MAKIAN DALAM BAHASA LAMAHOLOT

Authors

  • Raden Yusuf Sidiq Budiawan Universitas PGRI Semarang
  • Febronia Golu Baluk Universitas PGRI Semarang

Keywords:

bahasa Lamaholot, makian

Abstract

Makian dalam bahasa Lamaholot merupakan salah satu bahasa daerah yang digunakan oleh masyarakat Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur dengan jumlah penutur bahasa Lamaholot tersebar di Kabupaten Flores Timur termasuk Adonara, Solor, dan Kabupaten Lembata. Masyarakat Flores Timur memiliki khas tersendiri dalam menggunakan makian. Makian sangat beragam jika dilihat dari segi konteks. Meskipun makian sering disebut tidak sopan, tidak etis, dan tidak beretika, makian merupakan salah satu bagian dari kekayaan bahasa dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makian dalam bahasa Lamaholot. Penelitian ini akan menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan simak catat secara alamiah. Selain itu, pengumpulan data juga menggunakan wawancara mendalam. Metode analisis data dilakukan dengan metode padan dan teknik analisis yang digunakan adalah teknik dasar pada bagian pilah unsur penentu sebagai pembeda referensial. Hasil penelitian menunjukan bahwa makian dalam bahasa Lamaholot, ditemukan kesimpulan sebagai berikut: 1. Bentuk Makian kata, dan frasa terdiri atas tiga belas makian terdiri dari referen binatang, alat kelamin, intelektual, anggota keluarga, bagian tubuh manusia, dan makhluk halus. 2. Fungsi makian dalam bahasa Lamaholot yaitu untuk mengekspresikan amarah, kejengekelan, pujian, menghina, dan lain-lain. 3. Faktor sosial yang mempengaruhi adalah kebiasaan, lingkungan serta keluarga.

Downloads

Published

2022-12-28