Kesantunan Bahasa Iklan yang Ramah Anak Dalam Produk Makanan dan Minuman di Video Online

Authors

  • Nanik Setyawati Universitas PGRI Semarang
  • Eva Ardiana Indrariani Universitas PGRI Semarang
  • Icuk Prayogi Universitas PGRI Semarang

Keywords:

karakteristik, bahasa iklan, ramah anak, video on line

Abstract

Beriklan dengan tujuan membangun citra merek, menjual produk banyak dilakukan pengiklan di ruang digital.  Salah satu jenis iklan yang cukup populer karena sajian yang menarik perhatian dan minat khalayak adalah iklan makanan dan minuman di video online. Pemanfaatan bahasa untuk merefleksikan komunikasi persuasif dalam iklan akan bermanfaat bila disajikan dengan karakteristik dasar penulisan iklan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kesantunan dalam bahasa iklan dalam produk makanan dan minuman yang ramah anak di video online. Penelitian berjenis kualitatif ini melakukan analisis data secara induktif, mulai data sebagai bukti daripada menekankan suatu model teoretis. Penentuan sampel dalam penelitian ini secara purposive sampling dengan mengupayakan sampel yang diperoleh sesuai dengan tujuan penelitian. Pengecekan validitas data memanfaatkan teknik triangulasi sumber, yaitu dengan teknik menyediakan data dari sumber data yang bervariasi dengan pertimbangan untuk mencapai tujuan penelitian. Sumber data berasal dari iklan produk makanan dan minuman di video online yang diperoleh dengan cara observasi (pengamatan). Data penelitian ini berupa teks iklan produk makanan dan minuman yang memanfaatkan kesantunan bahasa iklan. Selanjutnya data diklasifikasikan dalam bentuk tabel berdasarkan teori dengan data pendukung.  Analisis data secara simultan dengan menggunakan model analisis kualitatif Spradley, melalui empat tahapan besar, yaitu: analisis domain, taksonomi, komponensial, dan tema budaya. Kesantuanan dalam bahasa iklan produk makanan dan minuman yang ramah anak di video online memperlihatkan memperlihatkan adanya enam maksim dalam kesantunan berbahasa. Kesantunan bahasa yang paling dominan terlihat dalam maksim penerimaan. Posisi berikutnya maksim kebijaksanaan dan maksim persetujuan. Diikuti maksim kedermawanan, maksim kesimpatian, dan yang terakhir maksim kesopanan.

Downloads

Published

2023-12-29