Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR)
https://conference.upgris.ac.id/index.php/snk
<p>Prosiding Seminar Nasional KeIndonesiaan publisher by Fakultas Pendidikan IPS dan Keolahragaan dilaksanakan setiap tahun sebagai salah satu kegiatan dalam gelaran pekan kepahlawanan. Tahun 2023 merupakan tahun ke-8 pelaksanaan Seminar Nasional KeIndonesiaan </p>Fakultas Pendidikan IPS dan Keolahragaanen-USSeminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR)PENGARUH METODE LATIHAN PASSING KE DINDING BERPASANGAN DAN PANTULAN LEMPAR DINDING TERHADAP PENERIMAAN BOLA PERTAMA KLUB SEPAK TAKRAW ASTF DUKUH SETI PATI
https://conference.upgris.ac.id/index.php/snk/article/view/7826
<p>Penelitian ini berlatar belakang berdasarkan hasil observasi awal masih banyak anak pada saat penerimaan bola masih kurang baik,. Banyak bola pertama yang hilang karena salah <em>receve</em>. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini ialah untuk mengetahui penerimaan bola pertama Klub Sepak Takraw ASTF Dukuseti Pati dengan menggunakan latihan passing ke dinding berpasangan dan pantulan lempar dinding. Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimen. Desain penelitian ini yang digunakan dalam penelitan ini adalah “<em>two group pre-test post-test group</em>” yaitu merupakan desain penelitian yang terdapat pre-test dan post-test setelah diberikan perlakuan khusus. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data menggunakan 1) Menggunakan tes. 2). Observasi 3). Dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan statistik deskriptif dengan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian dapat disimpulkan maka dapat dijelaskan bahwa rata-rata penerimaan bola pertama Klub Sepak Takraw ASTF Dukuseti Pati. Setelah diberi perlakuan atau <em>treatment</em> <em>passing</em> ke dinding mengalami peningkatan dari <em>pretest</em> sebesar 15,.00 menjadi posetest 25,70, sedangkan untuk hasil mean atau rata-rata kelompok pantulan lempar dinding dari <em>pretest</em> 16,01 menjadi <em>posttest</em> 24,50. Berdasarkan hasil tersebut dapat dilihat hasil peningkatan kelompok passing ke dinding dari pretest ke <em>posetest</em> sebesar 10,07 sedangkan pada kelompok pantulan lempar dinding peningkatan dari hasil <em>pretest</em> dan <em>posetest</em> sebesar 8,49. Maka dari itu kelompok passing ke dinding terhadap penerimaan bola pertama Klub Sepak Takraw ASTF Dukuseti Pati lebih segnifikan dibandingkan dengan kelompok pantulan lempar dinding. Berdasarkan penelitian maka dapat disimpulkan latihan <em>passing</em> ke dinding lebih signifikan dibandingkan dengan latihan pantulan lempar dinding pada Klub Sepak Takraw ASTF Dukuseti Pati. Saran untuk atlet bisa dijadikan sebagai program latihan untuk meningkatkan <em>passing</em> penerimaan <em>receve</em>.</p>Muhammad Luthfi
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR)
2025-12-182025-12-18101PENGARUH LATIHAN TARGET SASARAN DAN LATIHAN TARGET AREA TERHADAP KEMAMPUAN FLYING SHOOT PEMAIN TIM HANDBALL KABUPATEN DEMAK
https://conference.upgris.ac.id/index.php/snk/article/view/7831
<p>Penelitian kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental, menerapkan rancangan "dua kelompok pretest-posttest". Populasi mencakup seluruh pemain Handball di Kabupaten Demak, dan sampel yang diambil berjumlah 14 pemain dengan menggunakan metode purposive sampling. Instrumen yang dipakai adalah tes tembakan terbang menurut (Ermawan Susanto, 2017:24), di mana tes tembakan dilakukan menuju gawang yang terbagi menjadi 6 target dengan nilai validitas 0,771 dan reliabilitas 0,898. Rata-rata nilai latihan untuk target sasaran dari pretest yang semula 19,5 mengalami peningkatan menjadi 25,4 pada posttest, yang menunjukkan kenaikan sebesar 30,2%. Sementara itu, rata-rata kelompok latihan untuk area yang ditargetkan menunjukkan peningkatan dari nilai pretest sebesar 19,4 menjadi posttest yang mencapai 23,5, yang mencerminkan kenaikan sebesar 20,9%. Kesimpulan dari studi ini mengindikasikan adanya peningkatan keterampilan flying shoot pemain Tim Handball Kabupaten Demak sebelum dan sesudah diterapkannya perlakuan melalui latihan dengan sasaran target dan latihan area target. Rekomendasi bagi pelatih adalah untuk memanfaatkan latihan ini sebagai alternatif dalam meningkatkan keterampilan terbang shoot.</p> <p> </p>Muhammad Fajar Yoga Pratama
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR)
2025-12-182025-12-18101PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MELALUI PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DENGAN MEDIA POP UP PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI SMP NEGERI 29 SEMARANG
https://conference.upgris.ac.id/index.php/snk/article/view/7837
<p>Transformasi digital menghadirkan berbagai kemudahan untuk menunjang proses pembelajaran yang interaktif, cepat, dan menjangkau ruang tanpa batas. Hal ini juga berdampak terhadap mahasiswa keguruan dalam memperoleh informasi, memproses data, serta menghasilkan produk akademik. Penilaian berbasis proyek memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, serta kemampuan berpikir tingkat tinggi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan literasi digital dalam penugasan penilaian berbasis proyek pada mata kuliah Evaluasi Pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan, mahasiswa mengalami beberapa hambatan dalam penyelesaian penugasan penilaian berbasis proyek, antara lain: keterbatasan kemampuan mahasiswa dalam mengelola waktu secara efektif, kesenjangan kemampuan setiap mahasiswa yang berdampak pada hasil akhir tugas proyek, dengan rendahnya motivasi dan pemahaman mahasiswa terhadap esensi pembelajaran berbasis proyek, rendahnya motivasi dan pemahaman mahasiswa terhadap esensi pembelajaran berbasis proyek. Kesimpulan, kemampuan literasi digital bukan hanya keterampilan pendukung, tetapi kompetensi inti yang menentukan kualitas perkuliahan.</p>Cahyaning Budi AstutiRahmat Sudrajat
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR)
2025-12-192025-12-19101Analisis Latihan Target Ketepatan Shooting Dan Passing Terhadap Pemain Futsal di SMKN 1 Rembang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/snk/article/view/7807
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penelitian ini fokus pada menganalisis dampak latihan target tepat terhadap kemampuan passing dan shooting para pemain futsal ekstrakurikuler di SMKN 1 Rembang. Latar belakangnya adalah adanya kendala nyata di lapangan, di mana beberapa siswa menunjukkan kemampuan shooting yang masih rendah dan passing yang lemah, seringkali tidak tepat sasaran saat latihan. Untuk menilai hipotesis ini, peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menerapkan desain eksperimental dengan struktur pretest-posttest satu kelompok. Semua peserta dalam program ekstrakurikuler dipilih melalui metode sampling total. Pengumpulan data meliputi melakukan penilaian passing dan shooting, yang kemudian dianalisis untuk normalitas, homogenitas, dan hipotesis. Hasilnya menunjukkan bahwa target latihan yang tepat secara signifikan meningkatkan kedua keterampilan tersebut. Pada kemampuan menembak, nilai t-hitung 8,444 lebih besar dari t-tabel 2,109 dengan nilai signifikansi 0,000, membuktikan adanya pengaruh positif yang kuat. Begitu pula pada kemampuan passing, thitung 4,610 yang melebihi acuan norma 2,109 dan signifikansi 0,000 menegaskan</span></span></p> <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">dampak signifikan dari latihan yang diberikan. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa latihan target presisi efektif meningkatkan keterampilan menembak dan passing para pemain. Sebagai saran, pelatih diharapkan mengembangkan variasi program latihan agar peningkatan keterampilan bermain futsal siswa menjadi lebih optimal dan berkelanjutan.</span></span></p>Rakhmad Nur Alif
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR)
2025-12-182025-12-18101Pengaruh Double leg cone hop dan Knee tuck jump Terhadap Peningkatan Power Tendangan di SSB Hawai Temanggung U-17
https://conference.upgris.ac.id/index.php/snk/article/view/7813
<p>Penelitian ini dilakukan karena SSB Hawai Temanggung U-17 tidak memberikan pelatihan khusus untuk meningkatkan daya tendang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan <em>Double leg cone hop</em> dan <em>Knee tuck jump</em> terhadap kemampuan menendang pemain U-17 SSB Hawai Temanggung. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sampel penelitian adalah atlet U-17 SSB Hawai Temanggung yang berjumlah 16 orang. Instrumen tes tendangan jarak jauh yang digunakan dalam metode pengumpulan data penelitian ini memiliki reliabilitas sebesar 0,989 dan validitas sebesar 0,978. Berdasarkani hasiil peneliitian diperoleh hasil bahwa nilai pre-test dan post-test kelompok <em>double leg cone hop</em> memiliki nilai sig (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05. Hasil pre-test dan post-test kelompok knee somersault jump memiliki nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05. Dapat disimpulkan bahwa latihan <em>double leg cone hop</em> dan knee somersault jump dapat meningkatkan daya tendang. Kekuatan tendangan pemain sepak bola U-17 SSB Hawai Temanggung.</p>Adam Wahyu Ananda
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR)
2025-12-182025-12-18101Hubungan Antara Aktivitas Fisik Harian Dengan Indeks Massa Tubuh Pada Mahasiswa FPIPSKR Upgris
https://conference.upgris.ac.id/index.php/snk/article/view/7819
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik harian dan indeks massa tubuh (IMT) pada mahasiswa PJKR FPIPSKR Universitas PGRI Semarang. Aktivitas fisik berperan penting dalam menjaga kesehatan, sedangkan IMT menjadi indikator status gizi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan pendekatan survei, melibatkan 30 responden melalui teknik simple random sampling. Aktivitas fisik diukur dengan kuesioner IPAQ versi pendek, sementara IMT dihitung dari pengukuran tinggi dan berat badan. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS dengan uji deskriptif, uji asumsi klasik, dan uji korelasi Pearson. Hasilnya menunjukkan mayoritas responden memiliki aktivitas sedang hingga tinggi, serta IMT normal hingga overweight. Namun, tidak ditemukan hubungan signifikan antara aktivitas fisik harian dan IMT (r = -0,199; p = 0,291). Penelitian menyimpulkan bahwa faktor lain seperti pola makan dan gaya hidup kemungkinan lebih berpengaruh terhadap status gizi mahasiswa. Peneliti menyarankan penggunaan variabel tambahan dan alat ukur objektif di penelitian selanjutnya.</p>Ryan Eka Wibowo
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR)
2025-12-182025-12-18101PENGARUH MEDIA AUDIOVISUAL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TOLAK PELURU GAYA O’BRIAN DI SMA LABORATORIUM UPGRIS
https://conference.upgris.ac.id/index.php/snk/article/view/7824
<p>Latar belakang dari penelitian ini yakni berlandaskan pada pemahaman siswa terhadap materi PJOK khususnya di tolak peluru gaya O’brian. Partisipasi peserta didik dirasa masih kurang karna siswa tidak banyak aktif bergerak hanya sebatas melihat temannya, selain itu akibat belajar siswa masih berada dibawah KKM. Tujuan penelitian ini guna mengetahui sejauh mana media audiovisual mempengaruhi hasil belajar peserta didik pada praktik teknik Gaya O’Brian di tolak peluru pada Sekolah Menengan Atas Laboratorium UPGRIS.</p> <p> Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (kuasi) menggunakan menggunakan 62 subjek yg terbagi menjadi 2 gerombolan (ekperimen serta kontrol). akibat analisis data diperoleh berdasarkan teknik analisis stastik parametik (Uji-t) sebesar (1,703). Kesimpulannya, media audiovisual mempunyai impak yg lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional.</p>Muhammad Ibnu Abid
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR)
2025-12-182025-12-18101Pengaruh Model Project Based Learning terhadap Hasil Belajar Shooting Sepak Bola Siswa Kelas 8 SMP Negeri 2 Ketanggungan
https://conference.upgris.ac.id/index.php/snk/article/view/7829
<p>Penelitian ini dilaksanakan untuk melihat secara empiris apakah penerapan model <em>Project Based Learning</em> (PjBL) memiliki pengaruh terhadap peningkatan hasil belajar teknik shooting sepak bola pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Ketanggungan. Peneliti memilih metode kuantitatif dengan desain eksperimen <em>pretest-posttest control group</em>, agar memungkinkannya membandingkan perubahan objektif hasil belajar antara kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan shooting yang telah melalui pengujian validitas, menghasilkan koefisien antara 0,402–0,851 yang termasuk kategori valid, sehingga instrumen tersebut layak digunakan. Uji reliabilitas menunjukkan koefisien sebesar 0,688 yang tergolong tinggi, menandakan bahwa instrumen memiliki konsistensi yang baik dalam mengukur keterampilan siswa. Hasil analisis data dengan uji Wilcoxon mendapat nilai Asymp. Sig. (2-tailed) yaitu 0,000 (< 0,05), yang mengindikasikan bahwa skor pretest dan posttest terdapat perbedaan. Peningkatan hasil belajar lebih nyata terjadi pada kelas eksperimen yang menggunakan metode PjBL dibandingkan dengan kelas kontrol yang masih memakai pembelajaran konvensional. Kegiatan proyek berupa pembuatan gawang mini dari paralon terbukti tidak hanya meningkatkan keterampilan teknik shooting, tetapi juga mendorong motivasi belajar, partisipasi aktif siswa, serta memahami materi dengan lebih dalam. Berdasarkan temuan ini, kesimpulannya yaitu <em>Project Based Learning</em> efektif digunakan untuk membuat keterampilan <em>shooting</em> sepak bola pada siswa SMP Negeri 2 Ketanggungan meningkat. Penelitian ini merekomendasikan kepada guru Pendidikan Jasmani untuk lebih sering memanfaatkan pembelajaran berbasis proyek dalam proses pembelajaran, serta mendorong pihak sekolah menyediakan fasilitas dan sarana pendukung yang memadai agar kegiatan pembelajaran inovatif seperti ini dapat terlaksana secara optimal.</p>Akmal Faizul Iman
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR)
2025-12-182025-12-18101Tingkat Pemahaman Suporter Pelatih, Pembina, Dan Pemain U-15 Perwira Timur Football Academy Terhadap Peraturan Sepak Bola (Law Of The Game 2024) Di Kabupaten Purbalingga
https://conference.upgris.ac.id/index.php/snk/article/view/7834
<p>Latar belakang penelitian ini berasal dari kurangnya pemahaman bahwa pendukung, pelatih, pelatih, dan Akademi Sepak Bola U-15 perwira timur memilikinya untuk peraturan sepakbola (Law of the Game 2024). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan tingkat pemahaman tentang peraturan sepak bola (law of the Game 2024). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian. Populasi survei termasuk semua pendukung, pelatih, pelatih, dan pemain U-15 dari perwira timur Akademi Sepak Bola. Sampel diambil menggunakan teknologi sampel yang ditargetkan. Artinya, sampel dipilih berdasarkan tujuan dan kriteria tertentu. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner atau dokumentasi kuesioner, pengamatan, dan distribusi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dengan pendekatan persentase. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa mayoritas pendukung memiliki pemahaman yang baik (70%). Sebagian besar pelatih memahami dengan sangat baik (75%). Pelatih terbagi secara merata, dengan 50% masing -masing dalam kategori yang sangat baik. Pemain U-15 biasanya memahami aturannya dengan sangat baik (33%) dan baik (67%). Temuan ini menyimpulkan bahwa ukuran keseluruhan dukungan dari perwira timur Football Academy (laws of the Game 2024) dari Purbalingga.</p>Yazid Alif Alhaqi
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR)
2025-12-192025-12-19101PENGARUH LATIHAN DRILL SASARAN CONE TETAP DAN BERUBAH TERHADAP PENINGKATAN AKURASI SMASH PEMAIN BULUTANGKIS PUTRA PB SINAR MUTIARA PEMALANG
https://conference.upgris.ac.id/index.php/snk/article/view/7803
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manakah yang lebih efektivitas antara pengaruh Latihan <em>Drill </em>Sasaran <em>Cone </em>Tetap dan Berubah terhadap peningkatan akurasi <em>s</em><em>mash </em>pemain bulutangkis Putra PB Sinar Mutiara Pemalang. Metode penelitian menggunakan desain eksperimen <em>two</em>-<em>group</em> <em>pretest</em>-<em>posttest</em>. Sampel terdiri dari 12 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data <em>pretest-posttest </em>kelompok latihan drill cone sasaran tetap yang dilihat dari tingginga nilai t hitung dari padat tabel 14,533 > 2,571. Dengan selisih perbedaan nilai 5,83 dengan kenaikan persentase 4,41% sedangkan data <em>pretest-posttest </em>kelompok latihan drill cone sasaran berubah yang dilihat dari tingginya nila t hitung dari pada t tabel t hitung lebih besar dari pada t tabel 29,069 > 2,571. Dengan selisih perbedaan nilai 6,50 dengan persentase 3,72%. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan latihan drill cone sasaran berubah lebih baik daripada sasaran tetap terhadap peningkatan ketepatan <em>smash </em>bulutangkis pada atlet putra PB Sinar Mutiara Pemalang. Dengan selisih rata- rata 0,167.</p>Beni Panji Yustiawan
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR)
2025-12-182025-12-18101Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Passing Bawah Bola Voli Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Mlonggo
https://conference.upgris.ac.id/index.php/snk/article/view/7810
<p>Penelitian ini berupaya meningkatkan kemampuan passing bawah dalam olahraga voli pada 36 siswa kelas 10 di SMA Negeri 1 Mlonggo, karena nilai awal mereka di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 75. Dengan menerapkan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) yang melibatkan praktik langsung, kolaborasi, dan integrasi seni untuk memahami konsep kinematika, ditemukan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan signifikan. Nilai rata-rata mereka naik dari 70,3 menjadi 79, jauh melampaui kelompok kontrol yang hanya naik dari 71 menjadi 75. Hal ini menunjukkan bahwa model PBL sangat efektif dalam meningkatkan keterampilan passing bawah, sekaligus meningkatkan aktivitas dan kepercayaan diri siswa.</p>Randika Surya Ramadhan
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR)
2025-12-182025-12-18101PENGARUH LATIHAN DRILL TERHADAP KETEPATAN PUKULAN FOREHAND OVERHEAD CLEAR ATLET PEMULA BULUTANGKIS (USIA 12-15 TAHUN) DI PB SATRIA SUBAH
https://conference.upgris.ac.id/index.php/snk/article/view/7816
<p>Pukulan<em> forehand </em>atlet dengan nilai rata-rata 58%. Porsi latihan dari pelatih kepada atlet masih kurang. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh latihan <em>drill </em>terhadap ketepatan <em>forehand overhead clear</em>.</p> <p>Pendekatan menggunakan kuantitatif dengan <em>pre-experimental designs tipe one group pretest-posttest. </em>Pengumpulan data dengan tes. Uji hipotesis dengan <em>paired sampel t-test</em>. Analisis data mengunakan statistik deskriptif.</p> <p>Hasil diketahui ada pengaruh latihan <em>drill</em> terhadap ketepatan <em>forehand overhead clear</em>. Perbedaan antara rata-rata <em>mean pre-test</em> dengan <em>post-test</em> sebesar 7,727 atau 7,7%. Latihan <em>drill</em> meningkatkan ketepatan pukulan <em>forehand overhead clear</em>.</p> <p>Kata kunci: latihan <em>drill</em>, ketepatan pukulan, <em>forehand overhead clear</em>, bulutangkis</p>Alfata Sidiq
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR)
2025-12-182025-12-18101MINAT PESERTA DIDIK DALAM MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER OLAHRAGA DI SMP KRISTEN BALA KESELAMATAN SEMARANG
https://conference.upgris.ac.id/index.php/snk/article/view/7822
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat minat peserta didik dalam mengikuti ekstrakurikuler olahraga di SMP Kristen Bala Keselamatan Semarang. Minat peserta didik menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei melalui angket yang disebarkan kepada 25 peserta didik. Indikator minat yang digunakan adalah perhatian, ketertarikan, rasa senang, dan partisipasi aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat peserta didik berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata sebesar 81,2%. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler olahraga telah berhasil menarik perhatian dan partisipasi peserta didik. Penelitian ini merekomendasikan agar sekolah terus mendukung dan mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler olahraga untuk meningkatkan partisipasi dan prestasi siswa di bidang non-akademik.</p>Boban Rakha Adi Saputra
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR)
2025-12-182025-12-18101DAMPAK METODE PRAKTIK ZIG-ZAG DAN CHRISTMAS TREE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN DRIBBLE SEPAK BOLA PADA KELOMPOK U-15 SSB GOLDEN BOYS SEMARANG
https://conference.upgris.ac.id/index.php/snk/article/view/7827
<p>riset ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dua metode latihan, yakni zig-zag dan christmas tree, terhadap peningkatan kemampuan menggiring bola pada pemain U-15 SSB Golden Boys Semarang. Latar belakang riset berdasarkan temuan observasi bahwa sebagian besar pemain masih kurang optimal dalam mengontrol bola, terutama saat bola berada terlalu jauh dari kaki. riset menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen two groups pretest-posttest. Sebanyak 16 pemain dipilih secara purposive sampling dari total populasi 59 pemain. Instrumen riset berupa tes keterampilan dribbling. Analisis data dilakukan menggunakan uji-t sampel berpasangan. Hasil riset menunjukkan bahwa kedua metode latihan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan keterampilan dribbling, dengan metode christmas tree memberikan peningkatan yang lebih besar dibandingkan metode zig-zag. Temuan ini merekomendasikan penggunaan metode christmas tree dalam program latihan untuk memaksimalkan kemampuan kontrol bola pemain muda.</p>Akbar Fahrudiansyah
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR)
2025-12-182025-12-18101Efektivitas Pembelajaran TGT untuk Meningkatkan Keterampilan Passing Sepakbola Siswa Kelas V SD
https://conference.upgris.ac.id/index.php/snk/article/view/7832
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan <em>passing</em> siswa kelas V SD Negeri 1 Wedung. Hasil tes awal menunjukkan bahwa hanya 9 dari 24 siswa (37,5%) yang mampu mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKTP) dengan skor ≥ 75, sedangkan 15 siswa (62,5%) belum berhasil mencapainya. Kondisi tersebut menegaskan perlunya penerapan strategi pembelajaran yang inovatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran <em>Teams Games Tournament</em> (TGT) yang dipadukan dengan permainan Estafet <em>Passing</em> dalam meningkatkan keterampilan <em>passing</em> sepak bola. Metode penelitian menggunakan pendekatan pra-eksperimen dengan desain <em>one group pretest-posttest</em>. Populasi penelitian adalah 153 siswa SD Negeri 1 Wedung, sedangkan sampel berjumlah 24 siswa kelas V yang ditentukan dengan teknik <em>purposive sampling</em>. Instrumen pengumpulan data berupa tes keterampilan <em>passing</em> sepak bola, sedangkan analisis data dilakukan melalui uji normalitas dan uji-t berpasangan dengan bantuan program SPSS serta Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai <em>pretest</em> sebesar 72,29 meningkat menjadi 80,83 pada <em>posttest</em>. Uji-t menghasilkan nilai <em>t-hitung</em> sebesar 2,350 lebih besar daripada <em>t-tabel</em> 1,583 dengan taraf signifikansi 0,001 < 0,05. Hal ini membuktikan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil <em>pretest</em> dan <em>posttest</em>. Dengan demikian, penerapan model TGT yang dipadukan dengan Estafet <em>Passing</em> terbukti efektif</p>Bintar Wafiq Alhaqi
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR)
2025-12-182025-12-18101PENGARUH LATIHAN SMALL SIDED GAMES TERHADAP KETEPATAN PASSING DAN SHOOTING DI SEKOLAH SEPAK BOLA (SSB) PAGERSARI U-15 KABUPATEN KENDAL
https://conference.upgris.ac.id/index.php/snk/article/view/7801
<p>Rian Nanda Septian, dalam penelitiannya yang berjudul "Pengaruh Latihan Small Sided Games terhadap Akurasi Passing dan Shooting di Sekolah Sepak Bola (SSB) Pagersari U-15 Kabupaten Kendal", yang dilakukan di Fakultas Ilmu Sosial dan Pendidikan Olahraga, Universitas PGRI Semarang pada tahun 2024, menyoroti permasalahan berdasarkan observasi di Klub SSB Pagersari, Kabupaten Kendal. Temuan awal menunjukkan bahwa banyak pemain masih melakukan passing dan shooting dengan tidak akurat atau tidak sesuai target.</p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah latihan Small Sided Games berpengaruh terhadap peningkatan akurasi passing dan shooting di Sekolah Sepak Bola (SSB) Pagersari U-15 Kabupaten Kendal. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental dalam bentuk pre-test dan post-test pada satu kelompok. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan populasi terdiri dari pemain SSB Pagersari yang berusia 15 tahun. Sebanyak 18 pemain berpartisipasi dalam penelitian ini dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes passing bola rendah dari Irianto, sebagaimana dikutip dalam Kusuma (2015).</p> <p>Berdasarkan hasil penelitian, akurasi passing meningkat dari skor pretest sebesar 860 menjadi 1250 pada posttest, menunjukkan peningkatan sebesar 18%. Demikian pula, akurasi shooting meningkat dari skor pretest 990 menjadi 1350 pada posttest, dengan peningkatan sebesar 6%. Temuan ini menunjukkan adanya peningkatan persentase dalam akurasi passing dan shooting setelah menjalani latihan Small Sided Games.</p> <p>Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa latihan Small Sided Games berpengaruh positif terhadap peningkatan akurasi passing dan shooting di Sekolah Sepak Bola (SSB) Pagersari U-15 Kabupaten Kendal. Oleh karena itu, disarankan agar metode latihan ini dimasukkan sebagai variasi dalam program pelatihan untuk meningkatkan akurasi passing dan shooting pemain SSB Pagersari U-15 di Kabupaten Kendal.</p>Rian Nanda Septian
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR)
2025-12-182025-12-18101OPTIMALISASI LITERASI DIGITAL DALAM PENUGASAN PENILAIAN BERBASIS PROYEK PADA MATA KULIAH EVALUASI PEMBELAJARAN
https://conference.upgris.ac.id/index.php/snk/article/view/7838
<p>Transformasi digital menghadirkan berbagai kemudahan untuk menunjang proses pembelajaran yang interaktif, cepat, dan menjangkau ruang tanpa batas. Hal ini juga berdampak terhadap mahasiswa keguruan dalam memperoleh informasi, memproses data, serta menghasilkan produk akademik. Penilaian berbasis proyek memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, serta kemampuan berpikir tingkat tinggi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan literasi digital dalam penugasan penilaian berbasis proyek pada mata kuliah Evaluasi Pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan, mahasiswa mengalami beberapa hambatan dalam penyelesaian penugasan penilaian berbasis proyek, antara lain: keterbatasan kemampuan mahasiswa dalam mengelola waktu secara efektif, kesenjangan kemampuan setiap mahasiswa yang berdampak pada hasil akhir tugas proyek, dengan rendahnya motivasi dan pemahaman mahasiswa terhadap esensi pembelajaran berbasis proyek, rendahnya motivasi dan pemahaman mahasiswa terhadap esensi pembelajaran berbasis proyek. Kesimpulan, kemampuan literasi digital bukan hanya keterampilan pendukung, tetapi kompetensi inti yang menentukan kualitas perkuliahan.</p>Eni PurwantiSuwarno Widodo
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR)
2025-12-192025-12-19101PENGARUH LATIHAN FOUR CONE DRILL DAN AGILITY LADDER DRILL TERHADAP KELINCAHAN SISWA SSB U-12 DI SSB PERSITER KABUPATEN KUDUS
https://conference.upgris.ac.id/index.php/snk/article/view/7808
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manakah yang lebih efektivitas antara pengaruh Latihan <em>four cone drill</em> dan <em>agility ladder drill</em> terhadap kelincahan siswa SSB U-12 di SSB persiter Terban Kabupaten Kudus. Metode penelitian menggunakan desain eksperimen <em>two</em>-<em>group</em> <em>pretest</em>-<em>posttest</em>. Sampel terdiri dari 18 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data <em>pretest-posttest </em>kelompok latihan <em>four cone </em><em>drill</em> setelah diberikan perlakuan mengalami peningkatan dari hasil <em>pretest</em> sebesar 17.42 menjadi <em>posttest</em> sebesar 15.64 sedangkan data <em>pretest-posttest </em>kelompok <em>agil</em><em>l</em><em>ity</em><em> ladder</em><em> drill</em> dari <em>pretest</em> sebesar 17.47 menjadi <em>posttest</em> sebesar 15.80. Berdasarkan hasil tersebut dapat dilihat hasil peningkatan dari kelompok <em>four cone drill</em> sebesar 1.78. Sedangkan hasil peningkatan dari kelompok <em>agility</em><em> ladder</em><em> drill</em> sebesar 1.67. Maka dari hasil itu dapat disimpulkan bahwa latihan <em>four cone drill</em> lebih baik, karena lebih besar peningkatannya dibanding latihan <em>agility</em><em> ladder</em><em> drill</em>.</p>Difat Arya Putra
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR)
2025-12-182025-12-18101Pengaruh Latihan Plyometric Box Jump Dan Stairway Hop Untuk Meningkatkan Akurasi Passing Atlet Futsal PCKG FA Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/snk/article/view/7814
<p>Penelitian ini di latar belakangi oleh para pemain yang kurang bisa mengukur akurasi passing, perkenaan bola di kaki saat passing kurang tepat, passing yang tidak terarah ke teman dan masih kurangnya kondisi kekuatan otot kaki pemain PCKG FA semarang. Penelitian dilaksanakan dengan tujuan memahami Pengaruh Latihan <em>Plyometric Box Jump </em>Dan<em> Stairway Hop</em> Terhadap Akurasi <em>Passing</em> Atlet Futsal PCKG FA Semarang. Penelitian ini termasuk eksperimen semu yang berkaitan dengan hubungan sebab akibat. Populasi yang diterapkan yakni 20 pemain PCKG futsal akademi Semarang. Sesuai hasil yang didapat, dari uji T untuk akurasi passing dengan latihan plyometric box jump didapatkan t hitung dengan nilai 0,134; df sejumlah 9 sehingga diperoleh t table dengan nilai 2,262 serta sig 0,896. Dari hasil ini bisa dinyatakan t hitung > t table (0,134 > 2,262) serta sig 0,896 < 0,05; sehingga menjelaskan H0 ditolak serta Ha diterima. Kemudian dari uji T didapatkan t hitung dengan nilai 0,136; df sejumlah 9 sehingga diperoleh t table dengan nilai 2,262 serta sig 0,895. Dari hasil ini bisa dinyatakan t hitung > t table (0,136 > 2,262) serta sig 0,895 < 0,05; sehingga menjelaskan H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan data tersebut maka latihan <em>plyom</em><em>etric box jump </em>dan <em>stairway hop</em> memberikan pengaruh terhadap akurasi passing atlet futsal PCKG FA Semarang.</p>David Abiyyu Akhnaf
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR)
2025-12-182025-12-18101Pengaruh Latihan Ball Feeling dan Ladder Drill terhadap Kelincahan Menggiring Bola Pemain Sepak Bola Ssb Ss’79 Sukorejo
https://conference.upgris.ac.id/index.php/snk/article/view/7820
<p>Peneitian ini dilakukan untuk membantu meningkatkan efektivitas antara kedua model latihan pada Teknik menggiring bola yaitu model latihan ball feeling dan ladder drill, yang dalam hal ini bertujuan untuk meningkatkan kelincahan menggiring bola pada para pemain sepak bola yang memiliki usia dibawah 14 tahun di SSB SS’79 Desa Sukorejo. Melihat dari fenomena minimnya kontrol bola dan keterbatasan kelincahan pemain saat melakukan sebuah dribling dilapangan, yang berpotensi dapat menyebabkan pemain kehilangan bola dengan muddah dalam sebuah permainan. Dengan metode quasi eksperimental melalui pendekatan two group pretest-postest, 18 pemain dibagi secara imbang ke dalam kelompok treatment menggunakan Teknik matched-subjects ordinal pairing untuk menjaga kesetaraan kemampuan pemain. Pelaksanaan intervensi dilakukan sebanyak 12 sesi latihan selama empat miggu(tiga sesi perminggu), dengan konsep pemain melakukan short dribbling test dua kali dalam fase pretest dan posttest, kemudian diambil lah nilai waktu terbaik dari masa pelaksanaan setiap pemain. Pada analisis statistik dilakukan uji normalitas menggunakan menggunakan uji kolmogorov-smirnof dan Shapiro-wilk, uji homogenitas, serta paired samples t-test untuk menilai nilai signifikan pada peningkatan peforma. Hasil menunjukkan bahwa Ball Feeling mampu menurunkan rata-rata waktu dribbling dari 25,93 detik menjadi 24,88 detik (peningkatan 2,04 %), sedangkan Ladder Drill menurunkan waktu dribbling dari 26,11 detik menjadi 24,45 detik (peningkatan 3,26 %). Kedua latihan terbukti signifikan (p < 0,05), dengan Ladder Drill menunjukkan keunggulan dalam meningkatkan koordinasi gerak kaki dan perubahan arah dinamis. Hasil ini memiliki implikasi praktis bagi pelatih dan pengembangan program pembinaan usia dini, serta mendorong penelitian lanjutan mengenai durasi dan intensitas optimal latihan.</p>Ardiansyah
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR)
2025-12-182025-12-18101PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TGT DAN STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PSIKOMOTORIK PASSING BAWAH BOLA VOLI SISWA SMP
https://conference.upgris.ac.id/index.php/snk/article/view/7825
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model pembelajaran kooperatif tipe <em>Team</em> <em>Games</em> <em>Tournament</em> (TGT) dan <em>Student</em> <em>Teams</em> <em>Achievement</em> <em>Division</em> (STAD) dalam meningkatkan hasil belajar psikomotorik <em>passing</em> bawah bola voli siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Taman. Metode penelitian menggunakan desain eksperimen <em>one</em>-<em>group</em> <em>pretest</em>-<em>posttest</em>. Sampel terdiri dari 30 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan TGT dan STAD meningkatkan keterampilan psikomotorik siswa dalam passing bawah, dengan peningkatan ketuntasan klasikal dari 0% menjadi 88% setelah perlakuan. Penelitian ini merekomendasikan model TGT dan STAD sebagai alternatif pembelajaran dalam pendidikan jasmani.</p>Husaini Fariz
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR)
2025-12-182025-12-18101Pengaruh Latihan Push up dan Pull up Terhadap Ketepatan Servis Atas Bola Voli Pada Siswa Putra Ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Cepiring
https://conference.upgris.ac.id/index.php/snk/article/view/7830
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh siswa putra ekstrakurikuler SMA N 1 Cepiring secara umum masih lemah dalam melakukan servis atas untuk menempatkan bola pada lapangan lawan pada permainan bola voli dikarenakan kurangnya massa otot pada setiap siswa yang mengikuti ekstrakurikuler bola voli di SMA N 1 Cepiring. Untuk itu peneliti memberikan pola latihan <em>push up</em> dan <em>pull up </em>untuk menambah massa otot. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui metode latihan <em>push up</em> dan <em>pull up</em> terhadap keteopatan servis atas bola voli pada siswa putra ekstrakurikuler SMA N 1 Cepiring. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah 20 siswa ekstrakurikuler SMA N 1 Cepiring. Teknik pengumpulan data melalui beberapa tahap yaitu test awal (<em>pre-test</em>), perlakuan (<em>treatment</em>), dan test akhir (<em>post-test</em>). Analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian di siswa ekstrakurikuler bola voli SMA Negeri 1 Cepiring tentang pengaruh latihan <em>push up</em> dan <em>pull up</em> terhadap peningkatan akurasi servis atas bola voli, dapat disimpulkan bahwa latihan fisik yang difokuskan pada penguatan lengan dan punggung terbukti berpengaruh positif terhadap ketepatan servis atas. Hal ini diketahui bahwa tes awal kemampuan siswa kategori kurang cenderung ke cukup, kemudian setelah melakukan <em>treatment</em> selama 12 kali pertemuan test akhir kemampuan siswa menjadi baik tanpa condong ke kurang. Saran dalam studi ini yaitu penerapan metode latihan yang menekankan kontrol gerak dan keseimbangan tubuh dapat membantu meningkatkan kemampuan peserta secara menyeluruh. Peneliti selanjutnya diharapkan mampu memperbaiki kekurangan yang ditemukan agar hasil penelitian menjadi lebih komprehensif.</p>Denny Arif Kurniawan
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR)
2025-12-182025-12-18101Pengembangan Model Pembelajaran Pendidikan Petualangan: Tahap Validasi Konten
https://conference.upgris.ac.id/index.php/snk/article/view/7836
<p>Pendidikan petualangan memiliki potensi untuk memberikan dampak positif pada perkembangan pribadi dan sosial, aktivitas fisik, prestasi akademik, serta kemampuan kepemimpinan bagi berbagai peserta dan kelompok usia. Pendidikan petualangan di Indonesia belum mendapatkan perhatian khusus, karena belum ada model pembelajaran yang dikembangkan. Pengembangan model pembelajaran merupakan poin penting dalam mempersiapkan model pembelajaran. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memvalidasi pengembangan Model Pembelajaran Pendidikan Petualangan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Penelitian ini menggunakan metode 1) Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Prosedur implementasi pengembangan Model Pembelajaran Pendidikan Petualangan dilakukan dengan melibatkan para ahli. Peserta dalam penelitian ini terdiri dari dokumen dan lima ahli. Tiga ahli memiliki kualifikasi: 2 ahli memiliki gelar doktor dalam ilmu material, dan 3 ahli guru pendidikan jasmani memiliki gelar sarjana. Hasil: Hasil uji validitas konten menggunakan rumus Aiken menunjukkan bahwa item penilaian dari lima ahli menunjukkan angka 1.00. Oleh karena itu, program yang dirancang dapat disimpulkan memiliki validitas konten yang baik. Kesimpulan: disimpulkan bahwa pembangunan Model Pembelajaran Pendidikan Petualangan memiliki validitas yang tinggi. Dengan instrumen uji dokumen untuk mengembangkan Model Pembelajaran Pendidikan Petualangan, uji ini memiliki validitas konten yang tinggi sehingga dapat membantu memastikan validitas konstruk dan memberikan keyakinan kepada pembaca dan peneliti mengenai instrumen ini.</p>Galih Dwi PradiptaOsa MalikiFajar Ari WMaftukin Hudahh
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR)
2025-12-192025-12-19101PENGARUH LATIHAN SINGLE UNDERHAND PASS DAN CROUCHING UNDERHAND PASS UNTUK MENINGKATKAN KETEPATAN PASSING BAWAH BOLA VOLI DI KLUB BM VOLI PEMALANG
https://conference.upgris.ac.id/index.php/snk/article/view/7806
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya akurasi passing bawah pemain voli Klub Bola Voli Pemalang BM. Untuk mengatasi hal tersebut, pelatih menggunakan metode latihan Crouuching Underrhand Pas dan Single Underrhand Paass untuk meningkatkan akurasi passing bawah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa sukses kedua metode latihan tersebut dan pengaruhnya terhadap akurasi passing bawah bola voli. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan desain pretes-postes yang terdiri dari dua kelompok. Sampel yang berjumlah 20 atlet yang memenuhi kriteria dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Uji Braddy untuk akurasi passing bawah bola voli. Uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas, dan uji-t digunakan untuk menguji data menggunakan SPSS versi terbaru. Rata-rata skor postes sebesar 48,80 (peningkatan 9,67%) dan nilai-t sebesar -16,517 (sig. 0,000 < 0,05) menunjukkan bahwa latihan Single Underhand Pass memberikan peningkatan yang signifikan. Instruksi Crouching Underhand Pass juga menghasilkan peningkatan yang signifikan, dengan skor rata-rata posttest sebesar 54,00 (peningkatan 25,59%) dan nilai t sebesar -36,895 (sig. 0,000 < 0,05). Crouching Underhand Pass meningkatkan akurasi operan underhand bola voli sebesar 15,92% lebih tinggi daripada Single Underhand Pass, menurut sebuah studi yang dilakukan terhadap kedua metode tersebut. Temuan dan rekomendasi studi ini dapat menjadi peta jalan untuk mengembangkan program pelatihan keterampilan inti bola voli, khususnya operan underhand, guna meningkatkan pembelajaran dan pelatihan.</p>Cahya Iman Pangestu
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR)
2025-12-182025-12-18101ANALISIS PERBANDINGAN INDEKS MASSA TUBUH TERHADAP VO2MAX DAN KESEIMBANGAN ATLET SEPAK BOLA SEKOLAH SEPAK BOLA NAWAKIRANA KABUPATEN TEGAL
https://conference.upgris.ac.id/index.php/snk/article/view/7812
<p>Penelitian ini menyelidiki hubungan antara indeks massa tubuh (IMT) dengan daya tahan kardiovaskular (VO2max) dan keseimbangan pada pemain sepakbola SSB Nawakirana di Kabupaten Tegal. Metode yang digunakan bersifat kuantitatif korelasional dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran antropometri, tes keseimbangan, dan uji kebugaran, lalu dianalisis menggunakan uji normalitas, linearitas, dan hipotesis. Hasilnya menunjukkan bahwa IMT memiliki korelasi positif dengan VO2max (r = 0,170 > r tabel = 0,049), namun tidak berhubungan dengan keseimbangan (r = 0,001 < r tabel = 0,049). Rata-rata VO2max sebesar 35,63 ml/kg/menit, dan rata-rata IMT sebesar 21,81.Kesimpulannya, IMT berpengaruh terhadap daya tahan kardiovaskular, namun tidak terhadap keseimbangan. Temuan ini dapat digunakan oleh pelatih untuk membuat rencana latihan yang tepat untuk meningkatkan performa atlet</p>Sidqon Khafidz Al hafsy
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR)
2025-12-182025-12-18101ANALISIS SENSATION SEEKING, PERSIAPAN FISIK, DAN DAMPAK FISIOLOGIS TERHADAP PENDAKI GUNUNG DI GUNUNG PRAU
https://conference.upgris.ac.id/index.php/snk/article/view/7818
<p>Berdasarkan temuan observasi para pendaki yang telah mendaki Gunung Prau, studi ini mengkaji fenomena beberapa pendaki yang tidak mempersiapkan diri sebelum melakukan aktivitas pendakian, serta mereka yang hanya mengikuti tren pendakian tanpa mengetahui alasan mereka mendaki gunung. Penelitian deskriptif merupakan paradigma yang akan digunakan, dan studi survei kualitatif semacam ini akan dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pendaki gunung di Gunung Prau terpengaruh secara fisiologis, fisik, dan dalam hal pencarian sensorik. Strategi pengambilan sampel yang digunakan adalah rumus Slovin dengan toleransi kesalahan 5%. Alat yang digunakan adalah kuesioner dengan skala Likert. Hasil analisis data uji Korelasi Pearson (Momen Produk) dapat disimpulkan bahwa dampak fisiologis pada pendaki Gunung Prau berkorelasi signifikan dengan pencarian sensasi dan kesiapan fisik. Nilai signifikansi yang diperoleh (0,000) kurang dari 0,05. Hubungan antara pencarian pengalaman dan persiapan fisik dengan dampak fisiologis pada pendaki Gunung Prau dapat disimpulkan dari nilai koefisien korelasi sebesar 0,602.</p>Fandi Arba Inzaghi
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR)
2025-12-182025-12-18101PENGARUH LATIHAN BARBELL ROW DAN CABLE ROW TERHADAP HYPERTROPHY LATISSIMUS DORSI PADA MEMBER SFP (STAR FITNES PATI)
https://conference.upgris.ac.id/index.php/snk/article/view/7823
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan Barbell Row dan Cable Row terhadap hipertrofi otot latissimus dorsi pada anggota Star Fitness Pati. Menggunakan metode eksperimen dengan desain Two-Group Pretest-Posttest, sebanyak 14 partisipan dilibatkan. Pengukuran dilakukan menggunakan pita ukur dan skinfold caliper. Analisis data dengan uji t berpasangan (α = 0,05) menunjukkan perbedaan signifikan antara pretest dan posttest (t_hitung = 2,570 > t_tabel), yang mengindikasikan bahwa kedua jenis latihan efektif meningkatkan hipertrofi otot latissimus dorsi. Hasil ini dapat menjadi rujukan dalam penyusunan program latihan punggung yang lebih terarah dan efisien.</p>Rio Akbar Pramudita
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR)
2025-12-182025-12-18101Metode Berpasangan: Strategi Latihan untuk Mengoptimalkan Akurasi Lempar-Tangkap Bola Kasti
https://conference.upgris.ac.id/index.php/snk/article/view/7828
<p>Penelitian ini disebabkan oleh kurangnya kemampuanpemain Club Srikandi dalam melempar maupun menangkap bola. Berdasarkan hasil observasi awal dari 20 anggota, hanya terdapat 6 pemain yang dapat melempar dan menangkap bola dengan tepat, sedangkan 14 pemain lainnya masih tergolong kurang baik. Tujuannya adalah untuk mengetahui peningkatan ketepatan lempar tangkap dalam permainan bola kasti melalui penerapan metode berpasangan pada club bola kasti Srikandi Desa Wuwur.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan desain penelitian berupa Pre-experimental design yang mengambil bentuk One Group Pretest-Posttest. Hasil penelitian tersebut memperlihatkan adanya perubahan yang signifikan antara hasil pretest maupun posttest. Oleh sebab itu, metode berpasangan berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan ketepatan lempar tangkap pada permainan bola kasti pada anggota club Srikandi Desa Wuwur.</p>Eka Ambar Sari
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR)
2025-12-182025-12-18101EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN TGFU DALAM MENINGKATKAN KETRAMPILAN PASSING BAWAH BOLA VOLI
https://conference.upgris.ac.id/index.php/snk/article/view/7833
<p>Penelitian dilaksanakan dengan tujuan mengkaji keefektifan dari model Teaching Games for Understanding <br>(TGFU) untuk meningkatkan keterampilan passing bawah bola voli siswa kelas V di SDN 02 Prawoto, <br>Sukolilo, Pati. Metode yang dipergunakan yaitu eksperimen melalui desain one group pretest-posttest, dengan <br>keterlibatan 30 siswa selaku subjek. Pengumpulan data dilaksanakan dengan tes keterampilan passing bawah <br>yang disampaikan sebelum serta setelah diterapkan model TGFU. Analisis data dilaksanakan melalui uji t guna <br>memahami perbedaan hasil diantara pretest dengan posttest. Hasil yang didapat menjelaskan terdapatnya <br>peningkatan signifikan pada kemampuan passing bawah sesudah diterapkan pendekatan TGFU. Temuan ini <br>mengonfirmasi bahwasanya model TGFU efektif dalam mengembangkan keterampilan dasar bola voli, serta <br>layak diimplementasikan untuk menjadi alternatif strategi pembelajaran pendidikan jasmani di tingkatan <br>sekolah dasar karena mampu mengintegrasikan pemahaman konsep permainan dan penguasaan keterampilan <br>secara holistik.</p>Muhammad Nail Fahmi
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR)
2025-12-182025-12-18101PENGARUH LATIHAN DRILL SMASH TERHADAP AKURASI PUKULAN SMASH PADA PEMAIN BULU TANGKIS USIA 12 TAHUN PB ABIMANYU KABUPATEN PURWOREJO
https://conference.upgris.ac.id/index.php/snk/article/view/7802
<p>Motivasi di balik penelitian ini adalah akurasi pukulan smash pemain bulu tangkis usia 12 tahun di PB Abimanyu, Kabupaten Purworejo yang masih rendah. Untuk mengatasi hal ini, pelatih mencoba meningkatkan akurasi pukulan smash pemain dengan menggunakan metode latihan drill smash. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah latihan drill smash mempengaruhi akurasi pukulan smash yang dilakukan oleh pemain bulu tangkis usia 12 tahun. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan purposive sampling, yang terdiri dari 15 pemain PB Abimanyu di Kabupaten Purworejo yang memenuhi kriteria tertentu. Metode pengukurannya adalah tes akurasi smash, dan data diolah menggunakan SPSS versi 24 sebelum dianalisis menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil uji-t antara pretest dan posttest, yang memiliki nilai (sig. 2-tailed) sebesar 0,00, Ha diterima karena likelihood lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa pemain bulu tangkis berusia 12 tahun di PB Abimanyu, Kabupaten Purworejo, mengalami peningkatan akurasi smash yang signifikan melalui instruksi latihan smash. Hasil dan gagasan penelitian ini dapat dimanfaatkan untuk membantu menyusun program latihan teknik memukul, terutama bagi pemain bulu tangkis muda yang ingin meningkatkan ketepatan smash mereka.</p>Marda Setiawan Sadono
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR)
2025-12-182025-12-18101Pengaruh Latihan Shadow 6 Titik Berurutan Dan Tidak Berurutan Terhadap Kelincahan Footwork Atlet PB. Gatra Semarang
https://conference.upgris.ac.id/index.php/snk/article/view/7809
<p>Penelitian ini melatarbelakangi atlet PB Gatra Semarang yang terlihat kurang optimal dalam melakukan gerakan footwork pada saat kejuaraan “Rektor USM Atlas-Padma Cup”. Dari hasil observasi menunjukan bahwa sebagian besar para atlet memang belum optimal dalam melakukan gerakan footwork. Dari masalah tersebut peneliti ingin memberikan treatment latihan shadow 6 titik berurutan dan tidak berurutan untuk meningkatkan kelincahan footwork atlet PB. Gatra Semarang. Penelitian ini dirancang untuk mengkaji seberapa besar pengaruh dua bentuk latihan shadow 6 titik—yaitu dilakukan secara teratur (berurutan) dan tidak teratur (acak)—terhadap peningkatan kelincahan gerak kaki (footwork) pada atlet. Desain penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan model pretest-posttest, yang melibatkan dua kelompok perlakuan sebagai subjek utama. Pengambilan sampel dilakukan secara total, melibatkan 20 atlet berusia 10 hingga 12 tahun yang kemudian dibagi menjadi dua kelompok berbeda. Tes footwork 30 detik digunakan sebagai instrumen pengukuran. Analisis data dilakukan melalui paired sample t-test dan independent sample t-test dengan taraf signifikansi 5% (α = 0,05). Temuan penelitian menunjukkan bahwa kedua jenis latihan memberikan peningkatan signifikan terhadap kelincahan footwork (p = 0,002 dan p = 0,000). Tetapi, perbandingan antar kelompok tidak menunjukkan perbedaan signifikan (p = 0,783), meskipun kelompok latihan tidak berurutan mencatat peningkatan rata-rata lebih tinggi. Dengan demikian, kedua metode latihan dapat dianggap sama-sama efektif untuk meningkatkan kelincahan atlet usia dini, khususnya dalam masa perkembangan motorik emas.</p>Muhammaf Alfan Aziz
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR)
2025-12-182025-12-18101Pengembangan Ball Launcher Sebagai Alat Bantu Latihan Kontrol Dalam Sepakbola
https://conference.upgris.ac.id/index.php/snk/article/view/7815
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat bantu latihan berupa Ball Launcher yang dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam latihan teknik dasar kontrol dalam sepak bola. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model prosedural yang terdiri dari beberapa tahap, mulai dari analisis kebutuhan hingga uji coba produk. Subjek penelitian adalah pemain SSB usia 15–17 tahun di Kota Semarang. Hasil validasi dari ahli media, ahli materi, dan tanggapan pemain menunjukkan bahwa Ball Launcher yang dikembangkan layak dan efektif digunakan sebagai media latihan kontrol bola dalam sepak bola.</p>Zakky Fauzi Rahman
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR)
2025-12-182025-12-18101MANAJEMEN PEMBINAAN PRESTASI SEKOLAH SEPAK BOLA (SSB) NAWA KIRANA DI KABUPATEN TEGAL
https://conference.upgris.ac.id/index.php/snk/article/view/7821
<p>Studi ini berlandaskan tradisi sepak bola yang berkembang di Kabupaten Tegal, yang telah membangkitkan antusiasme masyarakat yang tinggi. Hal ini membutuhkan dukungan strategis untuk mendorong pembangunan berkelanjutan. Salah satu upaya pengembangan yang paling menonjol adalah Sekolah Sepak Bola (SSB) Nawa Kirana, yang terletak di Desa Kertasari, Kabupaten Tegal. SSB ini mendapatkan perhatian nasional karena terus berkembang dan menghasilkan pemain-pemain muda yang berdaya saing dan berprestasi.</p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk melakukan proses identifikasi dan analisis secara sistematis terhadap strategi manajemen dan peningkatan kinerja yang digunakan di SSB Nawa Kirana, dengan harapan hasilnya dapat membantu meningkatkan prestasi sepak bola di Kabupaten Tegal.</p>Dhiya Ahnaf aimanullah
Copyright (c) 2025 Seminar Nasional Keindonesiaan (FPIPSKR)
2025-12-182025-12-18101