Optimasi Enkapsulasi Ekstraksi Temulawak (Curcuma xanthorrhiza roxb) Menggunakan Jenis Penyalut Alginat Dengan Mesin Spray Dryer

Authors

  • Devi Febriyanti Universitas Trunojoyo Madura
  • Enung Siti Nurhidayah Universitas Trunojoyo Madura
  • Raden Faridz Universitas Trunojoyo Madura

Abstract

Abstrak- Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) telah dikenal luas dengan berbagai manfaat karena mempunyai kandungan metabolit sekunder dalam bidang kesehatan. Dalam bidang Kesehatan temulawak bermanfaat dalam menjaga kesehatan seperti meningkatkan daya tahan tubuh, penyakit kuning, dan gangguan pencernaan. Temulawak mengandung senyawa kimia yang bermanfaat bagi kesehatan. Harga jual dan nilai tambah tanaman temulawak dapat ditingkatkan dengan cara pengolahan. Salah satu hasil pengolahan temulawak yaitu pembuatan obat modern yang dapat dijadikan ekstrak temulawak sebagai bahan dasar proses enkapsulasi. Proses enkapsulasi memerlukan adanya bahan penyalut yaitu alginat. Alginat merupakan metabolit primer senyawa hidrokoloid penting sehingga banyak dimanfaatkan oleh industri pangan sebagai bahan pengental, pembentuk gel, stabilizer, dan bahan pengemulsi. Proses enkapsulasi dapat memperpanjang umur simpan serta menjaga senyawa yang berbahaya bagi lingkungan, menjaga kualitas organoleptik bahan, termasuk warna, rasa, dan bau, pelepasan bahan obat yang terkendali, dan memastikan bahan dapat ditangani dengan aman. Oleh karena itu perlu dikembangkan pengolahan dalam pemanfaatan temulawak yaitu dengan teknologi enkapsulasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hasil optimasi enkapsulasi ekstrak temulawak yang tepat dengan metode respon permukaan menggunakan software design expert. Metode penelitian ini menggunakan respon surface analysis (RSM). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kondisi optimum pada pembuatan serbuk ekstrak temulawak diperoleh pada variasi suhu inlet 150°C, massa enkapsulat 2 g, dan laju pengumpanan 30 ml/menit. Variabel terikat pada penelitian ini memperoleh titik optimal dengan antioksidan sebesar 30,55%, curcumin sebesar 1,94 %, dan flavonoid sebesar 2,77%.

 

Kata Kunci : Alginat, Enkapsulasi, Temulawak

Downloads

Published

2024-01-21

Issue

Section

Articles