PARADIGMA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DALAM KURIKULUM MERDEKA

Authors

  • Eka Sofia Agustina Universitas Lampung

Keywords:

pembelajaran Bahasa Indonesia, Kurikulum Merdeka

Abstract

Pembelajaran bahasa Indonesia memiliki titik fokus pada kecakapan dan keterampilan berbahasa yang secara teoretis terdiri atas menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Keempat aspek keterampilan berbahasa tersebut menjadi titik tumpu hal yang senantiasa dieksplorasi kepada peserta didik agar sampai dengan optimal. Sarana materi untuk mengoptimalkan hal tersebut melalui subtansi kebahasaan dan keksastraan. Sejak tahun 2021 bergulirnya wacana akan diberlakukannya Kurikulum Merdeka, secara otomatis membawa dampak perubahan pada paradigma pembelajaran bahasa Indonesia. Esensi yang paling nampak adalah adanya tambahan dua kecakapan dari 4 keterampilan berbahasa yang sudah sangat rekat dengan sebutan catur tunggal. Penambahan tersebut dalam komponen membaca ditambah dengan memirsa, serta berbicara dan mempresentasikan. Secara hitungan kompetensi yang asalnya 4 berubah menjadi 6 keterampilan berbahasa. Dalam pelaksanaanya pula disuguhkan strategi dan pendekatan yang berbeda untuk setiap jenjang pendidikan dari PAUD, SD, SMP, dan SMA. Namun secara keseluruhan merujuk pada terwujudnya Profil Pelajar Pancasila. Mata pelajaran bahasa Indonesia menjadi wahana pembedah semua ilmu pengetahuan dengan membangun pola berakhlak mulia, berpikir kritis, mandiri, kreatif, bergotong royong, dan berkebinekaan global.

Downloads

Published

2023-12-28