Kemampuan Daya Hambat Limbah Kulit Manggis (Garcinia mangostana L) Sebagai Antibakteri pada Bacillus cereus ATCC 10876

Authors

  • Yul Fatul Kholifah
  • Endah Rita Sulistya Dewi
  • Dyah Ayu Widyastuti

Keywords:

Antibakteri, Bacillus cereus, Daya Hambat, Limbah Kulit Manggis,

Abstract

Salah satu alternatif  penanganan permasalahan penyakit yang disebabkan bakteri patogen dapat dilakukan melalui pengobatan dengan tanaman yang mengandung senyawa antibakteri. Senyawa antibakteri merupakan senyawa yang dapat menghambat atau membunuh bakteri. Kulit buah manggis (Garcinia mangostana L) bagi masyarakat masih dianggap limbah karena belum dimanfaatkan secara optimal. Kulit buah manggis mengandung senyawa xanton, dimana senyawa tersebut memiliki aktivitas sebagai antibakteri. Bacillus cereus merupakan bakteri gram positif penyebab keracunan makanan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan daya hambat limbah kulit manggis sebagai antibakteri Bacillus cereus ATCC 10876 dengan berbagai perlakuan konsentrasi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL ) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 kali ulangan.  Data yang diperoleh dianalisis dengan Analisis Varian (ANAVA) dan berdasarkan hasil analisis diperoleh F hitung 68.523 lebih besar dari F tabel 4.07. Hasil penelitian menunjukan kulit buah manggis mampu menghabat pertumbuhan B. cereus ATCC 10876. P1 dengan konsentrasi 80% sebesar 20.89 mm, P2 dengan konsentrasi 70% sebesar 15.23 mm dan P3 pada konsentrasi 50% sebesar 15.03 mm. pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa konsentrasi 80% ekstrak memiliki kemampuan daya hambat tertinggi terhadap bakteri Bacillus cereus ATCC 10876

Downloads

Published

2019-10-14

Issue

Section

Articles