan dan pembahasan yang telah digunakan pada bab sebelumnya diperoleh kesimpulan bahwa penggunaan media audio visual sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar senam lantai lompat kangkang pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Semarang. Secara persentase ketuntasan hasil belajar senam lantai lompat kangkang pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Semarang setelah mengaplikasikan pembelajaran dengan variasi permainan untuk kategori tuntas sebesar 81% pada siklus I, kemudian pada siklus II meningkat menjadi 94% untuk materi belajar lompat kangkang senam lantai. </p>Kurniawan Bagas IndraHudha MaftukinZhannisa Utvi HindaWaskito Tutur Lukas
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-06-302025-06-303225030202232503020223Implementasi Pendekatan TGFU untuk Meningkatkan Keterampilan Dasar Passing dalam Permainan Bola Basket
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/6990
<div class="flex max-w-full flex-col grow"> <div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&]:mt-5" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="595ffee4-503d-4dd6-ade8-ff3c4f73ccce" data-message-model-slug="gpt-4o"> <div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[3px]"> <div class="markdown prose dark:prose-invert w-full break-words dark"> <p>Pendidikan jasmani bertujuan mengembangkan individu secara fisik, mental, dan sosial melalui aktivitas seperti berlari dan berolahraga. Penelitian ini menganalisis peningkatan keterampilan chest pass dalam bola basket melalui pendekatan bermain pada siswa kelas XI-D SMA Negeri 6 Semarang. Menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), hasil menunjukkan peningkatan ketuntasan belajar siswa dari 39% sebelum tindakan, menjadi 67% pada siklus pertama, dan terus meningkat pada siklus kedua. Pendekatan bermain terbukti efektif meningkatkan kemampuan chest pass siswa.</p> </div> </div> </div> </div>Ridwan AfifAgusWiyantoAnjar Tri Astutisetiyawan
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203522503020352Peningkatan Kemampuan Lompat Kangkang Melalui Model Pembelajaran TARL Pada Peserta Didik Kelas XI 4 SMA Negeri 2 Semarang Tahun Pelajaran 2024/2025
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7212
<p>Pendidikan Jasmani adalah bagian penting dalam pendidikan yang memberikan kesempatan bagi siswa untuk mempelajari berbagai hal penting. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan lompat kangkang peserta didik kelas XI-4 SMA Negeri 2 Semarang melalui penerapan model pembelajaran TARL (<em>Teaching at the Right Level</em>). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 35 siswa dengan kemampuan awal yang bervariasi, dari cukup hingga sangat rendah. Metode pengumpulan data meliputi observasi dan tes unjuk kerja. Penilaian didasarkan pada tiga aspek keterampilan: teknik gerakan, kekuatan, dan posisi tubuh. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam keterampilan lompat kangkang setelah diterapkannya model TARL. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 83,87 pada asesmen awal menjadi 85,61 pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 87,85 pada siklus II. Lebih dari 85% siswa mencapai skor di atas KKM (85) pada siklus II. Penerapan model TARL terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan lompat kangkang, membentuk pembelajaran aktif dan reflektif, serta mendorong partisipasi siswa dalam memahami dan memperbaiki gerakan secara mandiri dan kolaboratif. Dengan demikian, model TARL direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran pendidikan jasmani yang inovatif dan efektif.</p>Farijan HidayatullohOsa MalikiSetiyawanNarfangurohim
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203482503020348Upaya Peningkatan Keterampilan Passing Permainan Bola Voli Menggunakan Modifikasi Bola Spon Kelas X LK 1 SMK N 8 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7120
<p>Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan <em>passing </em>atas dan <em>passing </em>bawah permainan bola voli menggunakan modifikasi bola spon kelas X LK 1 SMK N 8 Semarang. Penelitian ini dilaksanakan dua siklus, dengan setiap siklus terdiri dari atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X LK 1 SMK N 8 Semarang. Model pembelajaran dalam penelitian ini menggunakan model PBL (<em>Problem Based Learning</em>). Hasil penelitian menunjukan bahwa upaya peningkatan keterampilan <em>passing </em>atas dan <em>passing </em>bawah permainan bola voli menggunakan modifikasi bola spon dapat meningkatkan keterampilan peserta didik dalam melakukan <em>passing </em>permainan boal voli. Proses pembelajaran pada siklus I menunjukan hasil nilai keterampilan tuntas 15 peserta didik atau 44%, tidak tuntas 21 peserta didik atau 56%. Sedangkan pada siklus II terjadi peningkatan hasil nilai ketuntasan keterampilan sebanyak 33 peserta didik atau 91%, tidak tuntas 3 peserta didik atau 9%. Dapat disimpulkan bahwa penelitian ini dapat meningkatkan hasil keterampilan teknik <em>passing </em>atas dan <em>passing </em>bawah permainan bola voli menggunakan modifikasi bola spon kelas X LK 1 SMK N 8 Semarang.</p>Wahyu Kridho PrayogoIbnu Fatkhu RoyanaDewi Trisnasari
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203442503020344Penerapan Teaching Game For Understanding untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Atletik Lari Estafet
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7235
<p>Pendidikan jasmani bertujuan mengembangkan kebugaran fisik, mental, dan sosial melalui aktivitas fisik. Penelitian ini menganalisis peningkatan keterampilan dasar lari estafet dengan pendekatan <em data-start="210" data-end="244">Teaching Games for Understanding</em> (TGfU) pada siswa kelas XI-B SMA Negeri 6 Semarang. Menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), data dikumpulkan melalui observasi dan tes keterampilan. Hasil menunjukkan bahwa TGfU efektif meningkatkan keterampilan lari estafet. Ketuntasan belajar meningkat dari 42% sebelum tindakan, menjadi 70% pada siklus pertama, dan 88% pada siklus kedua. Rata-rata nilai siswa juga naik dari 75 menjadi 85, mencerminkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan teknis</p>Hanif AkromiAgus WijayantoAnjar Tri Astuti
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203392503020339Optimalisasi Culturally Responsive Teaching (CRT) dengan Modifikasi Permainan Sepak Bola dalam Pembelajaran PJOK kelas XI-9 SMA Negeri 2 Semarang Tahun Ajaran 2024/2025
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7411
<p>Penelitian yang bertujuan untuk mengatasi permasalahan ketidakseimbangan jumlah peserta didik laki-laki dan perempuan, dimana banyak peserta didik perempuan. Fenomena dominasi peserta didik perempuan dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) kerapkali menghambat partisipasi aktif dan pengalaman belajar yang setara oleh seluruh peserta didik, termasuk dalam permainan tradisional yang menggunakan kekuatan fisik seperti sepak bola. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan siklus perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI-9 yang menunjukkan kesenjangan gender antara peserta didik perempuan dan laki-laki. Instrumen pengumpulan data berupa observasi partisipasi peserta didik dan dokumentasi pembelajaran. Analisis data dilakukan secara kualitatif deskriptif untuk menggambarkan partisipasi peserta didik. Hasil penelitian diharapkan peserta didik perempuan memiliki kontribusi aktif dalam proses pembelajaran dengan pendekatan <em>Culturally Responsive Teaching</em> (CRT) sehingga pembelajaran dapat terlaksana dengan maksimal yang dapat dirasakan oleh seluruh peserta didik. </p>Ainun Ni'amAryan Eka Prastya NugrahaOsa MalikiTomy Ruly Winarto
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2025-07-062025-07-0632UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI SENAM LANTAI GERAKAN KAYANG DENGAN PENDEKATAN TaRL PESERTA DIDIK KELAS XI TEK 2 SMK NEGERI 7 SEMARANG
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7263
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar senam lantai, khususnya gerakan kayang, melalui penerapan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) pada siswa kelas XI TEK 2 SMK Negeri 7 Semarang. Masalah yang ditemukan adalah rendahnya persentase ketuntasan belajar siswa pada materi kayang, yaitu hanya 28% yang tuntas pada tahap pra-siklus. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar dari siklus ke siklus. Pada siklus I, ketuntasan belajar meningkat menjadi 50%, dan pada siklus II mencapai 89%. Temuan ini membuktikan bahwa pendekatan TaRL dapat meningkatkan pemahaman siswa dalam melakukan gerakan kayang dengan benar dan efektif. Selain itu, pendekatan ini juga mendorong siswa untuk belajar sesuai dengan tingkat kemampuan serta meningkatkan partisipasi aktif dan kerja sama antar siswa selama proses pembelajaran berlangsung.</p>Muhammad Iqbal Tawakal Iqbalsri sunekiKhusnul HadiBambang Ratno
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030202562503020256Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Lompat Jauh Gaya Jongkok Dengan Pendekatan Permainan Lompat Tali Pada Siswa Kelas VII D SMPN 37 Semarang Tahun Pelajaran 2024/2025
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/6972
<article class="text-token-text-primary w-full" dir="auto" data-testid="conversation-turn-6" data-scroll-anchor="true"> <div class="text-base my-auto mx-auto py-5 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @[37rem]:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @[72rem]:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)"> <div class="[--thread-content-max-width:32rem] @[34rem]:[--thread-content-max-width:40rem] @[64rem]:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto flex max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 text-base gap-4 md:gap-5 lg:gap-6 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden" tabindex="-1"> <div class="group/conversation-turn relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn"> <div class="relative flex-col gap-1 md:gap-3"> <div class="flex max-w-full flex-col grow"> <div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&]:mt-5" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="b64e4e12-d6c3-4eb2-8da2-f476171c9b84" data-message-model-slug="gpt-4o"> <div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[3px]"> <div class="markdown prose dark:prose-invert w-full break-words dark"> <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam materi lompat jauh gaya jongkok melalui pendekatan permainan lompat tali. Latar belakang dari penelitian ini adalah rendahnya pemahaman siswa terhadap teknik dasar lompat jauh dan kurangnya motivasi dalam mengikuti pembelajaran. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII D SMPN 37 Semarang yang berjumlah 32 siswa. Penelitian dilakukan dalam dua siklus melalui pendekatan tindakan kelas yang mencakup tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan tes keterampilan. Hasil menunjukkan bahwa pendekatan permainan lompat tali dapat meningkatkan pencapaian siswa secara signifikan. Persentase siswa yang mencapai KKM meningkat dari 65,63% pada pre-test menjadi 75% pada siklus 1 dan 93,75% pada post-test. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan yang menyenangkan dan melibatkan aktivitas fisik mampu meningkatkan kemampuan motorik serta motivasi belajar siswa dalam pembelajaran lompat jauh.</p> </div> </div> </div> </div> </div> </div> </div> </div> </article>Arizal Dani GustiraDani Slamet PratamaFajar Ari Widiyatmoko
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030202992503020299Meningkatkan Hasil Belajar Senam Lantai Guling Belakang Kelas X TE 5 SMK Negeri 7 Semarang Melalui Latihan Berpasangan
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7051
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan psikomotor peserta didik dalam melakukan gerakan guling belakang pada materi senam lantai melalui metode latihan berpasangan. Subjek penelitian adalah siswa kelas X TE 5 SMK Negeri 7 Semarang yang berjumlah 36 siswa, yaitu 16 siswa perempuan dan 20 siswa laki-laki. Sumber data untuk hasil belajar adalah evaluasi yang dilakukan pada akhir setiap siklus pembelajaran. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes praktik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa melalui metode latihan berpasangan, dari ketuntasan awal dalam pra-siklus 50%, meningkat menjadi 78% pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 92% pada siklus II. Metode latihan berpasangan terbukti efektif dan berhasil meningkatkan keterampilan guling belakang siswa kelas X TE 5 SMK N 7 Semarang.</p>Putri AnggunSri SunekiHusnul HadiBambang Ratno
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030202572503020257UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PSIKOMOTORIK MATERI ROLL DEPAN DENGAN PENDEKATAN TaRL DI KELAS VIII SMPN 2 SEMARANG
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7161
<p><strong> </strong></p> <p>Penelitian ini didasari dari siswa saat melakukan gerakan roll depan masih kurang maksimal sehingga dalam prakteknya siswa masih kesulitan dan belum menguasai teknik tersebut dengan baik. Selain itu dalam pembelajarannya masih ditemukan adanya siswa yang belum mengoptimalkan waktu pembelajaranya sebaik mungkin dengan banyak tidak memperhatikan guru dan cenderung bosan. Dalam penelitian ini peneliti mempunyai tujuan untuk meningkatkan hasil belajar aktivitas senam lantai materi roll depan dengan pendekatan pembelajaran TaRL. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang berlangsung dalam 2 siklus dengan 2 pertemuan. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas VIII SMPN 2 Semarang yang berjumlah 33 siswa. Teknik pengumpulan data dengan observasi pembelajaran dan keterampilan. Pada siklus I presentase siswa mencapai 54,5% yang tuntas KKM dan 45,4% yang belum tuntas KKM. Pada siklus II terjadi peningkatan yang masuk kedalam kategori tuntas memenuhi KKM sebanyak 27 siswa atau 84,9% dan 5 siswa atau 15,1%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan pendekatan pembelajaran TaRL dalam pembelajaran aktivitas senam lantai materi roll depan pada siswa kelas VIII SMPN 2 Semarang dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.</p>Unggul Kartiko Wibowo UnggulSri SunekiPandu KresnapatiJuwahir
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030202592503020259Penggunaan Vidio Pembelajaran PJOK Untuk Meningkatkan Pengetahuan Gerak Materi Senam Lantai Pada Siswa Kelas VIIF SMP Negeri 30 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7037
<p>PTK) dengan subjek penelitian siswa kelas VIIF SMP Negeri 30 Semarang. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, kuisioner, tes tertulis, dan dokumentasi.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman gerak siswa. Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 11,5% pada pra-siklus menjadi 26,9% pada siklus I, dan mencapai 88,5% pada siklus II. Peningkatan ini menunjukkan bahwa video pembelajaran yang bersifat audiovisual efektif dalam memvisualisasikan teknik gerakan dengan lebih jelas, interaktif, dan dapat diulang. Siswa menjadi lebih aktif dalam diskusi, lebih terlibat dalam praktik gerakan, dan mampu belajar secara mandiri di luar kelas.</p> <p>Media YouTube sebagai sumber belajar terbukti memberikan fleksibilitas bagi siswa untuk mengakses materi kapan saja dan di mana saja, serta mendukung pembelajaran yang sesuai dengan gaya belajar masing-masing individu. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi teknologi, khususnya video pembelajaran melalui media sosial, dapat menjadi solusi inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PJOK, terutama untuk materi yang bersifat psikomotorik seperti senam lantai.</p> <p> </p>Ahdani Faqih Mursyidin FaqihBuyung KusumawardhanaNoviana Dini RahmawatiBowo Dwi Riyanto4
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030202602503020260Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Passing Bawah Peserta Didik SMAN 08 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7068
<p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan passing bawah siswa kelas XI-7 SMAN 08 Semarang menggunakan model pembelajaran discovery learning. Penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas (PTK), dilaksanakan dalam dua siklus yang dimana setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI-7 yang berjumlah 34 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi dan refleksi. Hasil penelitian ini dalam kategori tuntas adalah sebanyak 22 siswa dengan persentase 64,7 % di siklus I dan kemudian kategori tuntas 34 siswa dengan persentase 100% di siklus II. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan keterampilan passing bawah peserta didil SMAN 08 Semarang khususnya dikelas XI-7 tahun ajaran 2024.</p>Aqidatul IzzahNoviana Dini Rahmawati Donny Anhar FahmiSumantri
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030202612503020261 Upaya Meningkatkan Keterampilan Service Bawah Bola Voli Dengan Pendekatan TaRL Pada Siswa Kelas X UPT A SMK Negeri 1 Bawen
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7075
<p>Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pembelajaran <em>service</em> bawah bola voli menggunakan Pendekatan TaRL Pada Siswa Kelas X UPT A SMK Negeri 1 Bawen Semarang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 35 siswa kelas X UPT A. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data adalah lembar penilaian <em>service</em> bawah, lembar observasi untuk siswa dan lembar observasi untuk guru. Berdasarkan hasil observasi, pembahasan dan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran <em>service</em> bawah melalui pendekatan <em>Teaching at The Right Level</em> (TaRL) pada siswa kelas X UPT A SMK Negeri 1 Bawen selama 2 siklus dapat meningkatkan keterampilan belajar siswa. Hal ini dapat dibuktikan hasil belajar siswa dari 35 siswa pada kondisi awal jumlah siswa yang mampu melakukan aspek penilain <em>service</em> bawah hanya 7 siswa<strong>, </strong>dan pada siklus I meningkat menjadi 13 siswa, kemudian pada siklus II, meningkat menjadi 28 siswa yang mampu melakukan aspek penilain <em>service</em> bawah dengan benar. Sehingga ketuntasan dalam kelas tersebut sudah lebih dari 80% siswa yang tuntas belajar.</p>Farid AfriyantoJoko SiswantoYulia RatimiasihBagus Ginanjar Mahardika
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030202922503020292Implementasi Modifikasi Alat Melalui Pendekatan TaRL & Pendekatan TGFU Terhadap Peningkatan Keterampilan Tolak Peluru Siswa
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7173
<p>Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan tolak peluru siswa kelas VIII C SMP Negeri 37 Semarang Tahun Pelajaran 2024/2025 melalui implementasi modifikasi alat dengan pendekatan <em>Teaching at the Right Level</em> (TaRL) dan <em>Teaching Games for Understanding</em> (TGFU). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Siklus I menerapkan modifikasi alat melalui pendekatan TaRL, sedangkan siklus II menggunakan pendekatan TGFU. Data dikumpulkan melalui observasi, tes keterampilan tolak peluru, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan secara signifikan. Pada kondisi prasiklus, rata-rata nilai siswa sebesar 66,40 dengan 15 siswa (45%) belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP). Setelah tindakan pada siklus I, rata-rata nilai meningkat menjadi 75,92 dengan 7 siswa (21%) belum belum memenuhi KKTP. Pada siklus II, seluruh siswa (100%) memenuhi KKTP dengan rata-rata nilai 82,68. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi modifikasi alat dengan pendekatan TaRL dan TGFU dapat meningkatkan keterampilan tolak peluru siswa secara bertahap dan efektif, dengan pendekatan TGFU pada siklus II terbukti lebih optimal. </p>Farhan Rifdatul Hilmy FarhanFajar Ari WidiyatmokoNoviana Dini RahmawatiSuprapti
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030202632503020263Meningkatkan Hasil Belajar Servis Atas Bola Voli Menggunakan Variasi Pembelajaran Pada Siswa Sman 8 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7104
<p>Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan meningkatkan hasil belajar teknik servis atas bola voli melalui variasi pembelajaran pada siswa kelas X SMA Negeri 8 Semarang. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan siswa dalam melakukan servis atas, yang disebabkan oleh metode pembelajaran yang monoton dan kurangnya partisipasi aktif siswa. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan pendekatan kualitatif, melibatkan 32 siswa kelas X 6. Setiap siklus terdiri dari observasi, tes, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, tes praktik, dan refleksi hasil pembelajaran, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam hasil belajar setelah penerapan variasi pembelajaran, khususnya penggunaan garis batas servis dengan cone sebagai media bantu. Pada akhir siklus kedua, 30 siswa (85%) mencapai ketuntasan belajar, meningkat dari hanya 12 siswa (25%) sebelum tindakan. Penerapan variasi metode terbukti mampu meningkatkan minat, keterlibatan aktif, dan pencapaian belajar siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi efektif dalam meningkatkan hasil belajar servis atas bola voli, dan merekomendasikan guru pendidikan jasmani untuk menerapkan pendekatan serupa guna meningkatkan kualitas pembelajaran.</p>Imtias Alma Dicky PutriNoviana Dini RahmawatiDonny Anhar FahmiSuindriyo
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030202642503020264Keefektifan Model Pembelajaran Pbl Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Kesehatan Sekolah Di Smp Negeri 37 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7017
<p>Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIIIB SMPN 37 Semarang tahun ajaran 2024/2025 pada materi pendidikan kesehatan sekolah (pergaulan bebas) melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes (pretest dan posttest), observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada hasil belajar: siswa yang memenuhi KKTP meningkat dari 6,06% (prasiklus) menjadi 27,27% (siklus I), dan 90,90% (siklus II). Rata-rata nilai siswa juga meningkat dari 46,30 (awal) menjadi 61,27 (siklus I), dan 80,06 (siklus II). Partisipasi dan keaktifan siswa dalam pembelajaran turut meningkat. Penerapan PBL terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap bahaya pergaulan bebas serta mendorong keterlibatan aktif dalam pembelajaran PJOK. Penelitian ini merekomendasikan model PBL sebagai metode pembelajaran interaktif dan kontekstual untuk materi sosial dan kesehatan remaja.</p>Mohamad Alif FahmiSupraptiFajar Ari WidiyatmokoNoviana Dini Rahmawati
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030202652503020265Penerapan Modifikasi Pembelajaran Menggunakan Ikat Pinggang Dengan Model Problem Based Learning Terhadap Peningkatan Kemampuan Passing Bawah Pada Pembelajaran Bola Voli Kelas X Sma N 8 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7149
<p><strong><em> </em></strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar permainan bola voli, khususnya gerakan <em>passing</em> bawah bola voli, melalui Penerapan pembelajaran menggunakan ikat pinggang dengan model Problem Based Learning terhadap peningkatan kemampuan passing bawah pada pembelajaran bola voli kelas X SMA N 8 Semarang tahun pelajaran 2025. Masalah yang ditemukan adalah rendahnya persentase ketuntasan belajar siswa pada materi <em>passing</em> bawah bola voli, yaitu hanya 14 peserta didik (39%) yang tuntas pada tahap pra-siklus. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar dari siklus ke siklus. Pada siklus I, ketuntasan belajar meningkat menjadi 50%, dan pada siklus II mencapai 88,89%. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan modifikasi pembelajaran dengan model <em>Problem Based Learning</em> pada pembelajaran bola voli dapat meningkatkan pemahaman siswa dalam melakukan gerakan <em>passing</em> bawah bola voli dengan benar dan efektif.</p>Muhammad YanuarKhilmanNoviana diniDonny Anhar FahmiSuindriyo
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030202662503020266Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Materi Senam Lantai Gerakan Guling Depan Dengan Pendekatan Permainan Bola Bergerak Pada Peserta Didik Kelas X-6 SMA Negeri 8 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7035
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar senam lantai, khususnya gerakan Guling depan, melalui penerapan pendekatan Teaching at the Right Level (Permainan) pada siswa kelas X-6 SMA Negeri 8 Semarang. Masalah yang ditemukan adalah rendahnya persentase ketuntasan belajar siswa pada materi Guling depan, yaitu hanya 28% yang tuntas pada tahap pra-siklus. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar dari siklus ke siklus. Pada siklus I, ketuntasan belajar meningkat menjadi 50%, dan pada siklus II mencapai 89%. Temuan ini membuktikan bahwa pendekatan Permainan dapat meningkatkan pemahaman siswa dalam melakukan gerakan Guling depan dengan benar dan efektif. Selain itu, pendekatan ini juga mendorong siswa untuk belajar sesuai dengan tingkat kemampuan serta meningkatkan partisipasi aktif dan kerja sama antar siswa selama proses pembelajaran berlangsung.</p>Reza Zul Hanif RezaNoviana DiniDonny Anhar FahmiSuindriyo
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030202672503020267Meningkatan Keterampilan Passing Atas Bola Voli Melalui Pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) pada Siswa Kelas X.2 SMA NEGERI 8 SEMARANG
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7076
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran <em>passing </em>atas bola voli menggunakan Pendekatan TaRL Pada Siswa Kelas X.2 SMA Negeri 8 Semarang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 35 siswa kelas X.2. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data adalah lembar penilaian <em>passing</em> atas, lembar observasi untuk siswa dan lembar observasi untuk guru. Berdasarkan hasil observasi, pembahasan dan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran <em>passing</em> atas melalui pendekatan <em>Teaching at The Right Level</em> (TaRL) pada siswa kelas X.2 SMA Negeri 8 Semarang selama 2 siklus dapat meningkatkan keterampilan belajar siswa. Hal ini dapat dibuktikan hasil belajar siswa dari 35 siswa pada kondisi awal jumlah siswa yang mampu melakukan aspek penilain <em>passing</em> atas hanya 6 siswa<strong>, </strong>dan pada siklus I meningkat menjadi 14 siswa, kemudian pada siklus II, meningkat menjadi 28 siswa yang mampu melakukan aspek penilain <em>passing</em> atas dengan benar. Sehingga ketuntasan dalam kelas tersebut sudah lebih dari 74% siswa yang tuntas belajar.</p>Yunan Dian PriasmaraNoviana Dini RahmawatiDonny Anhar FahmiSuindriyo
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030202692503020269Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas 7g Smpn 30 Semarang Pada Materi Senam Lantai Melalui Cooperative Learning Berbasis Games
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7157
<p>Pendidikan yang berkualitas dan efektif adalah tujuan utama setiap sistem pendidikan. Pembelajaran PJOK di SMP Negeri 30 Semarang masih monoton dan siswa kurang antusias saat mengikuti pembelajaran PJOK. Senam lantai salah satu materi yang kurang diminati saat pembelajaran. Dalam konteks ini, penggunaan <em>cooperative learning</em> (pembelajaran kooperatif) dan pendekatan berbasis <em>games</em> (permainan).</p> <p>Subjek penelitian ini adalah 7G SMP Negeri 30 Semarang. Variabel penelitian ini hasil belajar dan motivasi siswa melalui <em>cooperative learning </em>berbasis<em> games</em>. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang meliputi dua siklus. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik kuantitatif dan teknik kualitatif.</p> <p>Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui bahwa hasil belajar dan motivasi siswa materi senam lantai melalui <em>cooperative learninig</em> berbasis <em>games</em> terbukti mengalami peningkatan. Hasil tes pada siklus I diperoleh hasil rata-rata sebesar 72,5 pada siklus II nilai rata-rata kelas sebesar 84,3. Hal ini menunjukkan peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 11,8 atau 16,2% dari siklus I.</p> <p>Hasil belajar dan motivasi siswa materi senam lantai melalui <em>cooperative learninig </em>berbasis<em> games</em> terbukti mengalami peningkatan. Adanya perubahan perilaku siswa kelas 7G SMP Negeri 30 Semarang. Siswa menunjukkan positif dalam pembelajaran setelah melakukan pembelajaran senam lantai melalui <em>cooperative learning</em> berbasis <em>games</em>.</p>Aji PamungkasDonny Anhar FahmiBuyung KusumawardhanaBowo Dwi Riyanto
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030202702503020270Penerapan Pendekatan Teaching At The Right Level (Tarl) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Passing Bawah Bola Voli Pada Siswa Xi.8 Sma N 11 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7039
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar teknik dasar passing bawah dalam permainan bola voli melalui penerapan pendekatan <em>Teaching at the Right Level</em>persentase Model Tindakan (TaRL) pada siswa kelas XI.8 SMA Negeri 11 Semarang. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya persentase ketuntasan siswa pada tahap pra-siklus, yaitu hanya 28% dari total siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes keterampilan passing bawah yang mencakup aspek sikap awal, teknik perkenaan bola, dan gerakan lanjutan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada ketuntasan belajar siswa, yakni meningkat dari 28% pada pra-siklus menjadi 50% pada siklus I, dan mencapai 89% pada siklus II. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas pendekatan TaRL dalam membantu siswa memahami teknik gerak passing bawah sesuai dengan tingkat kemampuan. Selain itu, pendekatan ini mendorong pembelajaran yang lebih partisipatif dan kolaboratif, serta membantu guru mengelola kelas secara lebih inovatif dan fokus. Dengan demikian, pendekatan TaRL terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan dalam pembelajaran pendidikan jasmani, khususnya pada teknik dasar passing bawah bola voli.</p>Arista Khoirunnisa AristaDonny Anhar FahmiDanang Aji SetyawanHeri Siswanto
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030202712503020271Peningkatan Keterampilan Tolak Peluru Gaya Ortodoks Melalui Pendekatan Berdiferu ensiasi dan Pendekatan Permainan Dengan Menggunakn Modifikasi Alat Pada Siswa Kelas VIII E Semester 2 SMPN 37 Semarang Tahun Pelajaran 2024/2025
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7167
<p>Ketik Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan tolak peluru gaya ortodoks pada siswa kelas VIII E SMP Negeri 37 Semarang melalui pendekatan berdiferensiasi dan pendekatan permainan dengan menggunakan modifikasi alat. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya pemahaman dan prestasi siswa dalam materi tolak peluru, yang disebabkan oleh kurangnya motivasi, metode pembelajaran yang kurang ariative, dan sarana prasarana yang terbatas. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan tolak peluru siswa. Pada pra-siklus, hanya 46,875% siswa yang mencapai kriteria ketuntasan (KKTP), dengan rata- rata nilai 61,46. Setelah penerapan pendekatan berdiferensiasi dan modifikasi alat pada siklus I, persentase siswa yang mencapai KKTP meningkat menjadi 93,75% dengan rata-rata nilai 75,51. Pada siklus II, dengan pendekatan permainan dan modifikasi alat yang lebih interaktif, seluruh siswa (100%) mencapai KKTP dengan rata-rata nilai 82,39. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pendekatan berdiferensiasi dan permainan dengan modifikasi alat efektif dalam meningkatkan keterampilan tolak peluru gaya ortodoks. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi guru Pendidikan Jasmani dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan, serta dapat dijadikan referensi untuk penelitian serupa di masa mendatang.</p>Dhaniel Erlangga Dhanielsuprapti praptiFajar Ari WidiyantoDonny Anhar Fahmi
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030202722503020272Peningkatan Peningkatan Keterampilan Tolak Peluru Gaya Menyamping Menggunakan Metode Drill Dan Modifikasi Alat Pada Siswa Kelas Viii A Smpn 37 Semarang Semester 2 Tahun Pelajaran 2024/2025
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7176
<p>Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan tolak peluru gaya menyamping pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 37 Semarang tahun pelajaran 2024/2025 melalui metode drill yang dipadukan dengan permainan dan alat modifikasi. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 32 siswa (16 laki-laki dan 16 perempuan). Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi, dokumentasi, dan tes keterampilan tolak peluru. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keterampilan secara signifikan. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 53,35 pada pra siklus menjadi 76,14 di siklus I dan 82,57 di siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga meningkat dari 78,12% menjadi 87% di siklus I dan mencapai 100% di siklus II. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan metode drill melalui permainan dan alat modifikasi efektif dalam meningkatkan keterampilan tolak peluru gaya menyamping siswa.</p>Fikriady Yudhistira FikriadyDonny Anhar FahmiFajar Ari Widiyanto
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030202732503020273Modifikasi Permainan Sebagai Upaya Meningkatkan Keterampilan Lari Jarak Pendek Pada Siswa Kelas Viia Smpn 2 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7085
<p><strong><em> </em></strong></p> <p>Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui apakah pendekatan modifikasi permainan dapat meningkatkan keterampilan lari jarak pendek siswa kelas VII A SMPN 2 Semarang. Penelitian dilakukan di SMPN 2 Semarang dan menggunakan kelas VII A sebagai kelas eksperimen. Terdapat beberapa fase penelitian yaitu, fase pertama pra-siklus yang bertujuan untuk memperoleh data awal kemampuan siswa, kemudian siklus 1 yang didalamnya terdapat perlakuan menggunakan pendekatan modifikasi permainan dan pengambilan data kembali, dan fase terakhir siklus 2 yang juga terdapat perlakuan dengan pendekatan pembelajaran modifikasi permainan serta pengambilan data akhir. Data yang diperoleh dari ketiga fase penelitian kemudian diolah menggunakan bantuan perangkat lunak IBM SPSS dan Microsoft excel dilakukan uji statistik deskriptif untuk mengetahui rata-rata kelas pada tiap siklus, dan uji t berpasangan, untuk mengetahui perkembangan rata-rata kelas tiap siklus dan persentase ketuntasan siswa. Pada siklus 1 terdapat perkembangan yang signifikan dari hasil keterampilan lari jarak pendek siswa dengan persentase sebesar 63% dan pada siklus 2 terdapat peningkatan persentase ketuntasan kelas yang signifikan dengan hasil sebesar 84%. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian adalah bahwa pendekatan modifikasi permainan dapat meningkatkan hasil belajar keterampilan lari jarak pendek siswa kelas VII A SMPN 2 Semarang secara signifikan.</p>Achmad SururudinHusnul HadiPandu KresnapatiRinto Hartadi
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030202792503020279Peningkatan Hasil Pembelajaran Sepak Bola Menggunakan Pendekatan Teaching At The Right Level (TARL)
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7186
<p>Pendidikan jasmani merupakan bagian integral dari pendidikan yang berfungsi untuk mengembangkan aspek kebugaran jasmani, keterampilan motorik, sikap sosial, dan karakter siswa. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan pendekatan TaRL terhadap peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran sepak bola di SMK Negeri 3 Semarang. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini akan dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari empat tahapan di atas, dengan harapan bahwa hasil belajar siswa akan meningkat secara bertahap setelah tindakan diterapkan. 1. Kondisi Awal Sebelum tindakan diberikan, dilakukan tes awal. Dari hasil tes awal terhadap 30 siswa: • Rata-rata nilai: 62,3 • Siswa yang tuntas (nilai ≥ 75): 10 siswa (33,3%) • Siswa yang belum tuntas: 20 siswa (66,7%). Hasil Tes Siklus I: • Rata-rata nilai: 72,4 • Siswa yang tuntas: 18 siswa (60%) • Siswa yang belum tuntas: 12 siswa (40%) Kesimpulan sementara: Terjadi peningkatan hasil belajar, namun belum mencapai indikator keberhasilan (≥ 85% siswa tuntas). Hasil Tes Siklus II: • Rata-rata nilai: 81,7 • Siswa yang tuntas: 26 siswa (86,7%) • Siswa yang belum tuntas: 4 siswa (13,3%). Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan performa baik dari segi teknik dasar sepak bola maupun dari aspek kerja sama tim dan motivasi belajar siswa.</p>Khusnul AnwarDias AndriasDani SlametSutarno
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203312503020331 Upaya Meningkatkan Keterampilan Passing Bawah Bola Voli Dengan Menggunakan Pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) Pada Siswa Kelas XI ATU A SMK Negeri 1 Bawen
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7031
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran <em>passing </em>bawah bola voli menggunakan Pendekatan TaRL Pada Siswa Kelas XI ATU A SMK Negeri 1 Bawen Semarang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 35 siswa kelas XI ATU A. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data adalah lembar penilaian passing bawah, lembar observasi untuk siswa dan lembar observasi untuk guru. Berdasarkan hasil observasi, pembahasan dan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran passing bawah melalui pendekatan <em>Teaching at The Right Level</em> (TaRL) pada siswa kelas XI ATU A SMK Negeri 1 Bawen selama 2 siklus dapat meningkatkan keterampilan belajar siswa. Hal ini dapat dibuktikan hasil belajar siswa dari 35 siswa pada kondisi awal jumlah siswa yang mampu melakukan aspek penilain passing bawah hanya 7 siswa, dan pada siklus I meningkat menjadi 22 siswa, kemudian pada siklus II, meningkat menjadi 26 siswa yang mampu melakukan aspek penilain passing bawah dengan benar. Sehingga ketuntasan dalam kelas tersebut sudah lebih dari 74% siswa yang tuntas belajar.</p>muhamad azwanDonny Anhar FahmiYulia RatimiasihBagus Ginanjar Mahardhika
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030202752503020275Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Keterampilan Tolak Peluru melalui Model Pembelajaran PjBL pada Kelas X2 SMA Negeri 8 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7004
<p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar ketrampilan tolakan pada cabang olahraga atletik tolak peluru menggunakan media modifikasi alat di SMA N 8 Semarang dengan menggunakan jenis penelitian tindakan kelas PTK. Penelitian ini berfokus pada upaya untuk mengubah kondisi nyata yang ada sekarang kearah yang diharapkan. Intrumen yang digunakan yaitu rubrik penilaian pada aspek keterampilan atau psikomotor dan penilaian sikap siswa atau afektif. Subjek penelitian ini berjumlah 34 peserta didik yang berasal dari kelas X2 SMA Negeri 8 Semarang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes tolak peluru. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar pada peserta didik kelas X2 SMA Negeri 8 Semarang dalam materi Tolak Peluru dengan memodifikasi alat dengan menggunakan bola pasir sangat membantu dalam pembelajaranya. Berdasarkan analisis data yang diperoleh bahwa peningkatan hasil belajar berdasarkan Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran peserta didik sangat signifikan yaitu yang semula 26% menjadi 82%, sehingga tidak perlu adanya Tindakan lanjut pada siklus selanjutnya.</p>Alfian Fandi Yunanto FandiDonny Anhar FahmiSuindriyo
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203262503020326Meningkatkan Kemampuan Guling Depan Senam Lantai Menggunakan Pendekatan TaRL pada Siswa Kelas X TE 4 SMK Negeri 7 Semarang, Kota Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7291
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan senam guling depan siswa kelas X melalui pendekatan <em>Teaching at the Right Level </em>(TaRL). Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Subjek penelitian adalah 36 siswa kelas X. Data dikumpulkan melalui tes praktik senam guling depan pada pre test dan post test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai dari 84 pada pre test menjadi 88 pada post test. Pendekatan TaRL terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa secara signifikan, khususnya karena pendekatan ini memungkinkan pembelajaran yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan masing-masing siswa. Hasil penelitian ini dapat menjadi rujukan dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran pendidikan jasmani.</p> <p> </p>Roedhit Inggil MahetsaIntan IndiatiHusnul HadiBambang Ratno
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203242503020324Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Lompat Jauh Melalui Pendekatan Bermain Lompat Kotak Kardus Pada Siswa Kelas Vii G Smp Negeri 37 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7053
<p>Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar lompat jauh melalui pendekatan bermain lompat kotak kardus pada siswa kelas VII G SMP Negeri 37 Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus, dengan langkah masing-masing siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan refleksi. Metode pengambilan data menggunakan tes dan observasi. Instrumen pengambilan data menggunakan lembar tes keterampilan gerak dasar lompat jauh dan lembar observasi. Analisis data menggunakan presentase ketuntasan individu dan klasikal. Hasil penelitian menunjukkan ketuntasan belajar belajar siswa melebihi KKM yang telah ditetapkan sekolah yaitu 75 mengalami peningkatan, ditandai dengan peningkatan nilai rata-rata siswa. Nilai pra-siklus sebesar 74,48 dengan presentase ketuntasan sebesar 53,12%. Mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata siswa pada siklus I yaitu sebesar 79,02 dan presentase ketuntasan sebesar 68,75%. Kemudian setelah melanjutkan ke suklus II nilai rata-rata lompat jauh siswa mengalami peningkatan sebesar 83,59 dengan presentase ketuntasan 87,50%. Simpulan penilitian ini yaitu bahwa pendekatan bermain lompat kotak kardus dapat meningkatan hasil belajar lompat jauh siswa kelas VII G SMP Negeri 37 Semarang secara signifikan.</p>Syahrir Nurrochim NurrochimJoko SiswantoFajar Ari WidiyatmokoSriyani
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030202962503020296Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Materi Senam Lantai Gerakan Meroda Dengan Pendekatan TaRL Peserta Didik Kelas VIII H SMP Negeri 2 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7125
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar senam lantai, khususnya gerakan Meroda, melalui penerapan pendekatan <em>Teaching at the Right Level </em>(TaRL) pada siswa kelas VIII H SMP Negeri 2 Semarang. Masalah yang ditemukan adalah rendahnya persentase ketuntasan belajar siswa pada materi Meroda, yaitu hanya 28% yang tuntas pada tahap pra-siklus. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar dari siklus ke siklus. Pada siklus I, ketuntasan belajar meningkat menjadi 50%, dan pada siklus II mencapai 89%. Temuan ini membuktikan bahwa pendekatan TaRL dapat meningkatkan pemahaman siswa dalam melakukan gerakan Meroda dengan benar dan efektif. Selain itu, pendekatan ini juga mendorong siswa untuk belajar sesuai denga tingkat kemampuan serta meningkatkan partisipasi aktif dan kerja sama antar siswa selama proses pembelajaran berlangsung.</p>Thoha Mushtofa Shubhi ThohaPandu KresnapatiJuwahirDonny Anhar Fahmi
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030202782503020278Penggunaan Alat Bantu Karet Untuk Meningkatkan Kemampuan Gerak Meroda pada Siswa Kelas VIIIC SMP Negeri 2 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/6988
<p>Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan gerak meroda pada siswa kelas VIIIC SMP Negeri 2 Semarang melalui penggunaan alat bantu karet. Hasil observasi pada tahap pra siklus menunjukkan bahwa dari 34 siswa, hanya 23 siswa (68%) yang mencapai ketuntasan dengan nilai rata-rata 7,8, nilai tertinggi 10, dan nilai terendah 6, sedangkan 11 siswa (32%) belum mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM). Rendahnya tingkat ketuntasan ini menunjukkan perlunya strategi pembelajaran yang lebih efektif. Intervensi dilakukan pada Siklus I dengan menggunakan alat karet. Hasilnya, terjadi peningkatan ketuntasan menjadi 85% (29 siswa) dengan nilai rata-rata 8,4. Meskipun demikian, masih terdapat 5 siswa (15%) yang belum tuntas. Pada Siklus II, pembelajaran disempurnakan dengan pendekatan yang lebih sistematis dan individual. Hasilnya menunjukkan seluruh siswa (100%) mencapai ketuntasan dengan nilai rata-rata meningkat menjadi 8,8, nilai tertinggi tetap 10, dan nilai terendah naik menjadi 7. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan alat bantu karet secara efektif mampu meningkatkan kemampuan gerak meroda siswa. Penelitian dihentikan pada Siklus II karena seluruh indikator keberhasilan telah tercapai.</p>Susanti dwi Umi ElfiahNoviana DiniPandu KresnapatiJuwahir
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030202682503020268Pengaruh Penggunaan Alat Bantu Bom Bola terhadap Peningkatan Pembelajaran Tolak Peluru di SMKN 8 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7030
<p>Penelitian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta didik dalam pembelajaran tolak peluru di kelas X LK 2 SMKN 8 Semarang. Permasalahan utama yaitu keterbatasan sarana dan rasa takut siswa menggunakan peluru standar. Inovasi penggunaan bom bola, alat bantu dari kertas yang aman dan ringan, digunakan untuk menciptakan suasana belajar yang menarik dan nyaman. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus PTK. Siklus I menunjukkan peningkatan awal sebesar 18%, sementara pada Siklus II terjadi peningkatan total hingga 32% dari kondisi awal. Data diperoleh melalui observasi, evaluasi teknik dasar, dan umpan balik siswa. Hasil menunjukkan bahwa bom bola meningkatkan partisipasi, pemahaman konsep, serta keterampilan motorik siswa. Kesimpulannya, bom bola efektif sebagai alat bantu modifikasi dalam pembelajaran PJOK yang adaptif, menyenangkan, dan kontekstual.</p>rafikanurratri rafika nurratriTubagus HerlambangDani Eko Prasetyo
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203322503020332Implementasi Permainan Bentengan Pada Pembelajaran Atletik Dalam Meningkatkan Interaksi Sosial dan Keterampilan Tim
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7354
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran atletik menggunakan permainan bentengan Pada Siswa Kelas X PS 2 SMK Negeri 8 Semarang . Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 36 siswa kelas X PS 2 SMK Negeri 8 Semarang. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data adalah lembar angket interaksi sosial dan keterampilan tim. Berdasarkan hasil observasi, pembahasan dan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran atletik melalui permainan bentengan pada siswa kelas X PS 2 SMK Negeri 8 Semarang selama 2 siklus dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Hal ini dapat dibuktikan hasil angket siswa kelas X PS 2 SMK Negeri 8 Semarang dapat dilihat selama pra siklus dan siklus I. Diperoleh peningkatan rata-rata persentase untuk interaksi sosial dari 53% menjadi 79% dan keterampilan tim dari rata-rata persentase 55% menjadi 80%.</p>Florencia Amanda Putri BuanaDani Slamet PratamaTubagus HerlambangDewi Trisnasari
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203012503020301Peningkatan Hasil Belajar Passing Permainan Sepak Bola Melalui Pendekatan TaRL Dalam Pembelajaran PJOK
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7071
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada keterampilan passing dalam permainan sepak bola. Salah satu faktor penyebabnya adalah pendekatan pembelajaran yang belum sepenuhnya mempertimbangkan perbedaan tingkat kemampuan kognitif dan keterampilan awal peserta didik. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar passing melalui penerapan pendekatan <em>Teaching at the Right Level</em> (TaRL), yaitu pendekatan yang mengelompokkan siswa berdasarkan tingkat kemampuan mereka guna memberikan pembelajaran yang lebih terarah, terfokus, dan sesuai kebutuhan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus di kelas X TE 2 SMK Negeri 3 Semarang dengan jumlah peserta didik sebanyak 32 siswa. Evaluasi dilakukan pada aspek kognitif dan psikomotor. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kedua aspek. Pada aspek kognitif, ketuntasan belajar meningkat dari 43,75% pada siklus I menjadi 90,62% pada siklus II. Sementara pada aspek psikomotor, ketuntasan meningkat dari 28,12% pada siklus I menjadi 87,5% pada siklus II. Dengan demikian, penerapan pendekatan TaRL terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar passing sepak bola, karena mampu menyesuaikan metode pembelajaran dengan kebutuhan dan kemampuan siswa.</p>Tias Dwi KurniawatiIntan IndiatiDani Slamet PratamaSutarno
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203252503020325Meningkatkan Minat Peserta Didik Menggunakan Permainan Modifikasi Swing Ball Pada Pembelajaran Bola Voli kelas X SMA N 6 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/6978
<p>Penelitian ini dilaksanakan saat melaksanakan PPL II saat mengikuti Progam PPG Calon Guru Gelombang ke-2 tahun 2024 Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang, penelitian ini ditulis dengan tujuan meningkatkan minat peserta didik kelas X SMA Negeri 6 Semarang dalam mengikuti pembelajaran bola voli menggunakan modifikasi permainan <em>Swing Ball. </em>Metode yang digunakan dlam penelitian ini adalah dengan menggunakan rancangan penelitian Tindakan kelas (PTK) dengan populasi peserta didik kelas X SMA Negeri 6 Semarang dengan sampel penelitian sebanyak 36 peserta didik Tekhnik yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan Observasi, Kuesioner dan Dokumentasi, Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistic deskriptif dengan menggunakan excel. Dari analisis data hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan minat peserta didik dibuktikan dari kenaikan nilai rata rata kelas dari Siklus I= 67% dan Siklus II = 79% berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan permainan <em>Swing Ball </em>dapat meningkatkan minat peserta didik dalam mengikuti pembelajaran bola voli, dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan reverensi bagi peneliti selanjutnya serta bagi guru pengampu pjok dalam menerapkan permainan <em>Swing Ball</em> pada pembelajaran PJOK materi Bola Voli.</p>Dyah Ayu Dyah Ayu kumala sariAgus Wiyanto Agus WiyantoEko Mujiono Eko Mujiono
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030202822503020282Upaya Peningkatan Kemampuan Passing Sepak Bola Menggunakan Pendekatan TaRL Pada Siswa Kelas X Titl 1 Smk negeri 3 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7200
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan passing sepak bola siswa kelas X TITL 1 di SMKN 3 Semarang melalui penerapan pendekatan <em>Teaching at the Right Level</em> (TaRL). Pendekatan TaRL mengelompokkan siswa berdasarkan tingkat kemampuannya, sehingga proses pembelajaran lebih terarah dan sesuai kebutuhan masing-masing individu. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 35 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes keterampilan, kemudian dianalisis secara kuantitatif untuk melihat rata-rata nilai, tingkat ketuntasan, dan peningkatan hasil belajar.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan passing sepak bola siswa. Pada pra-siklus, hanya 8,5% siswa yang mencapai ketuntasan belajar. Setelah siklus I, persentase ketuntasan meningkat menjadi 51,4%, dan pada siklus II mencapai 85,71%. Pendekatan TaRL terbukti mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa, menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif, serta memperbaiki teknik dasar passing secara bertahap dan sistematis. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan TaRL efektif tidak hanya dalam pembelajaran akademik, tetapi juga dalam konteks pendidikan jasmani yang berbasis keterampilan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan model pembelajaran PJOK di sekolah kejuruan dengan keragaman kemampuan siswa.</p>Aden Azza HarsenaDani Slamet PratamaIbnu Fatkhu RoyanaAshar Junaedi
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203332503020333Optimalisasi Kemampuan Footwork Bulutangkis Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD di Kelas XI
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7305
<p>Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan kemampuan footwork bulutangkis melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas XI SMA Negeri 8 Semarang. Masalah yang dihadapi adalah rendahnya keterampilan footwork akibat pembelajaran kurang variatif dan minim partisipasi aktif. Penelitian dilakukan dengan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus. Siklus pertama melibatkan latihan dasar footwork dalam kelompok heterogen, namun partisipasi masih rendah. Pada siklus kedua, pembelajaran ditingkatkan dengan media video dan peran kelompok, menghasilkan peningkatan signifikan dalam keterampilan dan keaktifan siswa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes footwork, dan dokumentasi, dengan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil menunjukkan model STAD efektif meningkatkan keaktifan diskusi, kerja sama, dan efisiensi gerak. Skor footwork meningkat antara 1,36 hingga 1,69 dari siklus I ke II. Kesimpulannya, model STAD mampu menciptakan pembelajaran aktif dan kolaboratif serta meningkatkan keterampilan footwork siswa. Disarankan penelitian lanjutan mengeksplorasi penerapan STAD pada keterampilan olahraga lain dan penggunaan teknologi pembelajaran seperti aplikasi analisis gerakan.</p>Sheli Putri DeswantiDias Andris SusantoDonny Anhar FahmiSumantri Sumantri
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203332503020333Penerapan Pendekatan Tarl Untuk Meningkatkan Keterampilan Lari Jarak Pendek Siswa Kelas Vii I Smpn 2 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7061
<p>Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui apakah pendekatan TaRL dapat meningkatkan hasil belajar lari jarak pendek siswa kelas VII I SMPN 2 Semarang. Latar belakang penelitian tindakan kelas ini adalah kemampuan siswa dalam materi Lari Jarak pendek yang masih perlu perbaikan. Penelitian ini dilakukan di SMPN 2 Semarang dan menggunakan kelas VII I sebagai kelas eksperimen. Terdapat beberapa fase penelitian yaitu, fase pertama pra-siklus yang bertujuan untuk memperoleh data awal kemampuan siswa, kemudian siklus 1 yang didalamnya terdapat perlakuan menggunakan pendekatan TaRL dan pengambilan data kembali, dan fase terakhir siklus 2 yang juga terdapat perlakuan dengan pendekatan pembelajaran TaRL serta pengambilan data akhir. Data yang diperoleh dari ketiga fase penelitian kemudian diolah menggunakan bantuan perangkat lunak IBM SPSS dan microsoft excel, dan uji t berpasangan, untuk mengetahui perkembangan rata-rata kelas tiap siklus dan peningkatan persentase ketuntasan siswa. Pada siklus 1 terdapat perkembangan yang signifikan dari hasil Penilaian lari jarak pendek siswa dari hasil prasiklus dengan persentase ketuntasan siswa sebesar 56%, dan pada siklus 2 terdapat peningkatan persentase ketuntasan nilai keterampilan jarak pendek sebesar 100%. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian adalah bahwa pendekatan TaRL dapat meningkatkan hasil belajar lari jarak pendek siswa kelas VII I SMP Negeri 2 Semarang secara signifikan.</p>Alfan Il TizamDani Slamet PratamaPandu KresnapatiRinto Hartadi
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030202982503020298Upaya Meningkatkan Kemampuan Senam Lantai Guling Belakang melalui Metode Observasi pada Siswa Siswi Kelas XI KGS 2 SMKN 7 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7084
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan senam lantai khususnya gerakan guling belakang pada siswa kelas XI KGS 2 SMKN 7 Semarang melalui penerapan metode observasi. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya penguasaan teknik guling belakang oleh siswa, yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman gerak serta minimnya evaluasi terhadap kesalahan saat praktik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, penilaian unjuk kerja, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam melakukan gerakan guling belakang setelah diterapkannya metode observasi. Dengan adanya umpan balik langsung berdasarkan pengamatan, siswa lebih mampu mengenali dan memperbaiki kesalahan geraknya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode observasi efektif dalam meningkatkan kemampuan senam lantai gerakan guling belakang.</p>Rival Nur Ihsan
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030202772503020277Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Materi Senam Lantai Gerakan Roll Belakang Dengan Pendekatan Tarl Peserta Didik Kelas X Te 3 Smk Negeri 7 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/6944
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar senam lantai, khususnya gerakan roll belakang, melalui penerapan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) pada siswa kelas X TE 3 SMK Negeri 7 Semarang. Masalah yang ditemukan adalah rendahnya persentase ketuntasan belajar siswa pada materi roll belakang, yaitu hanya 28% yang tuntas pada tahap pra-siklus. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar dari siklus ke siklus. Pada siklus I, ketuntasan belajar meningkat menjadi 50%, dan pada siklus II mencapai 89%. Temuan ini membuktikan bahwa pendekatan TaRL dapat meningkatkan pemahaman siswa dalam melakukan gerakan roll belakang dengan benar dan efektif. Selain itu, pendekatan ini juga mendorong siswa untuk belajar sesuai dengan tingkat kemampuan serta meningkatkan partisipasi aktif dan kerja sama antar siswa selama proses pembelajaran berlangsung.</p>Naufal Abiyyu mahardhewaDonny Anhar FahmiKhusnul HadiBambang Ratno
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030202762503020276Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Lompat Jauh dengan Pendekatan Tarl pada Siswa Kelas VII B SMPN 37 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7000
<p>Latar belakang penelitian tindakan kelas adalah kemampuan siswa dalam materi lompat jauh yang masih perlu perbaikan sehingga hasil pembelajaran lompat jauh masih bisa diperbaiki lagi. Pendekatan TaRL dipilih karena dalam prakteknya pendekatan pembelajaran ini cocok untuk karakteristik siswa SMP yang memiliki keberagaman pertumbuhan dan perkembangan. Penelitian dilakukan di SMPN 37 Semarang dan menggunakan kelas VII B sebagai kelas eksperimen. Terdapat beberapa fase penelitian yaitu, fase pertama pra-siklus , kemudian siklus 1 yang didalamnya terdapat perlakuan dan pengambilan data kembali, dan fase terakhir siklus 2 yang juga terdapat perlakuan serta pengambilan data akhir. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan bantuan perangkat lunak IBM SPSS dan dilakukan uji statistik deskriptif untuk mengetahui rata-rata kelas pada tiap siklus, uji normalitas untuk memastikan distribusi data normal, dan uji t berpasangan, untuk mengetahui perkembangan rata-rata kelas tiap siklus. Pada siklus 1 tidak terdapat perkembangan yang signifikan dari hasil lompat jauh siswa dengan hasil uji t berpasangan sebesar .460, dan pada siklus 2 terdapat peningkatan rata-rata kelas yang signifikan dengan hasil uji t berpasangan sebesar .000. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian adalah bahwa pendekatan TaRL dapat meningkatkan hasil belajar lompat jauh siswa kelas VII B SMPN 37 Semarang secara signifikan.</p>Ananda Billy Aulya Orlando Te JeHusnul HadiFajar Ari Widiyatmoko
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030202802503020280Upaya Meningkatkan Keterampilan Passing Bawah Permainan Bola Voli Melalui Pendekatan TaRL
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7287
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan passing bawah dalam permainan bola voli pada siswa kelas XI Perhotelan B SMK Negeri 1 Bawen melalui penerapan pendekatan <em>Teaching at the Right Level</em> (TaRL). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri atas tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 36 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan, observasi, dan dokumentasi, yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan TaRL secara signifikan dapat meningkatkan keterampilan passing bawah siswa. Persentase siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) meningkat dari 13,9% pada kondisi awal menjadi 63,9% pada akhir siklus II. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan TaRL efektif dalam meningkatkan penguasaan teknik dasar olahraga dan mampu menciptakan pembelajaran yang lebih terarah, menyenangkan, dan inklusif.</p>Anas Azam WildanMuh. Isna Nurdin WibiasanaYulia RatimiasihKingkin Lutfiyani
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203082503020308Upaya Meningkatkan Keterampilan Materi Guling Depan Menggunakan Metode Media Audio Visual Di SMPN 30 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7360
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Peningkatan hasil belajar guling depan melalui media pembelajaran <em>audio-visual </em>(video) dalam pembelajaran penjas sehingga dapat meningkatkan hasil belajar guling depan pada siswa kelas VIII C SMPN 30 Semarang. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh simpulan: (1) Model pembelajaran menggunakan media pembelajaran <em>audio visual </em>(video), sangat baik untuk meningkatkan aktifitas dan hasil belajar guling depan pada siswa kelas VIII C SMP N 30 Semarang, karena dirasa siswa cukup menarik. (2) Selama kegiatan pembelajaran terjadi interaksi positif di antara para siswa. Aktivitas belajar tercipta saat mereka belajar dalam suasana yang menyenangkan dan mereka senang serta antusias selama kegiatan pembelajaran berlangsung. (3) Dari hasil analisis yang diperoleh peningkatan yang signifikan dari siklus I dan siklus II. Hasil belajar guling depan pada siklus I dalam kategori tuntas adalah 62,5% atau 20 siswa. Pada siklus II terjadi peningkatan persentase hasil belajar siswa dalam kategori tuntas sebesar 87,5 % atau sejumlah 28 siswa. Simpulan penelitian ini adalah penerapan media pembelajaran <em>audio- visual </em>dapat meningkatkan hasil belajar guling depan pada siswa kelas VIII C SMP N 30 Semarang.</p>Asep BadarudinDias Andris SusantoBowo Dwi Riyanto
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203272503020327Upaya Meningkatkan Kemampuan Lompat Jauh Melalui Permainan Engklek Pada Siswa Kelas VII E SMPN 37 Semarang Tahun Pelajaran 2024/2025
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/6985
<p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Lompat jauh merupakan cabang olahraga yang mengintegrasikan unsur lari, tolakan, melayang di udara, dan pendaratan untuk mencapai jarak sejauh mungkin. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk meningkatkan pemahaman dan prestasi peserta didik dalam pembelajaran lompat jauh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pendekatan pembelajaran permainan engklek dalam meningkatkan motivasi belajar dan perkembangan motorik siswa kelas VII E SMPN 37 Semarang.</p> <p>Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus yang melibatkan 32 siswa. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen penelitian berupa observasi dan tes unjuk kerja, dengan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum tindakan (pre-test), hanya 16 siswa (50%) yang memenuhi kriteria ketuntasan minimal. Setelah siklus pertama dan kedua, hasil meningkat menjadi 20 siswa (62,5%) dan 22 siswa (68,7%) pada post-test.</p> <p>Simpulan dari penelitian ini adalah pendekatan permainan engklek dan latihan drill efektif dalam meningkatkan hasil belajar lompat jauh. Peneliti menyarankan agar guru PJOK menggunakan variasi pendekatan pembelajaran untuk meningkatkan efektivitas dan minat siswa dalam kegiatan pembelajaran olahraga lainnya.</p>Muhammad Khoirun Najib Muhammad Khoirun NajibHusnul Hadi Husnul HadiFajar Ari Widiyatmoko Fajar Ari WidiyatmokoSriyani Sriyani
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030202852503020285Penerapan Pendekatan TARL untuk Meningkatkan Hasil Belajar Loncat Kangkang Siswa Kelas XI 10 SMA N 2 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7242
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar gerak dasar loncat kangkang pada peserta didik kelas XI-10 SMA Negeri 2 Semarang tahun ajaran 2024/2025 melalui penerapan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL). Pendekatan TaRL memungkinkan guru mengelompokkan siswa berdasarkan tingkat kemampuan dan memberikan intervensi pembelajaran yang sesuai secara bertahap dan terarah. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari dua siklus, masing-masing mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan tes praktik keterampilan loncat kangkang menggunakan alat peti loncat dengan beberapa tingkatan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar dari pratindakan hingga siklus II. Pada pratindakan, hanya 8% siswa tergolong sangat mahir, 20% mahir, dan 72% belum mahir. Setelah siklus I, kategori sangat mahir meningkat menjadi 19%, mahir 50%, dan belum mahir turun menjadi 31%. Pada siklus II, hasil belajar meningkat signifikan dengan 38% siswa tergolong sangat mahir, 56% mahir, dan hanya 6% belum mahir. Temuan ini membuktikan bahwa pendekatan TaRL efektif dalam meningkatkan keterampilan loncat kangkang peserta didik secara bertahap dan sesuai kebutuhan belajar mereka. </p>Galeh SaputraDias Andrias SusantoOsa MalikiTomi Rully Winarto
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203292503020329Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Psikomotorik Guling Belakang Menggunakan Media Matras Bidang Miring dengan Pendekatan TaRL
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7021
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan alat bantu matras bidang miring 10° terhadap hasil belajar gerakan guling belakang pada siswa kelas X4 SMA Negeri 8 Semarang. Masalah yang diangkat adalah rendahnya kemampuan siswa dalam menguasai gerakan guling belakang. Penelitian ini menggunakan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) dan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 35 siswa, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan tes keterampilan psikomotor menggunakan rubrik penilaian. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan rumus persentase. Hasil siklus I menunjukkan bahwa 25 siswa (71%) mencapai ketuntasan aspek psikomotor. Pada siklus II terjadi peningkatan, yaitu 31 siswa (89%) dinyatakan tuntas. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan media bidang miring efektif dalam meningkatkan kemampuan teknik dasar guling belakang. Suasana pembelajaran juga menjadi lebih terarah dan sesuai dengan kemampuan siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media bidang miring 10° efektif digunakan dalam pembelajaran senam lantai, khususnya guling belakang. Peneliti menyarankan agar penelitian selanjutnya mengeksplorasi variasi kemiringan media atau kombinasi metode pembelajaran lain serta menguji efektivitasnya di jenjang kelas atau sekolah berbeda.</p>Ekalia RahmadaniDonny Anhar FahmiMuh.Isna Nurdin WibisanaSuindriyo
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203102503020310Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Learning Team Games Tournament Terhadap Hasil Passing Chest Pass Bola Basket SMK N 1 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7328
<p>Penelitian ini bertujuan untukmengetahui Pengaruh Model Pembelajaran <em>Kooperatif Learning Team Games Tournament</em> Terhadap Hasil Passing <em>Chest Pass </em>Bola Basket SMK N 1 Semarang. Penelitian ini dilatar belakangi oleh Proses pembelajaran guru belum mempertimbangkan kebutuhan dan karakteristik siswa. Kesalahan yang terlihat yaitu, terlihat siswa posisi berdirinya kurang rileks dan posisi siswa saat melakukan pasing dada (<em>chest pass</em>). Kesalahan tersebut yang membuat siswa tidak aktif dalam pembelajaran olahraga materi bola basket pasisng dada (<em>chest pass</em>). Jenis penelitian adalah metode penelitian eksperimen <em>Pre Experimental Design </em>dengan bentuk <em>One Group Pretest-Posttes Design. </em>Populasi penelitian adalah siswa kelas XI Kelas TE 2 SMK N 1 Semarang tahun pelajaran 2024/2025. Sampel yang diambil adalah 24 siswa. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumen dan tes. Hasil perhitungan yang terdapat 24 siswa pada penilaian pretest pada sikap, ketrampilan dan pengetahuan. Pada nilai pretest ranah sikap didapat 7,25 dan nilai sikap postest yaitu 9,54. Pada penilaian ranah pengetahuan pretest didapat rata-rata sebesar 13,7 dan rata postest sebesar 15,4. Pada penilaian pretest ranah ketrampilan didapat rata-rata sebesar 5,83 dan rata-rata ketrampilan postest didapat sebesar 7,70. Kesimpulanya bahwa ada pengaruh penggunaan model pembelajaran <em>Kooperatif Learning Team Games Tournament </em>Terhadap Hasil Passing <em>Chest Pass </em>Bola Basket SMK N 1 Semarang.</p>Andhika Kamal RidloIbnu Fatkhu RoyanaAsep ArdiyantoSuharso
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203362503020336Penerapam Modifikasi Alat Pembelajaran Dengan Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Peningkatan Keterampilan Passing Bawah Bola Volly
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7038
<p data-start="77" data-end="478">Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar gerakan passing bawah dalam permainan bola voli melalui penerapan modifikasi alat pembelajaran dengan model <em data-start="243" data-end="267">Problem Based Learning</em> (PBL) pada siswa kelas XI SMA N 8 Semarang tahun pelajaran 2025. Masalah utama yang dihadapi adalah rendahnya ketuntasan belajar siswa pada tahap pra-siklus, yaitu hanya 39% (14 siswa) yang mencapai ketuntasan.</p> <p data-start="480" data-end="772">Penelitian dilakukan dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus, yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan: ketuntasan belajar meningkat menjadi 50% pada siklus I, dan mencapai 88,89% pada siklus II.</p> <p data-start="774" data-end="1116">Penerapan modifikasi alat dan model PBL terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan passing bawah siswa. Pendekatan ini mendorong keterlibatan aktif, kolaborasi, dan kepercayaan diri siswa, serta memungkinkan mereka belajar sesuai kemampuan masing-masing. Dengan demikian, pembelajaran Pendidikan Jasmani menjadi lebih optimal dan bermakna.</p>diky adiyanarkoDonny Anhar FahmiSumantri
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203282503020328Penerapan Permainan Modifikasi 3 vs 3 Passing Game Sepakbola untuk Meningkatkan Kemampuan Passing Siswa SMP Negeri 30 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7414
<p>Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan passing dalam permainan sepak bola melalui penerapan permainan modifikasi “3 vs 3 Passing Game” pada siswa kelas 7B SMP Negeri 30 Semarang. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus. Pada pra tindakan, 72% siswa tergolong “Belum Mahir”. Pada siklus I, diterapkan permainan “kucing-kucingan” untuk melatih koordinasi dan kontrol bola. Hasilnya menunjukkan peningkatan, namun belum optimal: 19% “Sangat Mahir”, 50% “Mahir”, dan 31% “Belum Mahir”. Refleksi dari siklus I mendorong penerapan “3 vs 3 Passing Game” pada siklus II, yang lebih kontekstual dan kompetitif. Hasilnya lebih signifikan: 38% siswa “Sangat Mahir”, 56% “Mahir”, dan hanya 6% “Belum Mahir”. Permainan modifikasi ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan teknik dasar passing serta menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan, aktif, dan bermakna. Pembagian kelompok berdasarkan kemampuan awal memungkinkan setiap siswa belajar sesuai kebutuhannya. Kesimpulannya, “3 vs 3 Passing Game” merupakan strategi pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan keterampilan sepak bola dasar serta mendorong partisipasi aktif dan kepercayaan diri siswa dalam pelajaran PJOK.</p>Basis RizaIntan IndiyatiBowo dwi RiyantoBuyung Kusuma Wardhana
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203092503020309Upaya Peningkatan Teknik Lari Estafet Melalui Metode Drill Pada Siswa Kelas XI 8 Sma Negeri 2 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7103
<p>Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar gerak dasar lari estafet siswa kelas XI-8 SMA Negeri 2 Semarang tahun ajaran 2024/2025 melalui metode drill. Menggunakan model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Kemmis dan McTaggart dalam dua siklus, penelitian melibatkan observasi, dokumentasi, dan tes praktik. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dari siklus I ke siklus II, dengan peningkatan kategori baik dari 14% menjadi 58,33% dan sangat baik menjadi 41,67%. Metode drill terbukti efektif meningkatkan keterampilan estafet secara bertahap. Peneliti menyarankan penerapan metode ini pada materi gerak lainnya dan di jenjang kelas berbeda untuk uji efektivitas lebih lanjut.</p>Irfan Toni SaputroIntan IndiatiOsa MalikiTomi Rully Winarto
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203212503020321Analisis Peningkatan Keterampilan Shooting Dan Passing Permainan Bola Basket Dengan Pendekatan Cooperative Learning student team achievement student team achievement Pada Peserta Didik X-DPIB-DPIB-DPIB di SMK Negeri 3 Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7413
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan <em>shooting </em>dan <em>passing </em>dalam permainan bola basket dengan menggunakan pendekatan <em>Cooperative Learning student team achievement student team achievement </em><em> </em>pada peserta didik kelas X-DPIB-DPIB-DPIB-DPIB 2di SMK Negeri 3 Semarang. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 32 peserta didik. pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen berupa lembar penilaian keterampilan <em>shooting</em> dan <em>passing</em> lembar observasi aktivitas peserta didik, dan lembar observasi guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan pendekatan <em>Cooperative Learning student team achievement student team achievement </em> mampu meningkatkan keterampilan <em>shooting</em> peserta didik. Pada kondisi awal, terdapat 11 peserta didik yang mampu melakukan <em>shooting</em> dengan benar. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I, jumlah peserta didik yang mencapai kriteria meningkat menjadi 19 orang. Pada siklus II, jumlah tersebut kembali meningkat menjadi 27 peserta didik. Artinya, lebih dari 84,37% peserta didik telah mencapai ketuntasan belajar. Dengan demikian, pendekatan <em>Cooperative Learning student team achievement student team achievement </em> terbukti efektif dalam membantu meningkatkan keterampilan <em>shooting</em> dan <em>passing</em> bola basket peserta didik.</p>Muhamadfadlilr Muhamad Fadlil RomadlonDani Slamet PratamaIntan IndiatiSutarno
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203222503020322Meningkatkan Kekompakan Siswa Melalui Model Latihan Berulang Pada Materi Senam SKJ 2023
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7406
<p>Kekompakan dalam aktivitas senam sangat penting untuk memastikan keselarasan gerakan serta memperkuat kerjasama tim dalam pembelajaran PJOK. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis efektivitas model latihan berulang dalam meningkatkan kekompakan siswa kelas X Layanan kesehatan di SMK Negeri 8 Semarang pada materi senam SKJ 2023. Metode yang dapat digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan dua siklus pembelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi, hasil uji kekompakan dan dokumentasi. Analisis yang digunakan yaitu pendekatan deskriptif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diterapkannya model latihan berulang terjadi peningkatan yang signifikan dalam kekompakan siswa. mereka mampu melakukan gerakan senam SKJ 2023 dengan lebih seragam dan menunjukkan peningkatan koordinasi serta dapat menjalin komukasi yang baik dengan kelompoknya. dengan demikian, model latihan berulang terbukti secara efektif sebagai strategi pembelajaran serta dapat meningkatkan kekompakan siswa dalam senam SKJ 2023.</p>nila ayuning rodiyah septiyawatiIntan IndiatiTubagus HerlambangDewi Trisnasari
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203232503020323Strategi Pembelajaran dengan Media Interaktif untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik SMK Negeri 1 Bawen
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7324
<p>Rendahnya motivasi belajar siswa kelas XI ATPH C SMKN 1 Bawen menjadi tantangan dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan meningkatkan motivasi belajar melalui strategi berbasis media interaktif. Penelitian dilakukan sebagai Penelitian Tindakan Kelas (PTK) selama dua siklus dengan 36 siswa sebagai subjek. Instrumen yang digunakan meliputi angket, observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan peningkatan motivasi belajar dari 67,2% (siklus I) menjadi 79,4% (siklus II), dengan peningkatan tertinggi pada aspek presentasi kelompok. Media interaktif seperti diagram alur, flash card, Quizizz, dan Zep Quiz terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi dan antusiasme siswa. Disimpulkan bahwa penggunaan media interaktif mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, menyenangkan, dan bermakna.</p>Anik Fitri Astuti Anik Fitri AstutiMuhammad Syaiful HayatAtip NurwahyunaniZubaidah Gesit Cahyati
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203642503020364Penerapan PjBL (Project Based-Learning) Pada Materi Pembiakan Tanaman Untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Dengan Pendekatan Berdiferensiasi Konten
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7361
<p>Peserta didik di kelas X-ATPH 2 SMK Negeri H. Moenadi tergolong aktif saat melakukan kegiatan pembelajaran di lahan. Proses pembelajaran yang berfokus pada projek budidaya tanaman tanpa diimbangi dengan kegiatan pembelajaran dalam ruangan membuat peserta didik cenderung memilki kompetensi <em>Soft-Skill</em> kurang khususnya dalam hal keterampilan komunikasi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi melalui model <em>Project Based Learning</em> dengan pendekatan berdiferensiasi konten. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif serta menggunakan instrumen penilaian berupa Lembar Observasi Wawancara dan presentasi. Hasil analisis penelitian, menunjukan adanya peningkatan keterampilan komunikasi peserta didik dari seluruh indikator. Indikator kemampuan mendengarkan, memahami pembicaraan serta pertanyaan orang lain meningkat 26% dari kegiatan <em>Pra-siklus</em> hingga siklus 2. Sementara itu, indikator Kemampuan menjelaskan hasil diskusi, pendapat, ide atau gagasan meningkat 23%. Indikator memiliki kejelasan intonasi, pelafalan, dan bahasa yang baik mengalami kenaikan sebesar 17%. Pada indikator kemampuan interpretasi/mengubah informasi menjadi bentuk lain seperti tabel, diagram, dan gambar mengalami kenaikan paling tinggi yakni 37%. Analisis tersebut menunjukan model <em>Project Based Learning</em> dengan pendekatan berdiferensiasi konten terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi peserta didik.</p>M Yusuf MuhajirAtip NurwahyunaniIpah Budi MinartiM. Taufiq Fahrurozi
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203732503020373Pengaruh PjBL Berdiferensiasi pada Materi Pemasaran Buah Melon terhadap Kemandirian Siswa
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7042
<p>Kemandirian merupakan komponen penting untuk membentuk karakter siswa sebagai pembelajar sepanjang hayat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model PjBL dengan materi berdiferensiasi terhadap kemandirian siswa. Penelitian dilaksanakan di SMKN H. Moenadi kelas XI ATPH 4 dengan jumlah siswa sebanyak 22 orang. Penelitian dilaksanankan sebanyak 2 siklus dan setiap siklus mencakup kegiatan utama yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data penelitian ini terdiri dari data hasil observasi oleh guru dan oleh siswa itu sendiri. Data yang sudah diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan kenaikan kemandirian dari siklus 1 ke siklus 2, dimana pada siklus 1 rata-rata nilai kemandirian siswa 69,6 dan pada siklus 2 mendapat rata-rata nilai 75,6. Hal ini menunjukan bahwa PjBL dengan materi berdiferensiasi berhasil meningkatkan kemandirian siswa.</p>titis risniAtip NurwahyunaniRivanna Citraning RachmawatiTaat Sutarso
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203762503020376Penerapan Model PjBL Berbasis Kearifan Lokal Berbantuan Media Pembelajaran Literasi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di SMK Negeri 1 Bawen
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7330
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik di kelas XI ATPH A SMK Negeri 1 Bawen. Permasalahan ini berkaitan erat dengan kurangnya kemampuan literasi peserta didik dalam memahami dan menggunakan informasi secara efektif selama proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar melalui penerapan model pembelajaran berbasis proyek yang memuat unsur kearifan lokal dan didukung oleh media pembelajaran berbasis literasi. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi yang diperoleh dari evaluasi hasil belajar menggunakan Lembar Kerja Peserta Didik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam ketuntasan belajar peserta didik, yaitu dari 41% pada pra siklus, menjadi 47% pada siklus pertama, dan meningkat secara signifikan menjadi 88% pada siklus kedua. Peningkatan ini didorong oleh penggunaan strategi pembelajaran aktif seperti penyusunan resume, pencarian informasi, penguatan materi melalui ceramah, dan pelaksanaan permainan edukatif. Integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran, seperti penggunaan komoditas pertanian yang akrab dengan kehidupan siswa, turut memperkuat pemahaman dan relevansi materi. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kolaborasi antara model <em>Project-Based Learning</em> berbasis kearifan lokal dan penggunaan media pembelajaran berbasis literasi berupa LKPD berdampak positif terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik.</p>Ratih Permata MinangsariRivanna Citraning RachmawatiSusilo Wardani
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203802503020380Penerapan Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik dengan Bantuan Media Interaktif pada Materi Pemeliharaan Tanaman
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7336
<p>Rendahnya minat belajar peserta didik dalam pembelajaran pemeliharaan tanaman menjadi permasalahan utama yang dihadapi dalam proses pembelajaran. Peserta didik cenderung pasif, kurang fokus, dan kurang terlibat aktif selama kegiatan berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran berbasis masalah yang didukung oleh media interaktif berbasis teknologi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X ATN 5 SMKN H Moenadi. Teknik pengumpulan data menggunakan angket minat belajar yang mencakup empat indikator, yaitu perasaan senang, perhatian, ketertarikan, dan keterlibatan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan antara siklus I dan siklus II. Pada siklus I, rata-rata persentase minat belajar peserta didik berada pada kategori sedang dengan nilai sebesar 60,24%. Setelah dilakukan perbaikan melalui penerapan media interaktif dalam bentuk laman pembelajaran digital, pada siklus II rata-rata persentase meningkat menjadi 79,15% dengan kategori tinggi. Peningkatan sebesar 18,91% ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis masalah yang dipadukan dengan media interaktif mampu mendorong peserta didik untuk lebih aktif, tertarik, dan fokus dalam mengikuti pembelajaran. Dengan demikian, strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan minat belajar peserta didik secara menyeluruh.</p>Novi Aulia NurainiAtip NurwahyunaniIpah Budi MinartiIndah Linawati
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203742503020374Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar melalui Problem Based Learning (PBL) pada Materi Teknik Dasar Produksi Tanaman di Kelas X SMK Negeri 1 Bawen
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7387
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> (PBL) pada materi Teknik Dasar Produksi Tanaman. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Pada siklus I digunakan media karton sebagai alat bantu pembelajaran, sedangkan pada siklus II digunakan media digital Padlet untuk meningkatkan daya tarik dan partisipasi siswa. Instrumen pengumpulan data berupa non tes, yakni observasi dan angket motivasi belajar berdasarkan model ARCS (<em>Attention</em>, <em>Relevance</em>, <em>Confidence</em>, <em>Satisfaction</em>). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Berdasarkan hasil observasi, motivasi belajar pada siklus I sebesar 51,17% meningkat menjadi 75,86% pada siklus II. Sedangkan hasil angket motivasi belajar menunjukkan peningkatan dari 78,6% pada siklus I menjadi 83% pada siklus II. Secara rinci, peningkatan terlihat pada seluruh aspek ARCS, yaitu <em>Attention</em> dari 76% menjadi 82%, <em>Relevance</em> dari 79% menjadi 85%, <em>Confidence</em> dari 80% menjadi 84%, dan <em>Satisfaction</em> dari 79% menjadi 81%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada materi Teknik Dasar Produksi Tanaman di kelas X SMK Negeri 1 Bawen.</p>Fina muftihah Dzulqoh Fina Muftihah DzulqohAtip NurwahyunaniZanny Varah Maulida
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203722503020372Penerapan Problem Based Learning Berbantu LKPD untuk Meningkatkan Hasil Belajar di SMK Negeri 1 Bawen
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7307
<p>Hasil belajar menjadi salahsatu indikator penting Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam menghasilkan lulusan berdaya saing, hasil belajar yang rendah yang dimiliki kelas XI ATPH B SMK Negeri 1 Bawen dapat mempengaruhi kualitas lulusan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar melalui penerapan <em>Problem Based Learning</em> berbantu LKPD. Siklus dalam penelitian dilakukan sebanyak 2 siklus dengan subjek penelitian kelas XI ATPH B dengan jumlah 36. Instrument penelitian yang digunakan adalah lembar wawancara, rubrik, lembar observasi dan tes kognitif dengan teknik analisis data menggunakan rumus persentase hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan persentase ketuntasan pada aspek afektif 58,3%, aspek psikomotorik 58,3 % serta aspek kognitif 69,4 % pada siklus I dan siklus II pada aspek afektif 88,9 %, psikomotorik 80,6% dan kognitif 88,9% yang sudah memenuhi kriteria lebih dari 80 % ketuntasan yang ditetapkan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan <em>Problem Based Learning</em> berbantu LKPD dapat meningkatkan hasil belajar secara keseluruhan.</p>Zaenab Zakiyyatun QalbiMuhammad Syaipul HayatRivanna Citraning RahmawatiSusilo Wardani
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203702503020370Penerapan Problem Based Learning dengan Metode Pembelajaran Interaktif untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik SMK Negeri 1 Bawen
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7316
<article class="text-token-text-primary w-full" dir="auto" data-testid="conversation-turn-14" data-scroll-anchor="true"> <div class="text-base my-auto mx-auto py-5 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @[37rem]:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @[72rem]:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)"> <div class="[--thread-content-max-width:32rem] @[34rem]:[--thread-content-max-width:40rem] @[64rem]:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto flex max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 text-base gap-4 md:gap-5 lg:gap-6 group/turn-messages focus-visible:outline-hidden" tabindex="-1"> <div class="group/conversation-turn relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn"> <div class="relative flex-col gap-1 md:gap-3"> <div class="flex max-w-full flex-col grow"> <div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&]:mt-5" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="b0fe099d-00fb-4b05-8319-62a640f162bb" data-message-model-slug="gpt-4o"> <div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[3px]"> <div class="markdown prose dark:prose-invert w-full break-words light"> <p data-start="0" data-end="814" data-is-last-node="" data-is-only-node="">Penelitian ini bertujuan mengatasi rendahnya motivasi belajar peserta didik kelas XI ATPH B SMK Negeri 1 Bawen, yang ditandai dengan kurangnya keaktifan, inisiatif, dan kemandirian belajar. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilakukan dalam dua siklus menggunakan model <em data-start="284" data-end="308">Problem Based Learning</em> (PBL) berbantuan metode interaktif dan pendekatan berbasis kearifan lokal. Siklus 1 menggunakan metode role-playing, sedangkan siklus 2 menggunakan diskusi dan presentasi hasil karya. Data dikumpulkan melalui observasi dan angket motivasi belajar. Hasil menunjukkan peningkatan pada aspek keaktifan, kehadiran, kemandirian, dan kerja sama, serta peningkatan 25% peserta didik dengan motivasi belajar tinggi. Kesimpulannya, penerapan PBL berbasis kearifan lokal efektif meningkatkan motivasi belajar siswa.</p> </div> </div> </div> </div> </div> <div class="aria-live=polite absolute"> <div class="flex items-center justify-center"><span class="flex items-center gap-1.5"><span class="sr-only whitespace-nowrap! md:not-sr-only">Ask Cha</span></span></div> </div> </div> </div> </div> </article>Ulin NursafitriRivanna Citraning RachmawatiAtip NurwahyunaniZubaidah Gesit Cahyati
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203822503020382Implementasi Model PBL Berbantu Media Quizizz untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Aklimatisasi Tanaman Anggrek
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7175
<p>Tingkat pemahaman peserta didik terhadap mata pelajaran Agribisnis Tanaman Hias yang masih rendah berdampak pada capaian hasil belajar yang kurang optimal di kelas XI ATPH 5 SMKN H. Moenadi. Hal ini menjadi dasar dilaksanakannya penelitian tindakan kelas ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan hasil belajar peserta didik dengan memanfaatkan model <em>Problem Based Learning</em> dengan media <em>Quizizz</em>. Objek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI ATPH 5 SMKN H. Moenadi sebanyak 31 siswa. Data dikumpulkan dengan melakukan observasi kelas dan hasil kuis melalui media <em>Quizizz</em> yang dihitung dengan persentase ketuntasan klasikal. Penelitian ini menunjukkan metode <em>Problem Based Learning</em> yang dikombinasikan dengan pemanfaatan media <em>Quizziz</em> mampu membantu meningkatkan persentase ketuntasan klasikal di siklus I sebesar 12,9 % dan 32,26% di siklus II.</p>Sofia Hidayatur RohmahAtip NurwahyunaniIpah Budi MinartiIda Adiawati
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203752503020375Upaya Meningkatkan Keaktifan Belajar melalui Problem Based Learning Berbantuan Media Interaktif di SMK Negeri 1 Bawen
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7323
<p>Penelitian ini bertujuan meningkatkan keaktifan peserta didik kelas X ATP A SMKN 1 Bawen yang sebelumnya pasif akibat dominasi metode ceramah dan minimnya penggunaan media pembelajaran. Solusi yang diterapkan adalah model <em data-start="239" data-end="263">Problem Based Learning</em> (PBL) berbantuan media interaktif. Penelitian dilakukan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil menunjukkan peningkatan keaktifan dari 56,03% pada siklus I menjadi 74,31% pada siklus II, dengan peningkatan 18,28%. Kesimpulannya, penerapan model PBL berbantuan media interaktif efektif dalam meningkatkan keaktifan peserta didik.</p>Sri Sulastri NingsihMuhammad Syaipul HayatAtip NurwahyunaniZanny Varah Maulida
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203692503020369Upaya Meningkatkan Keaktifan Peserta Didik melalui Penerapan Project Based Learning pada Kelas XI ATPH B SMK Negeri 1 Bawen
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7331
<p>Rendahnya keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran menjadi salah satu permasalahan yang dapat memengaruhi ketercapaian tujuan pendidikan, khususnya pada pembelajaran vokasional. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan peserta didik melalui penerapan model <em>Project Based Learning</em> (PjBL). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 36 peserta didik kelas XI ATPH B SMK Negeri 1 Bawen semester genap tahun ajaran 2024/2025. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi keaktifan yang terdiri atas enam indikator, tes akhir sesi, serta rubrik penilaian proyek berupa poster. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan penilaian proyek, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif-komparatif antar siklus. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan proporsi peserta didik dalam kategori sangat aktif pada sebagian besar indikator, seperti pada indikator memperhatikan penjelasan guru (33% menjadi 80%) dan bertanya atau menjawab pertanyaan (37% menjadi 57%). Adapun rerata tes akhir sesi meningkat dari 93 menjadi 95, sementara nilai poster kelompok stabil dalam kategori baik. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan PjBL dapat meningkatkan keaktifan peserta didik.</p>Muhammad Fajar RiantoMuhammad Syaipul HayatRivanna Citraning RachmawatiSusilo Wardani
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203672503020367Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis Melalui Model Problem-Based Learning Berbasis Kearifan Lokal dengan Bantuan LKPD pada Kelas XII SMK Negeri H. Moenadi
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7299
<p>Kemampuan berpikir kritis peserta didik yang masih tergolong rendah disebabkan oleh kecenderungan mereka lebih fokus menghafal materi daripada memahami konsep pembelajaran melalui proses analisis dan evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dengan menerapkan model pembelajaran <em>Problem-Based Learning</em> yang didukung oleh Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) pada mata pelajaran agribisnis tanaman. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XII ATN 5 SMK Negeri H. Moenadi sebanyak 35 orang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Data dikumpulkan melalui tes yang menggunakan LKPD, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata persentase kemampuan berpikir kritis peserta didik pada siklus pertama adalah 54,86% dengan kategori rendah, kemudian meningkat pada siklus kedua menjadi 71,43% dengan kategori tinggi. Dengan demikian, penelitian ini membuktikan bahwa penerapan model <em>Problem-Based Learning</em> dengan bantuan LKPD efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas XII ATN 5 SMK Negeri H. Moenadi.</p>Mohammad Tabiin MarufRivanna Citraning RachmawatiMuhammad Taufiq Fahrurozi
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203792503020379Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Melalui Penerapan Model Pembelajaran Problem-Based Learning Terintegrasi Permainan Kuis Berkelompok
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7309
<p>Proporsi pembelajaran praktik dan kelas pada sekolah kejuruan seringkali kurang ideal sehingga berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran <em>Problem Based Learning</em> (PBL) terintegrasi permainan kuis secara berkelompok. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data berasal dari uji kognitif, lembar penilaian presentasi, dan lembar observasi keaktifan peserta didik. Sampel peneltian adalah peserta didik kelas XI ATPH A SMK Negeri 1 Bawen dengan sejumlah 34 individu pada semester genap. Hasil penelitian menunjukkan persentase ketuntasan nilai pada hasil asesmen formatif sebesar 70,59% dan presentasi 94,11% di siklus II. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan ketuntasan nilai pada siklus I dengan persentase asesmen formatif 32,35% dan presentasi sebesar 94,11%. Peserta didik menjadi lebih aktif dilihat dari persentase keaktifan pada siklus I sebesar 54,41% naik menjadi 91,91% pada siklus II. Kesimpulan penelitian ini yaitu penerapan model <em>Problem Based Learning</em> (PBL) yang terintegrasi permainan kuis kelompok mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik.</p>Rizky AmaliaM Syaipul HayatRivanna C RachmawatiSusilo Wardani
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203682503020368Penerapan Pembelajaran Model PBL Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik SMKN H. Moenadi
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7238
<p>Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik pada proses pembelajaran di kelas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik setelah diterapkannya model <em>Problem Based Learning</em> berbasis kearifan lokal. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X ATN 4 SMKN H. Moenadi Ungaran. Pengumpulan data dilakukan melalui tes uraian berbasis soal pemikiran tingkat tinggi yang dirancang berdasarkan indikator kemampuan berpikir kritis, yaitu <em>focus, reason, inference, situation, calrity, dan overview</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus pertama sebagian besar peserta didik berada pada kategori cukup hingga kurang, sedangkan pada siklus kedua terjadi peningkatan yang signifikan, terutama pada indikator <em>situation</em>. Penerapan model PBL berbasis kearifan lokal membuat peserta didik lebih aktif, terlibat langsung dengan konteks lingkungan sekitar, serta mampu membangun pemahaman yang lebih mendalam melalui diskusi dan praktik nyata. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran PBL berbasis kearifan lokal efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Peningkatan terjadi sebanyak 34% pada siklus II. Pembelajaran memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan relevan dengan kehidupan mereka.</p>Diana SiskadewiRivanna Citraning RachmawatiIpah Budi MinartiSri Yuni Rochmawati
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203772503020377Problem-Based Learning Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Aktivitas Peserta Didik di SMK Negeri 1 Bawen
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7073
<p>Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar dan aktivitas peserta didik melalui penerapan model <em data-start="121" data-end="145">Problem-Based Learning</em> (PBL) berbasis kearifan lokal. Latar belakangnya adalah rendahnya nilai dan partisipasi siswa kelas XI SMK Negeri 1 Bawen pada pembelajaran sebelumnya. Penelitian dilakukan dalam dua siklus dengan melibatkan 34 peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, serta instrumen seperti LKPD, rubrik diskusi, dan presentasi. Hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 85 menjadi 97, dan ketuntasan belajar meningkat dari 79% menjadi 100%. Aktivitas seperti diskusi dan presentasi juga meningkat. Kesimpulannya, model PBL berbasis kearifan lokal efektif meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa secara kontekstual.</p>Ikhsan Hidayat SuratmanRivanna Citraning RachmawatiZubaidah Gesit Cahyati
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203792503020379Penerapan Project Based Learning Dengan Penilaian Berbasis Komunikasi Pada Materi Pembiakan Tanaman Untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Lisan Siswa
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7306
<p>Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan komunikasi lisan siswa kelas X ATN 1 SMKN H Moenadi melalui model <em data-start="134" data-end="158">Project Based Learning</em> (PjBL) dengan penilaian berbasis komunikasi pada materi pembiakan tanaman secara generatif. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam tiga tahap: pra siklus, siklus I, dan siklus II. Pengamatan dilakukan melalui wawancara dan presentasi tanpa membaca teks. Hasil menunjukkan peningkatan keterampilan komunikasi dari 52% (pra siklus) menjadi 87% (siklus II), dengan peningkatan rata-rata sebesar 67%. Seluruh indikator komunikasi melampaui target minimal 70%, dan 91% siswa mencapai kategori Baik atau lebih. Kesimpulannya, penerapan PjBL dengan penilaian komunikasi efektif meningkatkan keterampilan komunikasi lisan siswa.</p>Intan LaksitadewiM Syaipul HayatIpah Budi MinartiM Taufiq Fahrurozi
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203662503020366Peningkatan Hasil Belajar Menggunakan Problem Based Learning (PBL) Dalam Mata Pelajaran Lanskap Dan Pertamanan Kelas 11 ATP di SMK Negeri 1 Bawen
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7396
<p>Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik menggunakan model <em>Problen Based Learning </em>(PBL) dalam mata pelajaran lanskap dan pertamanan pada kelas XI ATP B di SMK Negeri 1 Bawen. Penelitian dilaksanakan pada masa PPL PPG Calon Guru 2024 Gelombang 2 pada bulan Februari-Mei 2024 di kelas XI ATP B SMK Negeri 1 Bawen. Penelitian dilakukan dalam dua siklus dengan metode pengambilan data melalui asesmen diagnostic dan sumatif yang diberikan. Data yang kemudian dianalisis secara statistik deskriptif dengan indikator keberhasilan yang terlihat pada peningkatan rata-rata nilai dari asesmen yang diberikan. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model <em>problem based learning </em>(PBL) meningkatan hasil belajar yang terlihat pada rata-rata nilai pra siklus 63,68 menjadi 87,12 pada rata-rata nilai kelas pada siklus II. Ketuntasan klasikal juga mengalami kenaikan dari pra siklus 18% menjadi 97% pada siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model <em>problem based learning </em>dalam mata pelajaran lanskap dan pertamanan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.</p>Aulia KhairunisaAtip NurwahyunaniZanny Varah Maulida
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203712503020371Penerapan Problem-Based Learning (PBL) dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas XII ATPH 1 SMK Negeri H. Moenadi Ungaran
https://conference.upgris.ac.id/index.php/psnppg/article/view/7315
<p>Keterampilan berpikir kritis merupakan aspek esensial yang perlu dimiliki oleh peserta didik. Penelitian dilatarbelakangi rendahnya keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas XII ATPH 1 SMK Negeri H. Moenadi Ungaran yang terlihat dari lemahnya kemampuan mengidentifikasi, menganalisis, dan menyelesaikan permasalahan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui penerapan <em>Problem-Based Learning </em>(PBL) dalam pembelajaran serta meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dan terdapat 2 siklus yang setiap siklus memuat perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek terdiri dari 35 peserta didik kelas XII ATPH 1 Semester 2 Tahun 2024/2025 SMK Negeri H. Moenadi Ungaran. Pengumpulan data melalui observasi dan tes keterampilan berpikir kritis berdasarkan indikator FRISCO <em>(focus, reason, inference, situation, clarity, </em>dan <em>overview)</em>. Data dianalisis secara kuantitatif untuk menentukan tingkat pencapaian dan ketuntasan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Hasil menunjukkan penerapan PBL dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan memecahkan masalah yang terlihat dari pergeseran kategori. Data menunjukkan dari 35 peserta didik, pada siklus I sebanyak 63% peserta didik dengan kategori “kurang” dan “sangat kurang”, sementara pada siklus II sebanyak 86% peserta didik dengan kategori “baik” dan “sangat baik”. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model PBL dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis di lingkungan SMK.</p>Elizabeth Windy GitiaraM. Syaipul HayatRivanna Citraning RachmawatiAgus Ikhwanto
Copyright (c) 2025 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru
2024-12-312024-12-313225030203652503020365