PKM Prospek Home Industri Dan Meningkatkan Omzet Penjualanonline Bagi Warga RT. 08 RW. X Kel. Kembangarum, Kec. Semarang Barat, Kota Semarang

Authors

  • Setyoningsih Wibowo Universitas PGRI Semarang
  • Slamet Budirahardjo Universitas PGRI Semarang
  • Noora Qotrun Nada Universitas PGRI Semarang

Keywords:

jamur tiram, home industry, desain kemasan, desain label, penjualan online

Abstract

Di lingkungan RW. 10 terdapat kelompok usaha ekonomi kreatif yang mempunyai tujuan untuk menambah penghasilan rumah tangga yaitu Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) KARUNIA. UPPKS ini terdiri dari keluarga sejahtera. Syarat untuk menjadi anggota UPPKS tersebut adalah warga yang sudah berkeluarga dan mempunyai produk hasil olahan sendiri. Dengan adanya kelompok ini muncul ide untuk menciptakan home industry di wilayah RT 08. Dimana home industry adalah suatu usaha dalam skala kecil yang bergerak dalam bidang industry rumahan tertentu. Biasanya usaha ini hanya menggunakan satu atau dua rumah sebagai pusat produksi, administrasi dan pemasaran secara bersamaan. Fungsi home industry adalah meningkatkan efisiensi ekonomi, khususnya dalam menyerap sumber daya yang ada. Perkembangan home industry saat ini berkembang cukup pesat di Indonesia, keberadaan home industry ini sangat membantu peran pemerintah dalam pengentasan kemiskinan dan mengurangi angka pengangguran. Home industry di Indonesia cukup stabil dan mampu menjaga keseimbangan kondisi ketika ekonomi krisis datang. Konsep dari pengabdian ini adalah budidaya jamur tiram, kemudian hasil panen diolah menjadi berbagai variasi produk sehingga masing-masing keluarga mempunyai hasil produk sendiri meskipun dari bahan baku yang sama yaitu jamur tiram. Setelah berhasil menciptakan berbagai varian jenis dilanjutkan dengan belajar cara kemasan yang bagus dan menciptakan label produk yang eye catching kemudian cara memasarkannya secara offline maupun online. Metode pelaksanaan berupa workshop budidaya jamur tiram, pendampingan dan evaluasi kegiatan. Sesuai dengan keinginan warga yang ingin berkembang dari segi ekomoni menjadikan warga sebagai desa yang mandiri dengan berwirausaha, hasil tim pengabdian dari Universitas PGRI Semarang memberikan beberapa solusi untuk mewujudkannya. Tim pengabdian telah menyusun laporan dan memenuhi target luaran wajib berupa (1) Jurnal Prosiding SNHP (Universitas PGRI Semarang). (2) Terpublikasi di media online rri.co.id https://www.rri.co.id/iptek/306193/upgris-bangun-prospek-home-industri-jamur-tiram-di-kembangarum (3) Peningkatan pendapatan mitra (tercapai) dengan adanya kegiatan PKM ini, dengan adanya transfer knowledge dari tim pengusul berupa short course budidaya jamur tiram, diversifikasi olahan jamur tiram, workshop desain grafis canva untuk mendesain kemasan, mendesain label/logo dan meng update  akun media sosial yang sudah ada untuk penjualan online sehingga menaikkan omzet penjualan online, dan warga bisa bergabung di kelompok UPPKA di wilayah RW. 10 karena telah memiliki usaha rumahan dengan berbagai variasi produk, selain itu juga ada warga yang berinisiatip dan antusias untuk membuat kumbung jamur sendiri dirumah. Saran dari kegiatan ini adalah perlunya kedisiplinan dalam pemeliharaan dan pengkondisian kelembaban disekitar ruang jamur karena intensitas suhu lingkungan saat ini yang tinggi, menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari hama seperti tikus, meningkatkan inovasi diversifikasi jamur tiram.

Downloads

Published

2023-12-29