IMPLEMENTASI SOFTWARE GEO 5 DENGAN METODE BISHOP PADA DINDING PENAHAN TANAH TIPE KANTILEVER DI PONDOK PESANTREN DARUTTAUHID, KELURAHAN POTROYUDAN, KABUPATEN JEPARA
Abstract
Penelitian ini membahas perencanaan dinding penahan tanah tipe kantilever pada lokasi Pesantren
Daruttauhid, Kelurahan Potroyudan, Kabupaten Jepara. Latar belakang penelitian ini adalah kondisi lereng
yang berpotensi longsor, khususnya pada saat jenuh air, sehingga diperlukan analisis kestabilan lereng
sekaligus perencanaan konstruksi dinding penahan tanah yang aman dan efisien. Metode penelitian
dilakukan melalui pengumpulan data tanah dari hasil uji laboratorium, analisis stabilitas lereng dengan
metode Bishop, serta analisis menggunakan perangkat lunak Geo5. Analisis stabilitas lereng menghasilkan
faktor keamanan sebesar 1,87 pada kondisi basah, 1,60 pada kondisi jenuh, dan 2,62 pada kondisi kering.
Hasil analisis dengan Geo5 menunjukkan faktor keamanan 1,65 pada kondisi basah (aman), namun pada
kondisi jenuh nilai faktor keamanan < 1,5, sehingga diperlukan upaya perkuatan lereng. Perencanaan
dinding penahan tanah tipe kantilever dengan tinggi 8 m menghasilkan struktur yang aman terhadap geser
(FS = 4,16), guling (FS = 5,90), dan daya dukung tanah (FS = 2,44). Dimensi optimal dinding yang
diperoleh adalah tebal badan dinding 0,80 m di bagian bawah dan 0,40 m di bagian atas, lebar tumit 2,20 m,
dan lebar ujung kaki 1,00 m. Penurunan pondasi sebesar 0,027 m masih berada dalam batas toleransi. Hasil
perhitungan penulangan menunjukkan bahwa kebutuhan tulangan pada badan dinding adalah 8 batang D14,
dan pada pelat kaki 11 batang D14, sesuai dengan ketentuan SNI. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan
bahwa dinding penahan tanah tipe kantilever dengan dimensi yang telah direncanakan layak diterapkan pada
lokasi penelitian, serta mampu meningkatkan kestabilan lereng terutama pada kondisi jenuh.