Sindiran sebagai Strategi Persuasif: Analisis Pragmatik Iklan A Mild
Keywords:
sindiran, strategi persuasif, pragmatik, iklan A MildAbstract
Iklan rokok A Mild tidak sekadar mempromosikan sebuah produk, akan tetapi juga sebagai penyampai pesan persuasif dan sosial yang kreatif dan tajam, sehingga memungkinkan analisis mendalam tentang hubungan antara bahasa, humor, dan ideologi dalam praktik komunikasi modern. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan bentuk sindiran, strategi komunikasi persuasif, serta fungsi pragmatik dan makna ideologis dalam teks iklan rokok A Mild. Pendekatan kualitatif deskriptif terhadap sampel teks iklan, dengan pendekatan pragmatik Grice untuk menelaah implikatur dan pelanggaran maksim. Metode padan dan agih sebagai pisau analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan A Mild menggunakan berbagai bentuk sindiran, seperti ironi, sinisme, dan humor reflektif, yang secara strategis melanggar maksim relevansi, kuantitas, kualitas, dan cara. Pelanggaran maksim ini menghasilkan implikatur persuasif yang halus, mengajak audiens melakukan refleksi sosial, mempertahankan identitas, dan mengadopsi nilai kejujuran, keberanian, serta kemandirian. Secara ideologis, sindiran dalam iklan tidak hanya berfungsi sebagai strategi pemasaran, tetapi juga mencerminkan praktik wacana yang menanamkan nilai-nilai sosial, moral, dan psikologis pada audiens. Temuan ini menunjukkan bahwa komunikasi persuasif A Mild memadukan aspek linguistik, simbolik, dan ideologis untuk membangun citra merek yang autentik dan reflektif.