Seminar Nasional Literasi Prodi PBSI FPBS UPGRIS https://conference.upgris.ac.id/index.php/snl <p>Prosiding Seminar Literasi Nasional Prodi PBSI FPBS UPGRIS</p> Prodi PBSI FPBS UPGRIS en-US Seminar Nasional Literasi Prodi PBSI FPBS UPGRIS Pelatihan Bahasa Persuasif bagi Ibu-Ibu PKK Magarsari https://conference.upgris.ac.id/index.php/snl/article/view/8003 <p class="p1">Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dihadapi oleh ibu-ibu PKK Magarsari yang sebagian besar berprofesi sebagai pedagang, baik secara langsung di pasar maupun melalui penjualan daring (<em>online</em>). Berdasarkan hasil observasi, ditemukan bahwa penggunaan bahasa persuasif dalam promosi produk masih terbatas. Mereka cenderung hanya mendeskripsikan barang tanpa menggunakan unsur bujukan atau ajakan yang menarik perhatian calon pembeli. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan ibu-ibu PKK dalam menggunakan bahasa persuasif untuk pemasaran daring. Metode yang digunakan yaitu pendekatan fenomenologis, di mana tim pelaksana terlibat langsung dalam proses pelatihan melalui tahapan identifikasi permasalahan, klasifikasi, penerapan, dan monitoring. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan peserta dalam menerapkan bahasa persuasif secara efektif, baik dalam promosi produk melalui media sosial maupun dalam praktik penjualan langsung. Pelatihan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan ekonomi keluarga melalui komunikasi pemasaran yang lebih menarik dan efektif.</p> Azzah Nayla Zainal Arifin Ghufron Abdullah Copyright (c) 2026 Semitra IX 2026-05-20 2026-05-20 9 1 42 44 Analisis Kebutuhan dalam Pengembangan Model Asesmen Pembelajaran Menulis Puisi Berbasis Proyek Bermuatan Kearifan Lokal https://conference.upgris.ac.id/index.php/snl/article/view/8000 <p class="p1">Pembelajaran tidak dapat dipisahkan dari kegiatan penilaian terhadap peserta didik. Untuk menjamin tercapainya tujuan pembelajaran, dosen perlu memberikan penilaian kepada mahasiswa. Dalam melakukan penilaian, dosen perlu menggunakan instrumen penilaian. Penelitian ini bertujuan untuk: menganalisis kebutuhan pengembangan asesmen pembelajaran menulis puisi berbasis proyek bermuatan kearifan lokal bagi mahasiswa program studi PBSI. Penelitian deskriptif ini menggunakan teknik angket untuk mengumpulkan data berupa tanggapan dosen dan mahasiswa terkait kebutuhan instrumen asesmen pembelajaran puisi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik sederhana yaitu persentase, dan juga secara kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa mahasiswa program studi PBSI mengakui bahwa dosen telah melakukan asesmen pembelajaran puisi, namun dosen menilai belum optimal dalam menilai pembelajaran puisi karena instrumen yang digunakan dibuat asal-asalan, tidak dikembangkan dengan baik (tidak tervalidasi), dan belum mengukur keterampilan aktual mahasiswa. Dosen dan mahasiswa menilai penting untuk melakukan penelitian dan pengembangan instrumen asesmen pembelajaran menulis puisi berbasis proyek bermuatan kearifan lokal. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa asesmen dalam pembelajaran puisi yang perlu dikembangkan menggunakan instrumen asesmen yang dimaksud beserta alat ukurnya adalah keterampilan berpikir kritis menggunakan tes, keterampilan berpikir kreatif dan komunikasi menggunakan lembar observasi, dan keterampilan kolaborasi menggunakan penilaian diri.</p> Arisul Ulumuddin Copyright (c) 2026 Semitra IX 2026-05-20 2026-05-20 9 1 27 33 Strategi Penerapan Growth Mindset dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia https://conference.upgris.ac.id/index.php/snl/article/view/7998 <p class="p1">Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep <em>growth mindset</em> dapat diimplementasikan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat SMA/MA, mendeskripsikan strategi yang efektif digunakan oleh guru Bahasa Indonesia untuk menumbuhkan <em>growth mindset</em> pada peserta didik, dan mendeskripsikan dampak penerapan strategi <em>growth mindset</em> terhadap motivasi dan keterlibatan belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Pendekatan deskriptif kualitatif berbasis tindakan (<em>action research</em>) dimanfaatkan dalam kajian ini. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru sebelum pelatihan masih berfokus pada hasil akhir (nilai), sedangkan siswa cenderung memiliki pola pikir tetap (<em>fixed mindset</em>) dan rendahnya motivasi intrinsik. Setelah pelatihan dan pendampingan, guru mampu menerapkan strategi pembelajaran yang menekankan proses, umpan balik konstruktif, dan budaya kelas yang mendukung kesalahan sebagai peluang belajar. Dampaknya 80% siswa lebih percaya pada kemampuan diri yang dapat berkembang, 75% lebih berani bereksperimen dalam menulis dan berdiskusi, serta guru melaporkan peningkatan interaksi positif dengan siswa. Hasil ini menegaskan bahwa penerapan growth mindset secara konsisten dapat meningkatan motivasi intrinsik, keterlibatan, dan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia secara mendalam.</p> Nanik Setyawati Ngurah Ayu Nyoman Murniati Eva Ardiana Indrariani Icuk Prayogi Copyright (c) 2026 Semitra IX 2026-05-20 2026-05-20 9 1 12 18 Bahasa Indonesia sebagai Alat Diplomasi Budaya, Seni, dan Media https://conference.upgris.ac.id/index.php/snl/article/view/8005 <p class="p1">Bahasa Indonesia memiliki peran strategis tidak hanya sebagai bahasa persatuan bangsa, tetapi juga sebagai instrumen diplomasi di tingkat global. Artikel ini membahas fungsi Bahasa Indonesia dalam diplomasi budaya, seni, dan media. Dalam konteks diplomasi budaya, Bahasa Indonesia menjadi medium utama dalam program BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) dan kegiatan pertukaran budaya di berbagai negara. Dalam bidang seni, Bahasa Indonesia hadir melalui karya sastra, musik, dan film yang mampu memperkenalkan identitas bangsa ke ranah internasional. Sementara itu, dalam media global, Bahasa Indonesia semakin diakui melalui platform digital, media sosial, dan konten kreator yang memperluas jangkauan pengaruhnya. Namun demikian, proses internasionalisasi Bahasa Indonesia masih menghadapi tantangan, terutama dominasi bahasa Inggris. Oleh karena itu, diperlukan strategi penguatan, pemanfaatan teknologi, dan peran aktif generasi muda untuk menjadikan Bahasa Indonesia sebagai salah satu bahasa dunia.</p> Josephine Ayu Andira Putri Azzah Nayla Rawinda Fitrotul Mualafina Copyright (c) 2026 Semitra IX 2026-05-20 2026-05-20 9 1 45 47 Alih Kode dan Campur Kode pada Skrip Film Budi Pekerti Karya Wregas Bhanuteja https://conference.upgris.ac.id/index.php/snl/article/view/8001 <p class="p1">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena alih kode dan campur kode dalam skrip film <em>Budi Pekerti</em> karya Wregas Bhanuteja. Penelitian ini menggunakan pendekatan linguistik sosiolinguistik untuk memahami bagaimana alih kode dan campur kode digunakan dalam film sebagai sarana komunikasi dan representasi identitas sosial. Data penelitian ini diperoleh dari dialog-dialog dalam skrip film yang menampilkan alih kode dan campur kode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih kode dan campur kode dalam film <em>Budi Pekerti</em> digunakan untuk merepresentasikan identitas sosial dan kultural karakter, serta untuk menunjukkan dinamika sosial dan kekuasaan dalam masyarakat. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa alih kode dan campur kode dapat digunakan sebagai sarana untuk mengungkapkan tema-tema sosial dan kultural yang relevan dalam masyarakat.</p> Ghaitsa Najwan Agus Wismanto Rawinda Fitrotul Mualafina Copyright (c) 2026 Semitra IX 2026-05-20 2026-05-20 9 1 34 4`1 Linguistik Mutakhir dan Peranannya dalam Pembelajaran Bahasa https://conference.upgris.ac.id/index.php/snl/article/view/7999 <p class="p1">Pembelajaran bahasa erat kaitannya dengan teori-teori ilmu bahasa (linguistik). Secara metodologis, pembelajaran bahasa merupakan ilmu bahasa terapan yang mengacu kepada teori-teori ilmu bahasa teoretis. Pembelajaran bahasa mengakui Teori Linguistik Tradisional, oleh karena itu praktik pembelajarannya menggunakan pendekatan makna, dan jika mengacu pada Teori Linguistik Modern, yakni struktural, maka pendekatannya adalah pada bentuk dan makna atau struktur. Apabila mengacu pada Teori Linguistik Mutakhir maka pendekatannya disesuaikan dengan fungsional, neurolinguistik atau linguistik kognitif. Secara filosofis, linguistik berkembang sangat pesat. Terdapat 4 (empat) tipe utama Teori Linguistik yang dipandang cukup komprehensif, yaitu 1) Pandangan terhadap ekspresi dan makna (Saussure); 2) Pandangan terhadap ekspresi (Bloomfield); 3) Pandangan terhadap ekspresi dan situasi (Holiday); dan 4) Pandangan terhadap ekspresi, makna dan situasi (Reichling).</p> Putu Sutama Copyright (c) 2026 Semitra IX 2026-05-20 2026-05-20 9 1 19 26 Tindak Tutur Ekspresif YouTuber Game MLBB 2024 https://conference.upgris.ac.id/index.php/snl/article/view/8006 <p class="p1">Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan penulis pada tontonan <em>YouTuber</em> <em>game</em> MLBB. Penulis melakukan analisis dan muncul dugaan kuat bahwa penyebab beberapa <em>YouTuber</em> dapat menarik adalah dari cara mereka menuturkan tuturan ketika bermain game MLBB. Penulis kemudian mempelajari mengenai ilmu pragmatik, khususnya bidang yang membahas mengenai tindak tutur. Tindak tutur ekspresif memberikan jawaban kepada penulis, mengenai mengapa <em>YouTuber</em> dapat menarik penonton. Oleh karena itu, penulis menyusun skripsi ini sebagai bagian dari rekaman kehidupan penulis sebagai bagian dari <em>civitas academica</em>. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah tindak tutur ekspresif <em>YouTuber</em> Donkey BAR BAR dan BrandonKent Everything. Penelitian ini menggunakan pendekatan deksriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data ini menggunakan teknik simak dan catat.</p> Bachtiar Aries Hartanto Rawinda Fitrotul Mualafina Latif Anshori Kurniawan Copyright (c) 2026 Semitra IX 2026-05-20 2026-05-20 9 1 48 55 Sindiran sebagai Strategi Persuasif: Analisis Pragmatik Iklan A Mild https://conference.upgris.ac.id/index.php/snl/article/view/7997 <p class="p1">Iklan rokok A Mild tidak sekadar mempromosikan sebuah produk, akan tetapi juga sebagai penyampai pesan persuasif dan sosial yang kreatif dan tajam, sehingga memungkinkan analisis mendalam tentang hubungan antara bahasa, humor, dan ideologi dalam praktik komunikasi modern. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan bentuk sindiran, strategi komunikasi persuasif, serta fungsi pragmatik dan makna ideologis dalam teks iklan rokok A Mild. Pendekatan kualitatif deskriptif terhadap sampel teks iklan, dengan pendekatan pragmatik Grice untuk menelaah implikatur dan pelanggaran maksim. Metode padan dan agih sebagai pisau analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan A Mild menggunakan berbagai bentuk sindiran, seperti ironi, sinisme, dan humor reflektif, yang secara strategis melanggar maksim relevansi, kuantitas, kualitas, dan cara. Pelanggaran maksim ini menghasilkan implikatur persuasif yang halus, mengajak audiens melakukan refleksi sosial, mempertahankan identitas, dan mengadopsi nilai kejujuran, keberanian, serta kemandirian. Secara ideologis, sindiran dalam iklan tidak hanya berfungsi sebagai strategi pemasaran, tetapi juga mencerminkan praktik wacana yang menanamkan nilai-nilai sosial, moral, dan psikologis pada audiens. Temuan ini menunjukkan bahwa komunikasi persuasif A Mild memadukan aspek linguistik, simbolik, dan ideologis untuk membangun citra merek yang autentik dan reflektif.</p> Nanik Setyawati Asropah Latif Anshori Kurniawan Arisul Ulumuddin Copyright (c) 2026 Semitra IX 2026-05-20 2026-05-20 9 1 1 11