MANAJEMEN TEGANGAN SISA UNTUK MEREDUKSI KEGAGALAN SAMBUNGAN LAS REL KERETA API

Authors

  • Yurianto Universitas PGRI Semarang
  • Althesa Androva Universitas PGRI Semarang
  • Hisyam Ma'mun Universitas PGRI Semarang
  • Muhammad Budi Haryono Universitas PGRI Semarang
  • Rifki Hermana Universitas PGRI Semarang
  • Yuris Setyoadi Universitas PGRI Semarang
  • Sri Nugroho Universitas PGRI Semarang

Abstract

Pemanasan dan pendinginan di akhir proses pengelasan dapat menyebabkan tegangan sisa permanen dan tetap ada pada sambungan las. Studi ini melakukan bertujuan mengelola tegangan sisa pada logam dasar dan zona yang terkena panas dari sambungan rel yang dilas dengan pengelasan busur logam terlindung manual, dan menbandinkannya dengan hasil pengelasan termit yang umum digunakan untuk pengelasan rel. Penelitian ini mendukung kelayakan pengelasan untuk rel. Material yang digunakan dalam penelitian ini adalah rel tipe R-54, dan prosedur yang digunakan adalah dua sampel rel sepanjang satu meter masing-masing, dilas menggunakan pengelasan busur logam terlindung manual dan pengelasan termit sebagai pembanding. Logam dasar dan zona yang terkena panas dari sambungan las dipindai dengan difraksi sinar neutron. Pemindaian menghasilkan pola spektrum dan mengungkapkan arah tegangan sisa beserta pola tersebut. Dari penelitian ditemukan nilai regangan yang terkandung dalam kedua jenis sambungan las dengan melihat nilai mikroregangan, dan diperoleh menggunakan persamaan Bragg. Hasil menunjukkan bahwa besaran dan arah tegangan sisa yang dihasilkan oleh pengelasan busur logam terlindung manual dan pengelasan termit tidak sama. Pengelasan termit menghasilkan tegangan sisa lebih rendah dibanding pengelasan busur logam terlindung manual. Hasil tegangan sisa dari pengelasan busur logam terlindung manual dan pengelasan termit masih di bawah kekuatan luluh logam dasar.

Downloads

Published

2026-01-15

Issue

Section

Articles