PELAKSANAAN PEKERJAAN TIE BEAM PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG KEDOKTERAN NUKLIR RSUP DR. KARIADI SEMARANG
PELAKSANAAN PEKERJAAN TIE BEAM PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG KEDOKTERAN NUKLIR RSUP DR. KARIADI SEMARANG
Abstract
Abstrak
Pekerjaan tie beam merupakan salah satu elemen penting pada struktur bawah bangunan yang berfungsi
mengikat antar pondasi serta menjaga kestabilan struktur. Pada Proyek Pembangunan Gedung Kedokteran Nuklir
RSUP Dr. Kariadi Semarang, pelaksanaan pekerjaan tie beam menghadapi beberapa kendala lapangan seperti
keterbatasan akses proyek, kondisi lingkungan rumah sakit, serta tuntutan mutu struktur yang tinggi. Penelitian ini
bertujuan untuk menjelaskan metode pelaksanaan pekerjaan tie beam serta mengevaluasi kesesuaiannya terhadap
standar teknis yang berlaku. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif melalui observasi lapangan
selama kegiatan Kerja Praktik, didukung dengan wawancara, studi dokumen proyek, dan pengujian mutu beton
menggunakan uji slump. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerjaan tie beam dilaksanakan melalui tahapan
persiapan, pengukuran, pemasangan tulangan, pemasangan bekisting, pengecoran beton secara berzona,
pembongkaran bekisting, dan curing beton. Beton yang digunakan memiliki mutu K-300 dengan nilai slump rata-rata
sekitar 11 cm, yang menunjukkan kelecakan beton cukup baik. Secara umum, pelaksanaan pekerjaan tie beam telah
sesuai dengan standar dan spesifikasi proyek. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi praktis dalam
pelaksanaan pekerjaan tie beam pada proyek bangunan bertingkat dengan kondisi lapangan yang serupa, khususnya
pada lokasi dengan operasional aktif yang memerlukan strategi adaptif seperti sistem pengecoran berzona dan
penyesuaian waktu kerja.
Kata Kunci : metode pelaksanaan, pengendalian mutu, struktur bawah, struktur beton, tie beam.