Perbandingan Konsumsi Madu Dan Gula Merah Terhadap Tingkat Daya Tahan Aerobik (VO2Max) Atlet Sepak Bola PS Garuda Hitam Kabupaten Pemalang
Abstract
Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui apakah dengan mengkonsumsi Madu dan Gula Merah dapat berpengaruh terhadap tingkat daya tahan aerobik (VO2Max) atlet sepak bola PS Garuda Hitam Kabupaten Pemalang. Jenis metode penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dengan desain penelitian yang digunakan yaitu “Two-Group pretest-posttest design”. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh pemain sepak bola PS Garuda Hitam Kabupaten Pemalang. Sampel yang dipakai dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 16 pemain. 16 pemain tersebut dibagi jadi dua grup (kelompok) yaitu kelompok satu dengan treatment Madu dan kelompok dua dengan treatment Gula Merah. Pengambilan data dilakukan dengan melakukan tes Multistage Fitness Test (MFT). Berdasarkan hasil Deskriptif bahwa nilai rata-rata (mean) dari pretest kelompok Madu menghasilkan nilai 47.97 dan posttest 49.51, sedangkan nilai rata-rata (mean) pretest kelompok Gula Merah menghasilkan nilai 43.90 dan posttest 44.53. Hasil Paired T-test menunjukkan bahwa data pretest-posttest Madu memiliki nilai sig value 0.003 (sig < 0.05), dan data pretest-posttest Gula Merah memiliki nilai sig 0.012 (sig < 0.05), yang berarti ada pengaruh mengkonsumsi Madu dan Gula Merah terhadap peningkatan VO2Max. Dari hasil Uji T-bebas mendapatkan nilai sig 0.039 (sig < 0.05) yang berarti bahwa data kelompok treatment Madu dan kelompok treatment Gula Merah terdapat perbedaan yang signifikan. Simpulan penelitian ini yaitu treatment Madu menunjukkan hasil yang lebih baik dibanding Gula Merah terhadap peningkatan VO2Max.