Peran Geowisata, Website, dan Pemasaran Digital dalam Upaya Peningkatan Pendapatan di Desa Banjarsari Kapanewon Samigaluh
Keywords:
Banjarsari, Digital, Geowisata, Pemasaran, WebsiteAbstract
Desa Banjarsari terletak di Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo dengan jarak 34 km Barat Laut dari Kota Yogyakarta. Desa ini memiliki kelompok ekonomi produktif seperti Gapoktan, Pokdarwis, dan UMKM. Potensi Desa Banjarsari dapat dioptimalkan melalui pengembangan wisata, pembuatan website, dan pemasaran digital. Rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui forum diskusi dengan masyarakat. Informasi tentang keadaan Desa dan potensi wisata serta produk lokal digali untuk diidentifikasi. Tahap sosialisasi dan pelatihan dilakukan untuk memberdayakan masyarakat dalam bersama-sama mengatasi permasalahan yang telah teridentifikasi. Pengembangan obyek geowisata pada Desa Banjarsari dapat dilakukan pada tiga unsur yaitu unsur abiotik, unsur biotik, dan budaya yang dimiliki masyarakat. Potensi wisata dideskripsikan dan didokumentasikan kemudian disampaikan ke masyarakat luas melalui penggunaan website dan media sosial. Melalui pemanfaatan website sebagai media pemasaran wisata, kunjungan wisata yang ada di Desa Banjarsari mengalami peningkatan kunjungan sebesar 45%. Hal ini mebuktikan bahwa langkah-langkah ini dapat membuka peluang bagi pengembangan ekonomi digital di tingkat Desa.