Pembuatan Sediaan Padat Konsorsium Bakteri Anaerob untuk Pengolahan Air Limbah Tekstil

Authors

  • Novarina Irnaning Handayani
  • Rizal Awaludin Malik

Keywords:

sediaan padat, bakteri anaerob, pengolahan air limbah tekstil

Abstract

Unit pengolahan biologi anaerob dapat digunakan sebagai alternatif pengganti unit kimia (koagulasi flokulasi) pada sistem pengolahan air limbah tekstil yang banyak menghasilkan sludge dan tergolong limbah B3. Kelebihan unit anaerobik adalah relatif tidak menghasilkan sludge, tanpa pemeliharaan yang intensif, dan mampu mendegradasi air limbah dengan kandungan organik tinggi (COD lebih besar dari 2000 mg/L). Untuk menjamin kelangsungan unit anaerob tersebut diperlukan starter yang telah teruji. Tujuan penelitian ini adalah membuat sediaan starter anaerob yang telah terimobilisasi dalam media padat hingga berbentuk serbuk yang mudah digunakan baik dalam seeding awal maupun pemeliharaan sistem anaerobik pada instalasi pengolahan air limbah tekstil. Media imobilisator yang akan diujicobakan adalah zeolit dan talk. Konsorsium bakteri anaerobik yang digunakan adalah bakteri anaerobik dari genus Pseudomonas, Bacillus, Rhodococcus, dan Nitrobacter hasil isolasi dari unit anaerobik instalasi pengolahan air limbah tekstil terpilih. Langkah awal penelitian ini adalah uji antagonisme antar masing-masing isolat, dilanjutkan penentuan perbandingan antara jumlah starter dengan jumlah media yang dipakai. Tahap terakhir adalah mengamati masa pengeringan yang ideal berdasarkan evaluasi analisis Total Plate Count (TPC) dan kadar air sediaan. Hasil penelitian menunjukkan, media yang paling ideal digunakan adalah serbuk zeolit halus dengan masa pengeringan 48 jam dengan kadar air di bawah 10% dan hasil analisis TPC minimal 107 CFU/ml. Kondisi ini diperoleh pada perbandingan starter dan media 1: 3 dan 1:4. Hasil terbaik selanjutnya akan diuji coba untuk mengetahui efektifitasnya dalam penerapan di unit IPAL tekstil.

Downloads

Published

2019-10-14

Issue

Section

Articles